BeritaProfil Pemain

Profil Alphadjo Cisse: Milanisti Sejati yang Rela Latihan Sendiri Demi Tembus Skuad AC Milan

×

Profil Alphadjo Cisse: Milanisti Sejati yang Rela Latihan Sendiri Demi Tembus Skuad AC Milan

Sebarkan artikel ini
Alphadjo Cisse
Alphadjo Cisse

Alphadjo Cisse terus mengukir kisah indahnya bersama AC Milan yang telah dimulai dengan sangat baik, namun ia tetap berhasil mempertahankan sikap rendah hatinya.

Surat kabar La Gazzetta dello Sport menulis bahwa dua gol Serie A yang dicetak Cisse ke gawang Torino dan Juventus sama sekali tidak mengubah kepribadiannya.

Ia juga tidak lantas bersikap jemawa dan merasa bahwa dirinya sudah benar-benar “berhasil” di level sepak bola tertinggi.

Pemain yang baru menginjak usia 19 tahun tersebut sangat menyadari bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk dibuktikan kepada publik San Siro.

Itulah sebabnya, pada minggu-minggu setelah penampilan memukaunya di Allianz Stadium, ia sama sekali tidak membiarkan fokusnya menurun sedetik pun.

Keluarganya dan agensi yang menaunginya, CAA Base, tentu tidak akan membiarkan kemerosotan kedisiplinan itu terjadi, meski sang pemain sebenarnya sudah tidak perlu diingatkan lagi.

Alphadjo memiliki pola pikir yang sangat matang dan telah menyadari bahwa pelatih Ruben Amorim tidak akan pernah menunjukkan belas kasihan.

Ia paham betul aturan bahwa jika Anda tidak berlatih dengan baik maka Anda tidak akan bermain, dan ia sangat berharap bisa kembali menembus starting lineup pada laga hari Sabtu ini melawan Lazio di Stadio Olimpico.

Pencetak Gol Terbanyak yang Nyaris Dipinjamkan

Photo: acmilan.com

Setelah tiga pertandingan pertama musim ini bergulir, ia secara mengejutkan muncul sebagai pencetak gol terbanyak Milan, mengungguli Goncalo Ramos dan deretan bintang lainnya.

Fakta ini sangat luar biasa jika kita mengingat kembali pada tiga minggu yang lalu di mana ia sepertinya ditakdirkan untuk dipinjamkan demi mendapatkan lebih banyak pengalaman.

Tidak ada kekurangan klub yang sangat antusias untuk mendatangkannya, tetapi gol pramusimnya ke gawang Manchester United di Wroclaw pada akhirnya meyakinkan Il Diavolo untuk mempertahankannya.

Kurangnya kebugaran pertandingan Christian Pulisic usai mengalami cedera di ajang Piala Dunia dan kepergian Rafael Leao juga turut membuka pintu kesempatan baginya untuk unjuk gigi.

Situasi ini membuatnya tampil sebagai starter di dua laga pertama dan memungkinkannya untuk kembali menjadi sorotan dalam pertandingan besar hari Senin dini hari di Turin.

Ia sukses merebut setiap peluangnya, dan kini pihak klub sedang membina perkembangannya dengan kesadaran penuh bahwa mereka memiliki sebuah harta karun kecil yang harus diperlakukan secara istimewa.

Kudeta Transfer dan Kerja Keras Tanpa Libur

Photo: acmilan.com

Selama bursa transfer Januari lalu, Hellas Verona sejatinya telah mencapai kesepakatan penuh untuk menjual sang talenta muda ke klub raksasa Belanda, PSV Eindhoven.

Kedua klub bahkan telah saling bertukar dokumen resmi, tetapi sebelum transfer tersebut dapat diselesaikan, CEO Giorgio Furlani dan direktur Geoffrey Moncada berhasil bermanuver mendahului langkah PSV.

Berikut adalah rincian manuver transfer dan pengorbanan yang dilakukan oleh sang pemain untuk mencapai posisinya saat ini:

  • Biaya Transfer: Memanfaatkan hubungan yang sangat baik dengan agensi CAA Base, Milan berhasil mengamankan jasanya dengan biaya €8 juta ditambah €2 juta dalam bentuk bonus.
  • Mimpi Milanisti: Kesepakatan ini sangat menyenangkan hati Alphadjo yang merupakan seorang pendukung Milan seumur hidup dengan mimpi besar mengenakan seragam merah-hitam.
  • Rela Menunggu: Ia langsung menerima tawaran tersebut dan setuju untuk tetap bersama Catanzaro dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025-26.
  • Latihan Ekstra: Meski sempat menderita cedera paha parah pada 7 Februari lalu, ia memilih untuk membatalkan liburannya pada bulan Juni dan Juli demi berlatih mandiri mengembalikan kebugarannya.

Kehidupan Sederhana dan Ambisi Derby

Photo: acmilan.com

Berkat kerja kerasnya, ia tiba di Milan dengan kondisi fisik yang sangat prima untuk menyambut dimulainya agenda pelatihan pramusim.

Cisse kini telah memiliki sebuah rumah di kota Milan dan mulai belajar untuk hidup mandiri sendirian jauh dari keluarganya.

Latar belakang keluarganya sangat sederhana; ayahnya, Sanoussy, bekerja sebagai buruh pabrik, sementara ibunya, Habibatou, adalah seorang pelayan di sebuah hotel di Venesia.

Mereka terus mengikuti perkembangan putra kesayangannya dari Treviso, sama seperti kakak perempuannya Aminata dan adik laki-lakinya Karamba yang kini bermain di tim yunior Treviso.

Kerja keras pemuda ini bahkan membuat Ruben Amorim sempat menyatakan bahwa ia sangat memujanya, sebuah ungkapan jujur yang langsung menjadi viral di berbagai media sosial.

Setelah melakoni debut Serie A bersama Verona saat melawan Inter pada 26 Mei 2024 lalu, ia kini sangat menantikan laga derby pada 31 Oktober mendatang untuk mengukir malam bersejarah lainnya.

Namun sebelum itu ada ujian berat melawan Lazio pada hari Sabtu ini, dan Alphadjo sama sekali tidak memiliki niat untuk berhenti mewujudkan mimpi-mimpi liarnya.

Pada laga di Turin kemarin ia sebenarnya jauh lebih suka merayakan golnya dengan sebuah kemenangan, tetapi gol balasan Federico Gatti di masa injury time sedikit merusak apa yang seharusnya menjadi malam yang sempurna.

🔴 Daftar Donatur Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Eko Bogor Rp 25.000
2. Ditto Rp 10.000
3. Andi Prasetya Rp 5.000
4. Diky Rp 5.000
5. Sumanto Semarang Rp 5.000

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumber daya finansial yang terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)