AC Milan tengah menjajaki berbagai opsi untuk memberikan penghormatan terakhir dan abadi kepada mendiang Franco Baresi yang berpulang pada hari Jumat lalu.
Salah satu wacana terkuat yang sedang digodok secara serius oleh manajemen adalah menyematkan nama sang legenda pada tribune sakral, Curva Sud.
Pesan belasungkawa dan penghormatan terus mengalir deras sejak Jumat pagi, membuktikan betapa besarnya arti sosok Baresi bagi keluarga besar Milanisti maupun seluruh penikmat sepak bola dunia.
Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, di mana lautan manusia diperkirakan akan hadir memadati kota Milan untuk memberikan salam perpisahan terakhir.
Kehadiran Petinggi Klub di Pemakaman
Pemilik Milan, Gerry Cardinale, dipastikan akan menghadiri prosesi pemakaman tersebut untuk memberikan penghormatan secara langsung.
Bos RedBird itu dikabarkan sangat terpukul atas kepergian wakil presiden kehormatan klub dan langsung mengosongkan seluruh jadwalnya demi bisa terbang ke Italia.
- Manajemen Inti: Presiden Paolo Scaroni dan CEO Massimo Calvelli akan memimpin seluruh jajaran staf manajemen serta karyawan Casa Milan, Milanello, dan Vismara.
- Perwakilan Skuad Utama: Pemain yang sedang dibekap cedera seperti Gimenez dan Christian Pulisic akan hadir mewakili tim yang tengah menjalani tur pramusim di Australia.
- Delegasi Lengkap: Kehadiran perwakilan resmi dari skuad Milan Futuro, Milan Women, hingga seluruh sektor akademi pemain muda Rossoneri.
Curva Sud, Milanello, atau Vismara?

Sejak kepergiannya, manajemen klub terus bekerja keras merumuskan gestur monumental yang akan semakin mengikat nama Baresi dengan sejarah panjang klub.
Keputusan yang paling tepat masih terus ditimbang, mengingat Baresi adalah simbol sejati dari loyalitas dan kebesaran Il Diavolo Rosso.
- Opsi Milanello: Tempat magis di mana Baresi pertama kali merintis karir dan memeras keringat berlatih hingga gantung sepatu.
- Opsi Curva Sud: Tribune utama tempat Franco selalu dipuja sebagai ‘Kapten dari segala Kapten’, yang namanya kelak akan diteruskan hingga stadion baru rampung pada tahun 2031.
- Opsi Vismara: Markas tim usia muda, dipersiapkan agar nama besar Baresi selalu menjadi inspirasi dan panutan langsung bagi generasi masa depan Milan.
Penghormatan dari Benua Australia
Di Perth, pelatih Massimiliano Allegri dan Matteo Gabbia mewakili skuad untuk mengunjungi mural Baresi dan Ruud Gullit yang ikonik di pusat kota.
Sebuah buket bunga diletakkan dengan penuh haru oleh Gabbia yang merupakan produk asli didikan akademi Milan.
Sang mantan kapten juga akan dikenang secara khusus dalam laga Derby hari Rabu nanti, di mana skuad Rossoneri akan bertanding mengenakan ban lengan hitam.
Prosesi mengheningkan cipta akan dilakukan sebelum *kick-off*, diiringi tayangan nomor 6 di layar raksasa serta pesan emosional yang akan menghiasi layar LED di pinggir lapangan hijau.
Kepergian Franco Baresi jelas meninggalkan sebuah lubang besar yang tak akan pernah bisa diisi oleh siapapun di hati para pendukung setia. Namun, warisan, kesetiaan, dan nilai-nilai luhur dari bendera bernomor punggung “6” akan terus berkibar, menjadi napas abadi yang akan selalu mengiringi setiap langkah AC Milan di masa depan.





