Di antara banyaknya pemain yang berisiko meninggalkan klub sebelum jendela transfer musim panas ditutup, nama Yunus Musah muncul ke permukaan, dan tampaknya ada sebuah klub baru yang kini ikut dalam perlombaan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Pemain asal Amerika Serikat itu sebelumnya bermain dengan status pinjaman di Atalanta pada musim lalu dengan opsi pembelian. Namun, ia tidak mendapatkan banyak waktu bermain di bawah asuhan pelatih Ivan Juric maupun Raffaele Palladino.
Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di bangku cadangan dan sebagai akibatnya, statusnya tidak dipermanenkan oleh kubu Bergamo tersebut.
Gagal Yakinkan Pelatih dan Ketertarikan Klub Lain
Musah dengan demikian kembali ke Milanello dan—seperti banyak rekan setimnya—ia menerima keinginan pelatih Ruben Amorim untuk mengevaluasi semua pemainnya secara saksama.
Mantan pemain Valencia itu telah berjuang keras untuk mendapatkan tempatnya dan berusaha meyakinkan sang juru taktik asal Portugal, meskipun tampaknya upaya tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Dalam beberapa minggu terakhir, telah ada pembicaraan bahwa pemain berusia 23 tahun itu telah ditawarkan ke Besiktas. Sementara itu, klub Serie A lainnya, Lazio, juga disebut-sebut sebagai pengagumnya, terutama dengan kehadiran Gennaro Gattuso yang kini berada di pucuk pimpinan klub ibu kota tersebut.
Kini, laporan dari MilanNews menuliskan bahwa—menurut berbagai laporan dari Turki—Musah telah menjadi target utama bagi Trabzonspor.
Klub asal Turki tersebut jelas ingin membuat gebrakan besar di jendela transfer musim panas ini, setelah sebelumnya mereka berhasil meyakinkan bintang sekelas Mohamed Salah untuk bergabung dengan status bebas transfer.
Banderol Harga dan Faktor Samuele Ricci

Manajemen Milan dikabarkan meminta biaya transfer di kisaran 15 hingga 20 juta Euro bagi klub mana pun yang ingin membeli Musah secara permanen.
Namun pada saat yang sama, masih ada kemungkinan bahwa ia bahkan mungkin tidak akan pergi ke mana-mana, karena Amorim dinilai masih bisa memanfaatkan keserbagunaannya di atas lapangan.
Dalam beberapa hari terakhir, telah disarankan bahwa nasib Musah bisa jadi sangat terikat dengan situasi gelandang lainnya, Samuele Ricci: jika salah satu dari mereka pergi, maka yang lainnya kemungkinan besar akan dipertahankan oleh klub.
Penutup dan Harapan
Situasi transfer Yunus Musah ini menambah daftar panjang pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh manajemen AC Milan sebelum jendela transfer musim panas resmi ditutup. Keputusan akhir dipastikan akan sangat memengaruhi kedalaman lini tengah Rossoneri.
Mari kita nantikan apakah Trabzonspor bersedia memenuhi tuntutan harga dari Milan, atau apakah sang gelandang muda pada akhirnya akan tetap berseragam Merah Hitam dan berjuang membuktikan kapasitasnya di bawah arahan Ruben Amorim musim ini.





