Tag: Porto

  • Tak Cocok dengan Presiden Baru Porto, Sergio Conceicao Pilih Merapat ke AC Milan?

    Tak Cocok dengan Presiden Baru Porto, Sergio Conceicao Pilih Merapat ke AC Milan?

    Berita AC Milan – AC Milan telah memulai langkah awal dalam pencarian pengganti Stefano Pioli yang akan meninggalkan klub pada akhir musim ini. Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat utama adalah manajer Porto, Sergio Conceicao.

    Stefano Pioli diprediksi akan meninggalkan AC Milan dan menuju Napoli pada akhir musim, sehingga Rossoneri segera memulai pencarian penggantinya. Beberapa nama telah muncul sebagai kandidat potensial, termasuk Roberto De Zerbi dari Brighton.

    Menurut laporan dari Sky Italia (melalui GDM), Milan telah memulai kontak dengan Sergio Conceicao, manajer asal Portugal yang saat ini menangani Porto. Meskipun baru-baru ini memperbarui kontraknya dengan Porto, Conceicao cenderung meninggalkan klub tersebut, terutama setelah hasil pemilihan presiden yang dimenangkan oleh Andre Villas-Boas.

    Meskipun ada klausul dalam kontraknya yang memungkinkannya untuk meninggalkan klub dengan persetujuan bersama, kepergian Conceicao kemungkinan besar akan diizinkan oleh Villas-Boas. Ini membuat Conceicao menjadi kandidat menarik untuk mengisi posisi pelatih kepala di AC Milan.

    Selain Conceicao, Ruben Amorim dari Sporting juga masuk dalam radar Milan. Namun, hingga saat ini belum ada kontak langsung antara pihak-pihak terkait, dan Amorim sendiri menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan di Sporting untuk musim mendatang.

  • Proses Negosiasi Berbelit-belit, AC Milan Batal Datangkan Jesus Corona

    Proses Negosiasi Berbelit-belit, AC Milan Batal Datangkan Jesus Corona

    Berita AC Milan – AC Milan telah membatalkan rencana mereka untuk mendatangkan Jesus Corona karena proses negosiasi dengan Porto terlalu berbelit-belit. Manajemen klub akan mencari alternatif lain untuk menggantikan pemain 28 tahun itu.

    Dua hari lagi jendela transfer musim panas 2021 akan ditutup. Rossoneri sedang berusaha untuk mendatangkan pemain-pemain yang dibutuhkan oleh Stefano Pioli agar bisa bersaing di musim 2021/22.

    Salah satu pemain yang diincar adalah Jesus Corona dari Porto. Akan tetapi, manajemen klub nampaknya bakal mundur dalam perburuan pemain Meksiko menurut laporan dari Milan News.

    Proses transfer yang terlalu berbelit-belit membuat AC Milan mulai mempertimbangkan untuk mencari pemain lain. Padahal Jesus Corona diprediksi bakal menjadi pemain yang bakal meningkatkan lini depan klub musim ini.

    Porto meminta bayaran tidak kurang dari 17 juta euro. Tetapi Rossoneri hanya ingin membawanya ke San Siro dengan biaya 15 juta euro. Dua klub terlihat tidak ingin mengalah dalam negosiasi ini, oleh sebab itu proses negosiasi berjalan kurang lancar.

    Sekarang ada dua pemain yang menjadi fokus perhatian AC Milan. Dua pemain tersebut adalah Romain Faivre dari Brest dan Junior Messias dari Crotone. Manajemen klub kemungkinan besar bakal mendatangkan salah satu dari pemain tersebut sebelum jendela transfer ditutup.

    Manajemen klub bakal memprioritaskan Romain Faivre karena masih berusia 23 tahun, karena Junior Messias sudah menginjak umur 30 tahun. AC Milan bakal membawa Romain Faivre dengan harga 12 juta euro dengan bonus 3 juta euro yang akan diberikan kepada Brest menurut Sky Sport Italia.

    Rossoneri cukup sibuk musim panas ini, karena mereka harus segera menyelesaikan transfer sejumlah pemain seperti Tiemoue Bakayoko. Selain itu, klub juga sedang berusaha untuk memperpanjang kontrak beberapa pemain penting seperti Simon Kjaer dan Franck Kessie saat ini.

  • Proses Negosiasi dengan AC Milan Terus Berjalan, Jesus Corona Tidak Masuk Skuat Porto

    Proses Negosiasi dengan AC Milan Terus Berjalan, Jesus Corona Tidak Masuk Skuat Porto

    Berita AC Milan – Pelatih Porto, Sergio Conceicao telah mengeluarkan Jesus Corona dari skuat untuk pertandingan pada pekan ini. Hal itu menjadi sebuah kode bahwa proses negosiasi AC Milan dengan Porto mengenai pemain 28 tahun tersebut terus berjalan.

    Bursa transfer akan ditutup pada tanggal 31 Agustus nanti dan AC Milan terus mempercepat proses negosiasi mereka dengan pemain-pemain yang ingin didatangkan. Salah satu target klub, Tiemoue Bakayoko telah tiba di Milan untuk segera menyelesaikan proses transfernya sebelum jendela transfer ditutup.

    Selain pemain tersebut, Rossoneri juga terus bernegosiasi dengan Porto untuk mendatangkan Jesus Corona menurut laporan media Portugal yakni O Jogo. Manajemen dari kedua klub masih belum menemukan harga yang cocok untuk menyelesaikan transfer pemain Meksiko itu.

    Porto meminta bayaran tidak kurang dari 17 juta euro kepada AC Milan, tetapi klub ingin membawanya dengan harga yang lebih murah. Proses negosiasi berjalan cukup alot dan itu membuatnya berjalan sangat lambat.

    Hal itu bahkan membuat Sergio Conceicao, pelatih Porto memutuskan untuk tidak memasukkan Jesus Corona dalam skuat pada pertandingan pekan ini. Sergio Conceicao tidak memasukkan pemain 28 tahun tersebut dalam skuat karena khawatir sang pemain bakal tidak fokus di pertandingan nanti.

    Musim ini Jesus Corona hanya bermain 19 menit bersama Porto saat menghadapi Maritimo pada 22 Agustus lalu. Di pertandingan perdana Porto musim ini, ia tidak masuk skuat dan hanya duduk di bangku cadangan pada pertandingan berikutnya.

    AC Milan menginginkan pemain asal Meksiko itu untuk memperkuat posisi sayap di sisi kanan pada musim 2021/22 ini. Karena musim lalu pemain tersebut berhasil mengumpulkan 13 assist dan tiga gol untuk Porto musim lalu.

  • Profil Singkat Lawan AC Milan di Grup B Liga Champions 2021/22

    Profil Singkat Lawan AC Milan di Grup B Liga Champions 2021/22

    Berita AC Milan – Pembagian grup Liga Champions 2021/22 telah selesai pada Kamis (26/8) malam tadi. AC Milan tergabung ke grup neraka, sebab harus berada di Grup B bersama Atletico Madrid, Liverpool dan Porto.

    Tiga tim tersebut merupakan jajaran tim elit dari masing-masing negara. Hal itu membuat perjalanan Rossoneri di Liga Champions musim ini nampaknya tidak akan berjalan mudah untuk menembus babak 16 besar.

    Kali ini beritamilan.com akan mencoba untuk memberikan profil singkat dari masing-masing tim lawan AC Milan di Grup B Liga Champions 2021/22.

    Atletico Madrid

    Atletico Madrid berita AC Milan

    Di acara drawing semalam, Atletico Madrid berada di pot 1 karena mereka merupakan juara La Liga musim lalu. Skuat asuhan Diego Simeone tersebut berhasil mengungguli Barcelona dan Real Madrid dalam perburuan gelar tersebut hanya dengan selisih poin yang tipis.

    Meskipun begitu, kekuatan Atletico Madrid tetap tidak bisa dianggap remeh sebab tim tersebut memiliki kualitas pemain yang sangat bagus. Mulai dari sektor pertahanan, lini tengah, sisi sayap dan tentunya di lini depan.

    Atletico Madrid memiliki kiper tangguh, Jan Oblak di bawah mistar gawang. Tim asuhan Diego Simeone itu juga memiliki Luis Suarez yang musim lalu sanggup mengemas 21 gol di semua kompetisi.

    Sejauh ini Milan hanya dua kali bertemu dengan Atletico Madrid di kompetisi resmi. Yakni di Liga Champions musim 2013/14 lalu, terakhir kali Rossoneri bermain di kompetisi tersebut.

    Dari dua pertemuan itu, sayangnya AC Milan harus kalah oleh Atletico Madrid dengan skor 0-1 di pertemuan pertama dan dibantai 4-1 di pertandingan kedua. Saat itu, perjalanan AC Milan harus terhenti di babak 16 besar oleh Atletico Madrid.

    Rossoneri harus mewaspadai gaya bermain Atletico Madrid yang mengandalkan counter-attack. Karena Milan bisa saja kembali menelan kekalahan telak jika tidak mampu mengantisipasi serangan balik mematikan yang dilancarkan oleh skuat arahan Diego Simeone itu.

    Liverpool

    Berita AC Milan liverpool

    Pertemuan dengan Liverpool menjadi sesuatu yang dinanti-nanti oleh Milanisti. Karena AC Milan dan Liverpool merupakan tim dengan koleksi trofi terbanyak di Inggris dan Italia sampai hari ini.

    Liverpool tentu bukan lawan yang mudah, apalagi saat ini mereka merupakan salah satu tim terbaik yang ada di dunia. Pada musim 2018/19, mereka berhasil bangkit dan mengangkat trofi Liga Champions untuk keenam kalinya dalam sejarah.

    AC Milan wajib tampil all-out melawan Liverpool. Sebab tim asuhan Jurgen Klopp itu memiliki kualitas yang merata mulai dari lini belakang hingga ke lini depan.

    Banyak pemain yang wajib diwaspadai oleh Rossoneri, mulai dari Mohamed Salah, Sadio Mane, Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk dan Alisson. Pemain Milan harus unggul saat berhadapan dengan deretan pemain tersebut jika ingin meraih hasil maksimal.

    AC Milan harus bertahan secara sempurna dan bermain seefektif mungkin. Karena Liverpool merupakan tim dengan gaya bermain menyerang dan bisa menciptakan berbagai peluang dari sudut manapun, termasuk dari gawang mereka sendiri.

    Porto

    Porto berita AC Milan

    Porto merupakan tim yang paling setara dengan AC Milan saat ini. Meskipun begitu, Rossoneri tidak boleh meremehkan kekuatan yang mereka Porto miliki.

    Banyak klub top Eropa yang kewalahan saat menghadapi Porto. Sebab tim tersebut akan berusaha sekuat tenaga untuk mencetak gol ke gawang lawan, sampai wasit meniup peluit panjang.

    Salah satu korbannya adalah Juventus di Liga Champions musim lalu. Juventus yang menjadi tim unggulan harus puas sampai di babak 16 besar karena kalah agresifitas gol tandang oleh Porto dengan skor fantastis 4-4.

    Meskipun kualitas pemain mereka tidak sebagus Liverpool ataupun Atletico Madrid, AC Milan harus tetap waspada. Rossoneri bahkan harus meraup poin sebanyak mungkin dari Porto jika ingin melaju ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

    Itulah profil singkat lawan AC Milan di Grup B Liga Champions 2021/22 ini. AC Milan tentu perlu mencermati kekuatan dan kelemahan lawan lebih detail lagi, agar tujuan mereka lolos dari fase grup bisa tercapai.

    Namun, Stefano Pioli juga harus fokus di Serie A agar Rossoneri tetap berada di papan atas pada akhir musim. Agar AC Milan bisa kembali tampil di Liga Champions di musim berikutnya.

  • Porto Pasang Harga Jesus Corona Sebesar 17 Juta Euro

    Porto Pasang Harga Jesus Corona Sebesar 17 Juta Euro

    Berita AC Milan – Porto kabarnya mematok harga Jesus Corona tidak kurang dari 17 juta euro. AC Milan yang menjadi salah satu peminatnya terus mencoba untuk membawa pemain 28 tahun itu dengan biaya tidak lebih dari 10 juta euro musim panas ini.

    Stefano Pioli beserta jajaran pencari bakat klub terus mencari pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat Rossoneri musim depan. Sebab mereka bakal tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya, setelah absen dalam beberapa tahun terakhir.

    Salah satu pemain yang serius dikejar oleh AC Milan adalah Jesus Corona, pengoleksi 13 assist untuk Porto musim lalu. Stefano Pioli merasa dirinya membutuhkan pemain asal Portugal itu untuk memperkuat posisi sayap, baik di kanan maupun di kiri.

    Menurut laporan dari Milan News, Rossoneri dan Jesus Corona sudah sepakat mengenai masalah gaji yang akan diterima. Yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana cara untuk membawanya ke San Siro musim panas ini dengan harga tidak lebih dari 10 juta euro.

    Proses negosiasi dengan Porto berjalan sangat alot karena tim tersebut hanya akan melepasnya dengan biaya tidak kurang dari 17 juta euro. AC Milan tidak ingin menebusnya dengan harga semahal itu, sebab kontrak Jesus Corona akan habis pada tahun depan.

    Manajemen klub akan terus berusaha sampai bursa transfer musim panas 2022 ditutup untuk mendapatkan pemain 28 tahun itu dengan harga 10 juta euro. Karena pemain yang bisa bermain di banyak posisi tersebut memiliki banyak pengalaman di Liga Champions dan hal itu jelas sangat membantu bagi AC Milan pada musim 2021/22.

    Dalam lima musim terakhir, ia selalu bermain di Liga Champions bersama Porto. Kini Jesus Corona sudah mencatatkan 37 penampilan di ajang tersebut dengan koleksi empat gol serta tujuh assist.

  • AC Milan Sudah Persiapkan Pemain Ini untuk Menjadi Pengganti Brahim Diaz

    AC Milan Sudah Persiapkan Pemain Ini untuk Menjadi Pengganti Brahim Diaz

    Beritamilan.com – Situs Berita AC Milan

    Sejak didatangkan pada musim panas lalu, sosok Brahim Diaz seolah menjadi salah satu idola baru publik Milanisti. Selain karena kemampuan mengolah bolanya yang diatas rata-rata, sikap santun yang dia pertunjukkan seolah menjadi daya tarik tersendiri bagi para suporter untuk terus mengikutinya.

    Peran Brahim Diaz begitu menonjol saat membela AC Milan di ajang Liga Eropa. Secara keseluruhan, pemain berusia 21 tahun itu telah mencatatkan 6 kali penampilan di Liga Eropa dengan berhasil menyumbangkan 3 buah gol.

    Penampilan mantan pemain Manchester City itu di liga Serie A juga tidak terlalu buruk. Dari 15 pertandingan yang ia lakoni bersama I Rossonerri di kompetisi Serie A, Brahim Diaz masih sanggup menceploskan sebiji gol dan 3 buah assist.

    Performa impressif Brahim Diaz tersebut telah membuat para petinggi Milan takjub hingga akhirnya mereka berusaha untuk mematenkannya dari Real Madrid. Sebagaimana diketahui, Brahim Diaz didatangkan AC Milan dari El Real dengan status pinjaman kering atau tidak ada klausul pembelian permanen. Hanya pinjaman saja sampai akhir musim ini.

    Sebenarnya para petinggi Milan melalui Paolo Maldini telah beberapa kali menghubungi pihak Real Madrid guna menyatakan hasrat mereka untuk membeli secara permanen Brahim Diaz. Namun jawaban raksasa Liga Spanyol tersebut selalu sama, Brahim Diaz tidak untuk dijual.

    Seretnya proses negosiasi membuat Milan merencanakan rencana B untuk mencari pengganti Brahim Diaz. Menukil laporan dari Corriere dello Sport, Paolo Maldini telah mengidentifikasi nama Otavio Edmilson sebagai pengganti ideal jika Diaz jadi pergi akhir musim nanati.

    Pemain Brasil itu akan berstatus bebas agen pada akhir musim ini dan dapat bergabung dengan klub mana pun yang diinginkannya. Rossoneri sudah menghubungi pihak Otavio dan Milan menawarinya gaji senilai 2,5 juta euro permusim, sementara pihak sang pemain meminta hampir 4 juta euro.

    Pemain berusia 25 tahun itu musim ini telah membuat 22 penampilan bersama Porto dengan sukses membubuhkan raihan 3 gol dan 8 buah assist.

  • AC Milan Dikonfirmasi Belum Memberikan Tawaran kepada Florian Thauvin

    AC Milan Dikonfirmasi Belum Memberikan Tawaran kepada Florian Thauvin

    Beritamilan.com – Situs Berita AC Milan

    Stefano Pioli kabarnya sangat ingin merekrut Florian Thauvin dari Marseille untuk memperkuat kualitas tim dan durasi kontraknya akan habis pada akhir musim. Tetapi menurut beberapa sumber, manajemen klub masih belum memberikan penawaran kepada pemain tersebut karena masih sibuk dengan situasi transfer musim dingin ini.

    AC Milan telah sukses merekrut dua pemain yang dibutuhkan oleh Stefano Pioli untuk memperkuat timnya saat ini yaitu Soualiho Meite dan Mario Mandzukic. Sebab manajemen I Rossoneri ingin pelatih berusia 55 tahun tersebut bisa mempertahankan posisi mereka di papan atas Serie A 2020/21 hingga akhir musim.

    Target yang diberikan oleh manajemen kepada Stefano Pioli musim ini adalah finish di empat besar klasemen akhir Serie A 2020/21. Tetapi performa luar biasa mereka di paruh pertama musim ini membuat AC Milan sukses mengamankan tempat di pucuk klasemen sementara.

    Selain merekrut pemain-pemain yang dibutuhkan pada musim dingin, Stefano Pioli sebenarnya masih ingin merekrut beberapa pemain pada musim panas mendatang. Salah satu target utamanya adalah Florian Thauvin dari Marseille dan Otavio dari Porto yang sama-sama akan berakhir kontraknya pada akhir musim.

    Walaupun I Rossoneri mengincar dua pemain tersebut, sejauh ini mereka masih belum meluncurkan penawaran kepada Otavio dan Florian Thauvin menurut laporan dari Le10Sport dan Gianluca di Marzio. Sebab AC Milan saat ini masih sibuk untuk mengurus transfer beberapa pemain yang menjadi prioritas pada musim dingin ini.

    Otavio dan Florian Thauvin sama-sama berposisi sebagai gelandang, keduanya juga memiliki performa yang cukup bagus bersama klubnya masing-masing. Meskipun begitu, Stefano Pioli tetap menjadikan Florian Thauvin sebagai prioritas utama, sementara Otavio hanya sebagai opsi tambahan seandainya AC Milan gagak merekrut pemain Marseille itu.

    Alasan Stefano Pioli lebih memilih Florian Thauvin adalah karena pemain tersebut musim ini sudah mencetak enam gol serta tujuh assist di Ligue 1 dalam 19 pertandingan. Sementara itu Otavio baru mencatatkan dua gol dan empat assist dalam sepuluh penampilan di Liga Portugal.