Penyerang andalan AC Milan, Rafael Leao, menolak memberikan kepastian terkait masa depannya menyusul kedatangan pelatih baru, Ruben Amorim.
Pemain berkebangsaan Portugal tersebut sebelumnya sempat mengutarakan niatnya untuk meninggalkan San Siro pada bursa transfer musim panas ini demi mencari tantangan baru.
Keinginan hengkang tersebut dinilai cukup rasional mengingat situasi internal manajemen Rossoneri yang belakangan ini kerap diwarnai oleh berbagai dinamika manajerial.
Di sisi lain, pihak manajemen AC Milan juga membutuhkan suntikan dana segar melalui skema keuntungan modal guna menyeimbangkan neraca keuangan klub.
Penjualan Rafael Leao diproyeksikan dapat menjadi salah satu sumber pemasukan paling signifikan bagi kas klub pada jendela transfer kali ini.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Fokus Piala Dunia Mengaburkan Spekulasi Kepindahan

Kedatangan pelatih Ruben Amorim di kursi kepelatihan sempat memunculkan spekulasi bahwa sang bintang mungkin akan mempertimbangkan ulang keputusannya untuk berganti seragam.
Akan tetapi, Leao memilih untuk tetap tertutup saat dicecar pertanyaan oleh awak media di area jurnalis seusai hasil imbang 1-1 antara Portugal melawan Republik Demokratik Kongo.
Mengutip laporan dari jaringan televisi Sky Italia, pemain bernomor punggung 10 tersebut menegaskan bahwa fokus utamanya murni hanya untuk turnamen internasional bersama negaranya.
“Sekarang saya hanya memikirkan tentang Piala Dunia dan membantu tim nasional saya,” ungkap Rafael Leao merespons pertanyaan media secara diplomatis.
“Setelah Piala Dunia usai, saya baru akan memikirkan tentang masa depan saya,” pungkas sang penyerang sayap tersebut untuk mengakhiri spekulasi sementara waktu.
Manajemen AC Milan dilaporkan baru akan mengevaluasi potensi penjualan bintang utamanya tersebut jika terdapat tawaran resmi yang menyentuh angka minimal 50 juta Euro.




