Christopher Nkunku kini dipastikan akan tetap bertahan di AC Milan, bertolak belakang dengan berbagai laporan yang sebelumnya santer beredar.
Pelatih baru Ruben Amorim secara terang-terangan telah menganggap pemain asal Prancis tersebut sebagai sosok yang sangat ideal untuk mengisi lini serang timnya.
Nkunku sebelumnya didatangkan dengan biaya sekitar 37 juta Euro dari Chelsea pada bursa transfer musim panas tahun lalu.
Penandatanganan tersebut sempat menuai pertanyaan besar dari banyak pihak karena mantan pelatih Max Allegri sebenarnya menginginkan profil penyerang yang berbeda.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Ekspektasi Tinggi di Era Ruben Amorim

Meskipun sempat kesulitan untuk tampil konsisten pada awal kedatangannya, sang pemain pada akhirnya tetap berhasil menyarangkan delapan gol di sepanjang musim lalu.
Kini, berbagai rumor mengenai pintu keluar sang striker telah mereda dan berganti menjadi keyakinan bahwa ia adalah salah satu pilar pasti di dalam tim utama.
Menurut edisi terbaru Corriere dello Sport yang dilansir oleh MilanNews, Amorim sangat antusias untuk segera bekerja sama dengan Nkunku selama sesi pramusim.
Berikut adalah rincian peran taktis yang telah disiapkan untuk memaksimalkan potensi sang pemain di atas lapangan:
- Peran Spesifik: Pelatih asal Portugal tersebut berencana menempatkan Nkunku di posisi penyerang kiri, tepat di belakang ujung tombak Goncalo Ramos.
- Tandem Sehati: Sementara itu, posisi penyerang di sebelah kanan akan dipercayakan kepada bintang asal Amerika Serikat, Christian Pulisic.
- Trisula Andalan: Kombinasi tiga penyerang inilah yang diprediksi akan menjadi senjata utama racikan taktik Amorim di kompetisi musim depan.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport pada pagi ini juga semakin menegaskan bahwa trio penyerang tersebut merupakan susunan ideal yang ada di benak sang pelatih saat ini.
Publik Milanisti kini patut bersiap untuk kembali menyaksikan aksi memukau Nkunku dalam balutan seragam Merah-Hitam dengan peran yang jauh lebih krusial.





