Pelatih kepala AC Milan, Ruben Amorim, memberikan penilaian yang sangat jujur dan brutal seusai timnya ditahan imbang 1-1 oleh Juventus di Turin.
Kemenangan berharga armada merah-hitam yang sudah berada di depan mata terpaksa buyar pada menit kedua masa injury time akibat gol sundulan Federico Gatti.
Padahal sebelumnya, Milan sempat memimpin lebih dulu lewat gol indah pemain pengganti, Alphadjo Cisse, pada pertengahan babak kedua.
Berbicara kepada jaringan DAZN sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Amorim mengakui secara blak-blakan bahwa timnya memang tidak pantas pulang membawa tiga poin.
Kekecewaan Terhadap Penguasaan Bola

Sang juru taktik asal Portugal tersebut merasa Milan sangat kesulitan setiap kali mereka kehilangan kendali atas penguasaan bola di atas lapangan.
Berikut adalah rangkuman kritik tajam Amorim terhadap performa anak asuhnya seperti yang ditranskripsikan oleh situs MilanNews:
- Hasil yang Adil: Amorim merasa Milan tidak pantas menang dan Juventus juga sama sekali tidak pantas untuk kalah.
- Kesalahan Fundamental: Para pemain dinilai gagal melakukan hal-hal sederhana secara sempurna, terutama dalam urusan menerima dan mengumpan bola.
- Kelemahan Transisi: Skuad Il Diavolo terlihat sangat rentan dan mudah terekspos setiap kali mereka kehilangan bola lalu terkena serangan balik.
- Minim Keberanian: Tim dianggap kurang banyak bergerak, kurang memiliki gairah untuk menguasai pertandingan, dan kurang berani mengambil inisiatif serangan.
Meskipun merasa kecewa dengan kualitas teknis individu pada laga dini hari tadi, Amorim dengan tegas menolak untuk mengubah mentalitas dan gaya bermain tim.
Ia menyadari penuh bahwa proses adaptasi taktik ini masih membutuhkan waktu yang panjang karena mereka baru bekerja sama selama kurang lebih dua bulan.
Pesan Khusus untuk Alphadjo Cisse

Dalam kesempatan wawancara yang sama, Amorim juga memberikan pandangannya mengenai performa gemilang Alphadjo Cisse yang sukses memecah kebuntuan.
Meskipun mengaku sangat bahagia melihat perkembangan sang pemain, ia mengingatkan publik untuk tidak memujinya secara berlebihan.
Amorim menilai fenomena sepak bola modern saat ini terlalu sering mempromosikan pemain muda dengan sangat cepat padahal karier mereka baru saja dimulai.
Ia menuntut penyerang sayap asal Italia tersebut untuk terus berlatih keras karena ia yakin Cisse masih memiliki potensi tak terbatas untuk dikembangkan.
Mari kita dukung terus proses evaluasi Ruben Amorim agar Milan bisa tampil jauh lebih sempurna dan mematikan pada pertandingan krusial berikutnya!





