Jendela transfer musim panas selalu menghadirkan momen emosional ketika seorang pemain harus mengemasi barang-barangnya dan mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan setimnya.
Drama perpisahan inilah yang baru saja dialami oleh Samuele Ricci di tengah persiapan skuad Rossoneri menjelang laga kandang kontra Venezia malam ini.
Pemain berposisi gelandang tersebut telah mendapatkan lampu hijau dari manajemen AC Milan tadi malam untuk segera merampungkan kepindahannya menuju Como.
Kabar ini selaras dengan laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano pada hari Kamis yang mengonfirmasi bahwa kesepakatan antara Milan dan Como telah tercapai sepenuhnya.
Operasi transfer ini menggunakan skema pinjaman dengan biaya awal sebesar €1,5 juta, di mana seluruh gaji pemain akan ditanggung penuh oleh kubu I Lariani.
Selain itu, terdapat klausul opsi pembelian senilai €22 juta yang masih bisa bertambah dengan berbagai bonus tambahan di masa mendatang.
Berikut adalah sorotan utama dari kepergian Samuele Ricci menuju Como:
- Restu Manajemen: Ricci telah secara resmi diizinkan meninggalkan kamp latihan Milan untuk menyelesaikan tes medis bersama klub barunya.
- Salam Perpisahan: Sang gelandang menyempatkan diri pamit secara langsung kepada seluruh pemain dan staf kepelatihan di Hotel Melia.
- Antusiasme Babak Baru: Ia mengaku sangat terkesan dengan sosok pelatih barunya, Cesc Fabregas, dan tak sabar untuk segera bekerja sama di Como.
Perpisahan Hangat di Hotel Melia
🚨 ESCLUSIVA – Ricci: “Milan, farò il tifo a distanza. Fabregas già mi ha colpito”‼️
Le parole ai microfoni di @Luca_Cilli 🎤
Il centrocampista ha salutato la squadra rossonera in ritiro, prossimo al trasferimento al Como⚽️#sportitalia #milan #como #ricci pic.twitter.com/ERb4LrXPt9
— Sportitalia (@tvdellosport) August 27, 2026
Tadi malam, Ricci terpantau melangkah keluar dari Hotel Melia, tempat di mana skuad asuhan Ruben Amorim sedang melakukan pemusatan latihan jelang laga melawan Venezia di San Siro.
Dalam momen emosional tersebut, ia sempat melayani beberapa pertanyaan singkat dari awak media Sportitalia yang kemudian dilansir oleh MilanNews.
Ketika ditanya apakah ia merasa nyaman selama berseragam Milan, Ricci memberikan jawaban yang sangat positif dan tulus.
“Tentu saja saya merasa nyaman, saya akan terus mendukung mereka dan saya mendoakan yang terbaik untuk mereka menjalani musim yang hebat,” ungkap Ricci.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa datang secara langsung untuk memberikan pelukan perpisahan kepada rekan-rekan setimnya sebelum benar-benar pergi.
“Itu adalah salam perpisahan yang menyenangkan, saya sempat nongkrong dengan mereka sebentar karena saya memiliki hubungan yang baik dengan semua orang,” tambah mantan kapten Torino tersebut.
Ricci menegaskan bahwa dirinya sangat bahagia bisa berpamitan secara pantas kepada seluruh pemain, staf kepelatihan, dan orang-orang yang bekerja keras di balik layar AC Milan.
Babak Baru Bersama Cesc Fabregas

Dalam kesempatan yang sama, Ricci juga sempat disinggung mengenai hasil undian Liga Champions yang menempatkan Milan di jalur pertandingan yang cukup menantang.
Dengan singkat namun penuh keyakinan, ia menyatakan bahwa meskipun jalannya akan sangat berat, mantan rekan-rekan setimnya pasti siap memberikan perlawanan maksimal di atas lapangan.
Fokusnya kini telah sepenuhnya beralih ke tantangan baru yang menantinya di Serie A musim ini di bawah asuhan legenda sepak bola, Cesc Fabregas.
Saat ditanya mengenai pertemuan perdananya dengan peracik taktik Como tersebut, Ricci sama sekali tidak bisa menyembunyikan rasa antusiasmenya.
“Dia memberikan kesan pertama yang sangat luar biasa kepada saya, dan saya sudah tidak sabar untuk bisa mengenalnya lebih jauh lagi,” tutupnya mengakhiri wawancara.





