Tag: Romagnoli

  • Hubungan AC Milan dan Mino Raiola Kembali Memanas

    Hubungan AC Milan dan Mino Raiola Kembali Memanas

    Berita AC Milan – Super agen Mino Raiola saat ini kerap menjadi bulan-bulanan tifosi Milan setelah kasus drama transfer Donnaruma ke PSG. Pria berkebangsaan Belanda-Italia itu dituding dengan sengaja mempengaruhi sang pemain agar meninggalkan Milan demi mengejar gaji yang lebih besar.

    Kabar terbaru dari La Gazzeta dello Sport mengungkapkan bahwa hubungan AC Milan dengan Mino Raiola saat ini tengah memanas. Hal itu terjadi lantaran I Rossoneri yang ingin mempertahankan Alessio Romagnoli di San Siro tak mendapatkan restu dari Raiola.

    Media tersebut meyakini jika Raiola menginginkan Romagnoli untuk mencari pertualangan baru bersama Barcelona. Sebuah klub yang mampu memberikan gaji lebih besar ketimbang di Milan.

    Barcelona dikabarkan bukan satu-satunya klub yang berniat memakai jasa bek asal Italia itu. Raksasa Serie A lainnya, Juventus juga tertarik mendatangkan Alessio Romagnoli ke turin. Lagi-lagi nama Mino Raiola digunakan Juventus untuk mempermudah proses transfer.

    Si nyonya tua memanfaatkan hubungan harmonisnya dengan Raiola untuk menggaet sang kapten pada musim panas ini. Jika terwujud, rencananya Juve akan menempatkan Romagnoli sebagai pengganti Merih Demiral yang akan segera dijual.

    Bek berusia 26 tahun itu memang kehilangan tempat di skuat utama Milan semenjak kedatangan Fikayo Tomori pada Januari lalu. Hal ini diperburuk dengan permintaan Romagnoli yang menuntut gaji sebesar 6 juta euro per musim.

  • Tomori Ingatkan Fabio Capello Pada Bek Legendarisnya

    Tomori Ingatkan Fabio Capello Pada Bek Legendarisnya

    Beritamilan.com – Situs Berita AC Milan

    Tomori tampil luar biasa dalam kemenangan tipis 1-2 AC Milan atas tuan rumah AS Roma pada pekan ke-24 liga Serie A, Senin dinihari kemarin (01/03/2021). 

    Selama 90 menit, bek pinjaman dari Chelsea itu seolah telah membuat Milanisti lupa kalau mereka memiliki sosok kapten seperti Alessio Romagnoli.

    Kecepatan, penempatan dan konsentrasi bek Inggris berusia 23 tahun itu benar-benar luar biasa. Bahkan pada laga tersebut Tomori sempat mencetak gol sebelum dianulir wasit karena dinilai offside.

    Performa Tomori telah menuai pujian dari banyak pihak, termasuk pelatih legendari AC Milan, Fabio Capello. Dalam keterangan singkatnya, kemampuan Tomori telah mengingatkan Capello kepada para bek legendarisnya seperti Baresi dan Maldini.

    “Sebagai pelatih saya selalu menginginkan bek yang cepat. Milan dibangun diatas pertahanan, semua efek di depan kecuali kecepatan Baresi, Costacurta, Maldini dan Tassotti.” tutur Capello disinggung soal kecepatan Tomori dilansir dari Sky Sport.

    “Dengan keluar dari area, mereka memiliki kemampuan untuk pulih. Jika Anda memiliki bek yang cepat, itu beruntung.” tutupnya.

    Sebagaimana yang kita lihat dalam partai melawan Roma kemarin, Tomori yang tampil cekatan sedikit banyak telah membuat Simon Kjaer tampil lebih santai.

    Setidaknya seperti ketika bek Denmark itu disandingkan dengan Romagnoli, yang mengharuskannya jatuh bangun di depan gawang Donnarumma seorang diri.

  • Ibra Marah dengan Gestur Selebrasi Gol Romagnoli!

    Ibra Marah dengan Gestur Selebrasi Gol Romagnoli!

    Beritamilan.com – Situs Berita AC Milan

    AC Milan berhasil meredam perlawan Fiorentina di ajang liga Serie A dengan skor 2-0 pada Minggu malam ini (29/11/2020). Dengan hasil ini Rossonerri semakin kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan koleksi 23 poin.

    Adapun gol kemenangan AC Milan dalam laga ini dicetak oleh sang kapten, Alessio Romagnoli, dan digenapi oleh pemain tengah mereka, Franck Kessie.

    Gol pertama Il Diavollo Rosso berawal dari umpan sepak pojok dari sayap kanan yang mengenai kepala Kessie, yang kemudian ditanduk tanpa ampun oleh Romagnoli kegawang Bartlomiej Dragowski.

    Sepuluh menit berselang, Franck Kessie berhasil membawa Milan unggul 2-0 setelah sukses mengeksekusi penalti yang diberikan wasit. Penalti diberikan wasit kepada Milan karena pemain belakang La Viola, Germán Pezzella, dianggap melanggar Alexis Saelemaekers di kotak terlarang.

    Namun salah satu kejadian yang paling menarik dari pertandingan malam ini adalah kemarahan Ibra dari pinggir lapangan saat melihat aksi gestur selebrasi gol milik Romagnoli.

    Kapten berusia 25 tahun itu kedapatan melakukan selebrasi dengan mencuap-cuap tangannya di depan kamera. Ditengarai aksi tersebut sebagai bentuk balasan Romagnoli atas banyaknya kritik dari para fans Milan di akun sosial medianya.

    Mengutip laporan dari DAZN, Ibrahimovic disebut tidak senang dengan selebrasi yang dilakukan oleh Romagnoli. Dalam sebuah video pendek, striker berusia 39 tahun itu tampak menanyakan mengapa kaptennya melakukan gestur seperti itu.

    Semenjak sembuh dari cedera, Romagnoli memang belum bisa menemukan bentuk permainan terbaiknya. Ia seringkali keteledoran dalam melakukan pengawalan, contoh nyatanya adalah saat Milan melawan Napoli kemarin. Ia gagal mengawal Dries Mertens yang akhirnya penyerang Belgia itu sukses menendang bola tanpa bisa dihalau oleh Donnarumma.

    Sebagai seorang pemimpin sebenarnya di ruang ganti tim, Zlatan tentu tidak suka dengan tindakan Romagnoli yang seakan-akan menantang balik pendukungnya sendiri. Lagipula fans mana yang akan senang jika pemainnya sering melakukan kesalahan secara berulang-ulang.

    Terlepas dari aksi selebrasi kontroversialnya tersebut, penampilan Romagnoli pada laga melawan Fiorentina malam ini cukup baik. Bersama Simon Kjaer, dia berhasil menciptakan benteng kokoh di jantung pertahan Milan sehingga untuk pertama kalinya dalam 5 pertandingan terakhir, Donnarumma akhirnya berhasil melakukan clean sheet pertamanya.

  • Konferensi Pers Stefano Pioli Jelang Laga Lawan Hellas Verona

    Konferensi Pers Stefano Pioli Jelang Laga Lawan Hellas Verona

    Beritamilan.com – Situs Berita AC Milan

    MILAN – AC Milan dijadwalkan akan menghadapi Hellas Verona di giornata ke-7 Liga Serie A yang akan berlangsung pada Senin dinihari nanti (09/11/2020).

    AC Milan saat ini berada di puncak klasemen Serie A dengan raihan 16 poin hasil dari 5 kali menang dan 1 kali hasil imbang. Dikubu seberang, Hellas Verona saat ini masih bertahan di peringkat ke-7, hasil dari 3 kali menang, 2 kali imbang dan sekali kalah.

    Allenatore Stefano Pioli mengungkapkan jika laga melawan Hellas Verona ini akan menjadi ajang pembuktian kualitas timnya setelah pada laga sebelumnya mereka dipermak Lille dengan skor 0-3 di ajang Liga Eropa.

    “Kami menganalisis aspek taktis dan psikologis. Kami tahu level kami saat ini, tetapi daya saing sangat tinggi. Pada hari Kamis kami tidak berhasil, namun nanti kami harus menunjukkan bahwa kami berada pada level tertentu.” tutur Pioli dalam konferensi pers dikutip dari laporan Milan Tv.

    “Kami memiliki semangat yang tepat melawan Lille tetapi kami tidak memiliki ketepatan teknis. Kami tahu apa jalan kami, besok kami ingin menampilkan performa yang solid dan kompak.

    “Kami menurunkan level permainan kami sendiri melawan tim yang salah (Lille). Kami harus siap untuk bangkit kembali besok melawan Verona.

    “Jika tim kelelahan akhir-akhir ini? Penderitaan melawan Udinese itu normal. Besok juga akan sangat sulit. Pada hari Kamis, kami bisa melakukan lebih baik secara teknis. Jalannya panjang dan sulit: mulai 22 November, kami akan memainkan 10 pertandingan dalam 21 hari, kami harus siap.”

    Selanjutnya Stefano Pioli berbicara tentang sosok Romagnoli yang sedang mendapatkan kritik tajam akibat performanya yang jeblok.

    “Dalam sepak bola dunia, kritik dan pujian selalu berlebihan, kita berbicara tentang seorang pemimpin tim.” tegasnya.

    Pelatih berusia 55 tahun itu kemudian berbicara tentang ekspektasi yang dia harapakan untuk AC Milan.

    “Kami menciptakan tekanan sendiri, kami sangat ketat dengan diri kami sendiri, kami ingin menjadi ambisius. Apa yang dikatakan orang tidak menarik bagi kami, kami tidak khawatir. Kami harus fokus, kami ingin tumbuh dan mencoba memenangkan pertandingan.

    “Berbicara dengan Ibra? Saya selalu berbicara dengan para pemain saya. Kami semua dalam arah yang sama, tidak perlu intervensi. Kami tahu bahwa pada hari Kamis levelnya tidak optimal tetapi kami memiliki kualitas untuk mengimbanginya.”

    Tak ketinggalan, Pioli juga menyoroti pemain mudanya, Sandro Tonali, yang belum juga menemukan bentuk permainan terbaiknya bersama AC Milan.

    “Tonali? Butuh kesabaran. Yang terpenting adalah anak itu memiliki kualitas. Melawan Lille, dia menghadapi lawan yang sangat kuat di Renato Sanches. Ini adalah peluang untuk berkembang.” pungkasnya.

    AC Milan akan memanfaatkan laga melawan Hellas Verona sebagai momentum kebangkitan sebab setelah pertandingan tersebut, Serie A akan mengalami masa break jeda internasional.

  • Jadi Sasaran Amukan Milanisti di Media Sosial, Begini Pembelaan Romagnoli

    Jadi Sasaran Amukan Milanisti di Media Sosial, Begini Pembelaan Romagnoli

    Beritamilan – Situs Berita AC Milan

    MILAN – AC Milan harus menelan pil pahit setelah rekor 24 pertandingan tak terkalahkan mereka harus terhenti di tangan Lille dalam ajang Liga Eropa, Jum’at pagi kemarin (06/11/2020).

    Pada laga tersebut,  I Rossonerri dipaksa menyerah oleh tamunya dengan skor 3 gol tanpa balas. Adapun 3 gol yang dicetak semuanya oleh Yusuf Yazici itu berawal dari keteledoran lini belakang Milan, khususnya Alessio Romagnoli yang tampil melempem pada laga ini.

    Kepada Milan Tv, sang Kapten secara tersirat mempersoalkan kondisi cedera yang ia dapatkan beberapa waktu lalu. Lebih jauh Romagnoli menganggap jika kekalahan atas Lille akan berguna bagi Milan.

    “Cedera waktu itu cukup serius, saya pikir saya bisa kembali lebih cepat tetapi butuh waktu lebih lama.” tutur Romagnoli disadur dari Milan Tv.

    “Sejujurnya saya ingin memainkan semua pertandingan, kemudian terserah pada Pelatih untuk memutuskan. Saya merasa siap dan saya merasa baik, terserah saya untuk membuktikannya di lapangan.

    “Kami tahu pertandingan melawan Lille akan sangat sulit, mereka lebih baik dari kami. Mereka, seperti Hellas Verona, memiliki ritme permainan yang bagus, bermain sangat agresif dan cepat. Kekalahan ini akan berguna bagi kami.

    Kemudian Romagnoli ditanya soal beberapa keputusan penalti kontroversial yang dialami AC Milan dalam beberapa pertandingan terakhir ini.

    “Mereka (pengadil lapangan) sangat murah hati, tapi sekarang itu telah terjadi dan kami tidak bisa mengubah hal-hal yang telah  berlalu. Mungkin seseorang seharusnya tidak memberi kesempatan kepada wasit untuk meniup peluit.

    “Ada semangat dan tekad yang membara. kami perlu menemukan kembali apa yang telah kami lewatkan kemarin.

    “Hellas Verona? Kami tahu bahwa mereka adalah tim yang sangat sulit, tetapi terserah kami untuk membuktikan nilai kami dan memenangkan pertandingan.” tutup Il Capitano.

    Sejak kembali merumput pasca menderita cedera, Romagnoli memang tampil dibawah performa. Dirinya kerap kali menjadi sasaran amukan Milanisti di sosial media.