Berita

Deja Vu Paolo Maldini: RedBird Pastikan Zlatan Tak Akan Jadi Penguasa Tunggal di San Siro

×

Deja Vu Paolo Maldini: RedBird Pastikan Zlatan Tak Akan Jadi Penguasa Tunggal di San Siro

Sebarkan artikel ini
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic

Di tengah pusaran rumor yang beredar kencang dalam beberapa hari terakhir, pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, rupanya telah mengambil sikap tegas.

Sang bos besar RedBird dipastikan tidak berniat menyerahkan kekuasaan penuh kepada anggota manajemen mana pun, termasuk kepada Zlatan Ibrahimovic.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah sumber kuat sempat mengembuskan kabar tentang kemungkinan Ibra mendapatkan carte blanche (cek kosong atau kuasa penuh) untuk membersihkan dan merombak total manajemen Milan sesuka hatinya.

Rumor ini mencuat seiring dengan santernya kabar perselisihan sang legenda dengan pelatih kepala Massimiliano Allegri terkait obrolan pribadi dengan para pemain.

Zlatan Tidak Akan Menjadi Penguasa Tunggal

Manajemen AC Milan
Manajemen AC Milan

Meskipun Ibrahimovic adalah figur yang sangat dihormati dan memiliki kedekatan personal dengan Cardinale, memberikan kuasa absolut kepada satu orang bukanlah gaya kepemimpinan RedBird.

Dalam ulasannya untuk La Gazzetta dello Sport yang menjawab 10 pertanyaan mendasar tentang Milan, jurnalis Luca Bianchin menepis rumor penyerahan kendali mutlak tersebut.

“Ibrahimovic tentu saja terhubung dengan Cardinale, tetapi klub seperti Milan tidak berencana untuk menyerahkan kekuasaan penuh kepada direktur mana pun, tidak peduli seberapa tepercayanya dia.”

Terus kawal berita bursa transfer dan gejolak internal Iblis Merah musim ini dengan tetap tampil gaya memakai Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Bayang-Bayang Kasus Maldini dan Faktor Eksternal

Furlani, Paolo Maldini
Furlani, Paolo Maldini

Keputusan Cardinale untuk membagi kekuatan ini sebenarnya bukan hal baru.

Ada beberapa alasan kuat mengapa Zlatan hanya akan menjadi “titik referensi” alih-alih pengambil keputusan mutlak:

  • Trauma Kasus Paolo Maldini: Hubungan Cardinale dengan Paolo Maldini hancur pada titik ini, karena mantan kapten legendaris itu menuntut lebih banyak kekuasaan daripada yang bersedia diberikan oleh sang pemilik asal Amerika yang berujung pada pemecatan tragis di tahun 2023.
  • Peran Sebagai Penasihat: Ibra memang akan lebih sentral daripada sebelumnya, namun dalam praktiknya ia lebih banyak diposisikan sebagai titik referensi atau penasihat strategis bagi pemilik alih-alih eksekutor manajemen sehari-hari.
  • Komitmen di Amerika Serikat: Zlatan memiliki agenda eksternal yang padat bersama jaringan Fox Sports selama pagelaran Piala Dunia 2026, yang berarti ia akan menghabiskan lebih banyak waktu di Amerika Serikat sehingga mustahil untuk mengurus operasional klub secara penuh waktu.

Pada akhirnya, sebuah klub sebesar AC Milan ibarat sebuah orkestra simfoni yang megah.

Sang pemilik adalah komposer yang menentukan nada dasar, namun ia menolak memberikan tongkat dirigen secara eksklusif kepada satu orang saja meski orang tersebut adalah solois paling karismatik di panggung.

Ketika kebebasan mutlak dikekang, sang legenda yang terbiasa terbang bebas bagai elang pemangsa kini harus belajar bermanuver di dalam sebuah barisan.

Hanya waktu yang akan membuktikan apakah harmoni kolektif ini akan menghasilkan melodi juara, atau justru berujung pada paduan suara sumbang yang saling mematikan di atas panggung Eropa.

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Anonim Bank Sumut Rp 100.000
2. Athena Rp 100.000
3. Chris Yudha Rp 47.111
4. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266
5. I Komang Sidartha Kusuma Rp 28.000
FORZA MILAN SEMPRE!