Manajemen AC Milan tampaknya mulai menyusun rencana strategis baru untuk bursa transfer Januari mendatang dengan membidik tambahan tenaga di posisi bek sayap kiri.
Mengrombak keseluruhan skuad pada musim panas lalu memang terdengar fantastis, namun hal tersebut nyatanya sangat mustahil untuk direalisasikan secara instan.
Selain berencana untuk kembali mengejar Goncalo Inacio, jajaran direksi klub rupanya juga tengah memantau kandidat pemain bertahan lain yang berpeluang didatangkan setelah libur Natal.
Perburuan Sengit Bek Sayap Swedia

Berdasarkan laporan dari media asal Jerman, Fussballdaten.de, yang kemudian dikutip oleh Football Italia, armada Rossoneri diperkirakan akan segera meningkatkan upaya mereka untuk memburu bek sayap Swedia, Daniel Svensson.
Nama Svensson sejatinya sempat masuk sebagai target potensial pada musim panas kemarin, namun sayangnya tidak ada langkah konkret yang diambil oleh pihak manajemen saat itu.
Meski demikian, profil sang pemain dipastikan masih berada di urutan teratas dalam daftar pantauan tim pencari bakat Milan untuk jendela transfer musim dingin.
Langkah Il Diavolo untuk mengamankan tanda tangannya dipastikan tidak akan berjalan mulus karena mereka harus menghadapi persaingan sengit dari klub-klub raksasa Eropa lainnya.
Berikut adalah rincian peta persaingan dan nilai lebih dari sang pemain incaran tersebut:
- Persaingan Domestik: Juventus dikabarkan siap bermanuver untuk menjegal langkah Milan dalam upaya membawa sang pemain ke ranah Italia.
- Ancaman Inggris: Dua raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United dan Arsenal, juga tengah memantau situasi penggawa Borussia Dortmund tersebut secara intensif.
- Fleksibilitas Posisi: Selain fasih beroperasi sebagai bek kiri utama, kemampuannya untuk bermain di jantung pertahanan akan sangat menguntungkan skema taktik Ruben Amorim.
Investasi Mahal Demi Taktik Amorim
Berbeda dengan situasi Diego Moreira, Svensson diprediksi akan langsung diberikan jaminan menit bermain reguler di tim utama jika ia setuju merapat ke San Siro.
Namun, pihak Borussia Dortmund dikabarkan mematok harga jual sang bek bertahan di angka yang cukup fantastis, yakni berkisar antara €35 juta hingga €45 juta.
Banderol harga selangit tersebut berarti manajemen Milan harus kembali menggelontorkan investasi yang sangat signifikan khusus untuk memperkuat sektor bek sayap.
Mengingat betapa krusialnya peran pemain sayap dalam sistem permainan racikan Amorim musim ini, mengeluarkan dana besar di sektor tersebut mungkin merupakan keputusan investasi yang paling cerdas.
Mari kita nantikan bersama apakah manuver agresif manajemen di bulan Januari nanti mampu mendaratkan sang buruan utama demi memuluskan ambisi juara armada merah-hitam!





