Mario Gila kini secara resmi telah menjadi pemain baru AC Milan. Bek tengah asal Spanyol kelahiran tahun 2000 tersebut didatangkan dari Lazio dengan biaya sekitar 27,5 juta Euro.
Berdasarkan ulasan dari jurnalis Valentino Cesarini, sang palang pintu akan mengikat janji setia bersama Rossoneri dengan durasi kontrak selama lima tahun.
Ini merupakan perekrutan besar kedua Milan pada musim panas ini setelah Goncalo Ramos, sekaligus sebuah kemenangan krusial di bursa transfer karena sukses menikung Inter Milan, Napoli, dan Atalanta yang sebelumnya juga meminati jasanya.
Jejak Karier dan Statistik di Ibu Kota

Gila sangat mengenal kerasnya kompetisi sepak bola Italia karena telah berseragam Lazio selama empat musim terakhir sejak didatangkan dari Real Madrid pada musim panas 2022 dengan mahar 6 juta Euro.
Bersama Los Blancos, ia sempat mencatatkan dua penampilan berharga di La Liga musim 2021/2022 (melawan Espanyol dan Levante) yang cukup untuk membuatnya bergelar juara Spanyol. Sebelumnya, ia mengasah mental di Real Madrid Castilla dengan torehan impresif 73 pertandingan, 5 gol, dan 3 assist.
Berikut adalah rincian statistik performa Gila selama membela panji Elang Ibu Kota:
- Rincian Penampilan: Secara keseluruhan bersama Lazio, Gila telah menorehkan 120 pertandingan di berbagai ajang dengan total waktu bermain mencapai 9.468 menit.
- Catatan Gol & Kartu: Ia sukses menyumbangkan 2 gol, sekaligus mengoleksi 19 kartu kuning dan hanya 2 kartu merah (satu akumulasi kuning lawan Torino di musim 2024/25, dan satu merah langsung lawan Bologna akibat protes keras kepada wasit).
- Titik Balik: Setelah hanya mencatat 12 penampilan di musim perdananya, ia sukses bertransformasi menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang sejak musim keduanya di bawah asuhan Maurizio Sarri.
Rekor Lawan Milan & Kiprah Timnas
Sebagai lawan, Gila dan AC Milan tercatat telah saling berhadapan di atas lapangan sebanyak 5 kali. Rekor pertemuannya cukup berimbang dan sengit, di mana sang bek (Lazio) meraih tiga kemenangan berbanding dua kemenangan untuk skuad Rossoneri.
Pada pertemuan lainnya, ia harus absen dua kali akibat cedera (putaran pertama 2022/2023 dan 2024/2025), serta terpaksa duduk di bangku cadangan selama 90 menit penuh pada dua kesempatan lainnya.
Di level internasional, Gila sejauh ini memang belum mencatatkan debut resminya bersama tim nasional senior Spanyol.
Namun, bakat besarnya sudah mulai diakui secara nasional saat ia mendapat panggilan dari pelatih kepala Luis de la Fuente pada Maret 2025 lalu untuk laga play-off Nations League melawan Belanda, guna menggantikan posisi Pau Cubarsi yang cedera.
Kini, publik San Siro menaruh harapan besar agar pengalaman matang Gila di kancah Serie A dapat langsung memberikan dampak instan bagi kokohnya tembok pertahanan Milan di era kepelatihan Ruben Amorim.





