Dalam situasi yang sama sekali tidak ideal, AC Milan mungkin harus menunggu hingga saat-saat terakhir ditutupnya jendela transfer untuk melihat adanya pergerakan terkait masa depan Rafael Leao.
Jendela transfer musim panas ini memang tidak berjalan seperti yang diharapkan oleh semua pihak di San Siro. Dalam hal pemain yang masuk, ada beberapa target yang terlewatkan, meskipun secara umum manajemen mungkin cukup puas dengan apa yang telah dicapai sejauh ini.
Namun di luar itu, situasi penjualan pemain jelas menimbulkan kekhawatiran tersendiri.
Kekecewaan Leao dan Perubahan Sikap
Kepergian pemain—yang sangat dibutuhkan klub untuk menyeimbangkan neraca—belum juga terjadi. Beberapa pemain yang sebelumnya sangat mendesak untuk pindah ternyata belum mendapatkan klub baru. Tentu saja, fokus utama di sini adalah Rafael Leao.
Berikut adalah rangkuman situasi terkini dari penyerang sayap asal Portugal tersebut:
- Leao sebelumnya memiliki impian besar untuk bermain di Liga Premier Inggris atau La Liga Spanyol.
- Namun, pada kenyataannya, kompetisi Super Lig Turki dan Liga Pro Saudi menjadi satu-satunya opsi konkret yang tersedia baginya saat ini.
- Melihat realitas pasar tersebut, sang bintang kini dikabarkan telah mengubah pendiriannya dan lebih memilih untuk bertahan di Milan.
Meskipun Leao kini memiliki pandangan seperti itu, sangat jelas bahwa manajemen Milan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan penjualan. Bagaimanapun, sang pemain telah memperjelas sikap dan keinginannya untuk hengkang pada awal musim panas lalu.

Manuver Telat Galatasaray
Masalah utama dari potensi transfer ini adalah masalah tenggat waktu.
Menurut laporan MilanNews pada pagi ini, kesepakatan untuk kepindahan Leao mungkin baru akan terjadi di hari-hari terakhir bursa transfer. Memang benar bahwa belum ada tawaran resmi dari Galatasaray sejauh ini, dan meskipun mereka terus ‘mendesak’ untuk mendapatkannya, tuntutan harga yang ditetapkan oleh Rossoneri belum juga terpenuhi.
Situasi ini sangat kompleks—seperti yang sudah bisa ditebak untuk transfer pemain bintang berskala besar seperti ini—tetapi segala kemungkinan masih bisa terbuka.
Satu hal yang perlu diwaspadai oleh manajemen Milan adalah perbedaan jadwal penutupan bursa transfer. Galatasaray memiliki waktu hingga 4 September untuk mewujudkan kesepakatan tersebut, tiga hari setelah penutupan jendela transfer di Italia. Dengan kata lain, klub Turki itu masih memiliki banyak waktu ekstra untuk melancarkan manuver menit akhir.





