Mario Gila mengonfirmasi bahwa minat AC Milan untuk merekrutnya telah berlangsung cukup lama dan ia sangat bahagia akhirnya bisa resmi bergabung.
Perekrutan bek tengah asal Spanyol ini dari Lazio awal bulan lalu disambut dengan antusiasme besar mengingat penampilan impresifnya di Serie A.
Kini publik menantikan di mana pelatih kepala Ruben Amorim akan menempatkan sang pemain dalam skema tiga bek andalannya.
Posisi yang paling alami baginya tampaknya adalah di sebelah kanan untuk mengambil alih tempat Fikayo Tomori, meskipun ia juga sangat piawai bermain sebagai palang pintu di area tengah.
Kesan Pertama dan Taktik Amorim

Gila menyapa para penggemar secara langsung di Milan Store di Via Dante hari ini dan menjawab berbagai pertanyaan dari para jurnalis yang hadir.
Berikut adalah beberapa poin penting dari wawancaranya mengenai kesan pertama di Milanello dan sistem taktik tim:
- Integrasi Cepat: Ia merasa sangat bahagia karena sejak awal kedatangannya, skuad Rossoneri terasa seperti sebuah keluarga besar yang sangat mendukung.
- Fasilitas Elite: Kebesaran klub dan fasilitas luar biasa di Milanello sukses membuatnya merasa takjub pada hari-hari pertamanya.
- Taktik Modern: Ia sangat menyukai gaya permainan Amorim yang menuntut penguasaan bola tinggi dan sangat mengandalkan ketahanan fisik.
- Siap Ambil Risiko: Sang pemain mengaku tidak takut dengan risiko taktik ofensif yang sering kali memaksa para bek bertahan untuk memenangkan duel satu lawan satu.
“Amorim dan saya banyak berbicara dan membandingkan ide tentang kesamaan cara pandang kami terhadap sepak bola modern.”
“Ia adalah salah satu sosok utama yang paling meyakinkan dan mendorong saya untuk pada akhirnya berani memilih tantangan di tempat ini.”
Dinamika Transfer dan Ikatan Tim

Di balik layar transfernya, Gila mengakui bahwa pelatih Massimiliano Allegri dan direktur Igli Tare sebenarnya juga sempat menginginkannya berada di Milan.
Namun seiring berjalannya waktu, Allegri pindah ke Napoli dan Tare juga tak lagi berada di klub, sehingga panggilan personal dari Amorim lah yang pada akhirnya menjadi penentu mutlak.
Setelah seluruh proses kesepakatan selesai, pemilik klub Gerry Cardinale juga secara khusus mengirimkan pesan sambutan hangat untuk menunggunya dengan tangan terbuka.
Mengenai proses adaptasi di ruang ganti, Gila mengungkapkan beberapa nama pemain yang langsung membuatnya merasa diterima dengan sangat baik:
- Sosok Pemimpin: Matteo Gabbia adalah pemain yang langsung merangkulnya dan diakui sebagai sosok pemimpin yang sangat penting di dalam tim.
- Dekat dengan Pemain Muda: Ia juga berhasil menjalin ikatan yang sangat baik dan sering menghabiskan waktu bersama para pemain muda seperti Francesco Camarda dan Davide Bartesaghi.
Sebagai penutup wawancara, Gila dengan jujur mengakui satu kelemahan terbesar yang masih harus terus ia perbaiki demi bisa menembus tim nasional Spanyol.
“Saya harus belajar mengelola tingkat kepercayaan diri yang terkadang berlebihan saat saya sedang bermain sangat baik agar bisa mengambil keputusan dengan jauh lebih tenang.”
Peningkatan kedewasaan dalam mengontrol emosi dan kepercayaan diri di atas lapangan ini dipastikan akan menjadi kunci penting bagi perkembangan kariernya bersama Rossoneri musim ini.





