Tidak ada lagi kedamaian di kubu Iblis Merah setelah terungkapnya keretakan hubungan yang semakin parah antara pelatih kepala Massimiliano Allegri dan CEO Giorgio Furlani.
Ketegangan antara kedua sosok penting ini dikabarkan bermula setelah sang direktur secara sepihak sama sekali mengabaikan permintaan sang pelatih pada bursa transfer musim dingin lalu.
Laporan terbaru dari surat kabar Il Giornale pagi ini membeberkan dinamika panas di ruang ganti yang bisa berujung pada perombakan besar-besaran di akhir musim.
Syarat Bertahan Allegri dan Kekecewaan Furlani
Massimiliano Allegri tampaknya tidak lagi bersedia bekerja di bawah bayang-bayang manajemen yang tidak memberikan dukungan penuh terhadap proyek teknisnya.
“Untuk bertahan, pelatih asal Livorno tersebut meminta otonomi dan hak bersuara dalam kampanye transfer, atau jika tidak ia akan mencari peluang di tempat lain (menjadi pelatih baru timnas Italia?).”
Di sisi lain, Furlani merasa sangat kecewa dengan performa tim yang dianggap gagal memanfaatkan keuntungan karena absennya AC Milan di kompetisi piala Eropa musim ini.
“Sang CEO Rossoneri justru mengharapkan Milan yang lebih kompetitif untuk memperebutkan scudetto mengingat mereka tidak bermain di kompetisi piala dan menuntut permainan yang lebih spektakuler.”
Sambil menantikan kepastian mengenai siapa yang akan menakhodai tim kesayangan kita musim depan, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Kandidat Pelatih Baru dan Perombakan Direksi
Kekecewaan Furlani membuatnya mulai melirik nama-nama pelatih potensial yang dianggap mampu membawa gaya permainan yang lebih menghibur bagi publik San Siro.
Berikut adalah rincian kandidat pelatih serta potensi efek domino yang bisa mengguncang kursi jajaran direktur olahraga saat ini:
- Vincenzo Italiano: Pelatih Bologna ini dikabarkan sudah menjadi pilihan utama Furlani sejak bursa transfer musim panas tahun lalu.
- Raffaele Palladino: Nama lain yang masuk dalam radar adalah pelatih yang saat ini sedang menunda penandatanganan perpanjangan kontrak bersama Atalanta hingga tahun 2029.
- Ancaman Posisi Igli Tare: Jika pemilik klub Gerry Cardinale memutuskan untuk mendukung penuh jalur Furlani, maka posisi direktur olahraga Igli Tare juga terancam dicopot.
- Masuknya Tony D’Amico: Manajemen dikabarkan telah memantau Tony D’Amico sebagai pengganti Tare karena sosoknya yang sangat menghargai kinerja pelatih Bologna tersebut.
Analisis Redaksi
Bocornya perselisihan antara Allegri dan Furlani ini semakin memperjelas mengapa performa tim di atas lapangan terlihat sangat tidak konsisten dalam beberapa bulan terakhir.
Sangat sulit bagi sebuah tim untuk memenangkan gelar juara jika pelatih dan pihak manajemen tidak memiliki visi yang sama dalam membangun kekuatan skuad di bursa transfer.
Tuntutan Allegri untuk mendapatkan otonomi transfer adalah hal yang sangat wajar bagi seorang pelatih bermental juara yang tidak ingin pekerjaannya disabotase oleh kebijakan finansial pelit dari petinggi klub.
Namun di sisi lain, keinginan Furlani untuk mendatangkan pelatih berkarakter menyerang seperti Italiano atau Palladino juga sangat sejalan dengan kerinduan suporter akan sepak bola yang indah dan atraktif.
Gerry Cardinale kini harus segera turun gunung mengambil keputusan tegas untuk memilih kubu mana yang akan didukung agar Milan tidak semakin terjerumus dalam kehancuran proyek olahraga yang tak berujung.





