Pemain sayap Juventus, Francisco Conceicao, melontarkan klaim kontroversial dengan menyebut bahwa AC Milan sama sekali tidak berusaha untuk memenangkan pertandingan pada laga dini hari kemarin.
Meskipun skuad Rossoneri sempat memimpin jalannya laga hingga memasuki masa injury time, pemain asal Portugal itu merasa timnya jauh lebih mendominasi permainan.
Harus diakui bahwa kubu Bianconeri memang mampu menciptakan lebih banyak rentetan peluang di babak pertama, meski tanpa benar-benar menghasilkan ancaman emas ke gawang Mike Maignan.
Namun, publik tuan rumah justru dibuat terbungkam pada menit ke-68 ketika tembakan terukur Alphadjo Cisse ke tiang jauh sukses merobek jala gawang Juventus.
Komentar Pedas dan Meremehkan
Keunggulan berharga Milan tersebut sayangnya harus sirna ketika Federico Gatti yang masuk dari bangku cadangan berhasil menyundul umpan silang mematikan di menit-menit akhir.
Hasil ini sekaligus menandai hasil imbang ketujuh yang terjadi dalam 11 pertemuan terakhir antara kedua raksasa sepak bola Italia tersebut.
Pelatih Milan, Ruben Amorim, bahkan sebelumnya telah mengakui secara jantan bahwa Juventus memang tidak pantas menelan kekalahan dan timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Seolah belum puas dengan hasil imbang yang diraih dengan susah payah, Conceicao memberikan komentar yang sangat meremehkan penampilan armada merah-hitam pascalaga kepada TalkJuve.
“Selama 90 menit, saya merasa kebenarannya adalah bahwa kami pantas memenangkan pertandingan,” klaim Conceicao dengan penuh percaya diri.
“Milan mencetak gol tersebut, tetapi sama sekali tidak melakukan apa pun selain itu.”
“Saya membentur tiang, Fede mencetak gol, jadi dalam satu sisi adalah hal yang baik bahwa kami tidak kalah, tetapi kami pantas mendapatkan ketiga poin tersebut,” pungkasnya.
Fakta Pertandingan yang Tak Terbantahkan
Terlepas dari klaim sepihak dan provokatif tersebut, berikut adalah beberapa fakta krusial dari jalannya pertandingan di Turin yang patut menjadi catatan:
- Efisiensi Serangan: Milan membuktikan kekejaman penyelesaian akhir mereka lewat gol indah Cisse yang tercipta dari proses serangan mematikan.
- Ketangguhan Bertahan: Meski terus digempur, barisan pertahanan Milan mampu menahan gelombang serangan Juventus hingga nyaris mengamankan clean sheet.
- Sikap Ksatria Amorim: Sikap elegan sang pelatih yang mengakui kekurangan tim menjadi modal berharga untuk bahan evaluasi ke depannya.
Mari kita jadikan sindiran tajam dari kubu lawan ini sebagai bahan bakar motivasi tambahan agar skuad Il Diavolo bisa tampil jauh lebih buas dan membungkam para pengkritik di pertandingan berikutnya!




