Era baru sepak bola di kota Milan sedang menyongsong fajar yang sangat ambisius, mengubah wajah San Siro yang legendaris menjadi mahakarya modern yang megah.
AC Milan dan Inter benar-benar dalam proses pindah ke rumah baru, dan meskipun secara geografis tidak akan terjadi pergeseran besar, ini akan menjadi momen bersejarah.
Hari ini, San Siro genap berusia 100 tahun, jadi sangat tepat jika stadion ini merayakannya dengan pembicaraan tentang ‘adik bungsunya’ yang diperkirakan akan hadir pada tahun 2031.
Harapan saat ini adalah San Siro yang baru akan dibuka untuk Kejuaraan Eropa 2032 dan ini adalah tujuan yang jelas.
Bulan depan, desain stadion tersebut rencananya akan diungkapkan dan setelah itu akan menjadi kasus melanjutkan pembangunan serta berbagai tantangan yang mungkin muncul.
Ada waktu lama hingga stadion dibuka, namun ada alasan untuk bersikap optimis.
Detail Biaya dan Teka-Teki Keuangan Stadion Baru
Pakar keuangan sepak bola, Felice Raimondo, mengunggah sebuah petikan dari analisis mendalam terbarunya di akun X miliknya.
Terdapat beberapa poin menarik yang dipilih mengenai biaya operasi dan apakah stadion tersebut akan dijual.
“Operasi ini menelan biaya €2,3 miliar, bukan €1,5 miliar. Klub-klub tersebut (mungkin) akan menjual area sekitarnya, tetapi bukan stadionnya. Bagian real estat kurang lebih akan membiayai dirinya sendiri: dengan margin kotor sekitar €47 juta, dengan pendapatan setelah tahun 2033.”
Raimondo juga menyoroti angka-angka dalam neraca keuangan yang dianggap masih menyisakan tanda tanya besar.
“Neraca menunjukkan surplus sebesar €265 juta, tetapi itu hanya karena ‘nilai teoretis’ sebesar €2,15 miliar yang diberikan kepada stadion, yang penghitungannya tidak dijelaskan dalam dokumen tersebut.”
Poin Penting Proyek Stadion Baru
- Estimasi Biaya Total: Mencapai angka fantastis €2,3 miliar untuk seluruh pengembangan kawasan.
- Target Peresmian: Stadion diharapkan bisa digunakan sepenuhnya pada tahun 2031 mendatang.
- Fokus Euro 2032: Proyek ini dikebut agar siap menjadi salah satu venue utama Piala Eropa 2032.
- Strategi Aset: Klub berencana mempertahankan kepemilikan stadion namun membuka peluang menjual area komersial di sekitarnya.
Langkah revolusioner ini bukan sekadar membangun struktur beton semata, melainkan upaya memahat warisan abadi bagi generasi pendukung Rossoneri di masa depan.





