Setelah tiga tahun berturut-turut mencetak keuntungan, AC Milan akhirnya harus mencatatkan kerugian sebesar 25 juta Euro untuk pembukuan tahun finansial 2025/26.
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul banyak anggapan bahwa Milan lebih memprioritaskan laporan keuntungan kas ketimbang peningkatan performa di atas lapangan hijau.
Kekecewaan publik San Siro tersebut semakin menguat pada musim panas lalu menyusul keputusan kontroversial klub untuk menjual gelandang andalan mereka, Tijjani Reijnders.
Pemain asal Belanda tersebut sejatinya baru saja memperbarui kontrak, namun terpaksa dijual tepat saat manajemen membutuhkan pemasukan demi mencatatkan keuntungan tahunan.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Rincian Laporan Keuangan 2025/26

Melansir laporan terbaru dari Calcio e Finanza yang dilansir oleh MilanNews, kegagalan skuad Merah-Hitam untuk menembus kompetisi Liga Champions menjadi penyebab utama merosotnya pendapatan.
Kendati demikian, para penggemar tidak perlu merasa panik karena klub ditegaskan sama sekali tidak berada dalam bahaya berkat jaminan aset bersih senilai 199 juta Euro.
Berikut adalah rincian lengkap dari pembukuan dana yang memicu kerugian finansial pertama Rossoneri dalam tiga tahun terakhir:
- Penurunan Hak Siar: Absen di Liga Champions membuat pendapatan hak siar TV anjlok drastis 42,40% dari 154 juta Euro menjadi hanya 89 juta Euro.
- Total Pendapatan: Secara keseluruhan, klub mencatatkan penurunan pendapatan total sebesar 12% dari 494 juta Euro menjadi 433 juta Euro.
- Sektor Komersial & Pemain: Pendapatan komersial naik 5,9% melampaui 160 juta Euro, sementara manajemen hak pemain melonjak menjadi 100 juta Euro.
- Biaya Operasional: Manajemen berhasil melakukan efisiensi dengan menekan total biaya operasional turun sebesar 7% menjadi 443 juta Euro.
Pergeseran Prioritas RedBird
Menghadapi situasi kerugian ini, sangat jelas terlihat bahwa prioritas manajemen RedBird kini telah bergeser dan berani mengambil risiko untuk membelanjakan uang di sektor yang memang membutuhkan.
Kedatangan megabintang Goncalo Ramos diprediksi hanyalah permulaan dari serangkaian investasi mahal yang siap dilakukan oleh pihak manajemen demi mendongkrak prestasi tim di musim ini.





