Paolo Maldini: “Kami Ingin Locatelli Bertahan, tapi Dia Ingin Pergi!”

  • Whatsapp
Loca
Photo: Google

Berita AC Milan – Locatelli merupakan salah satu pemain yang sangat disayangkan kepergiannya oleh fans AC Milan. Tumbuh dan besar di tim primavera Milan, Locatelli pada musim panas 2019 secara resmi hijrah permanen ke Sassuolo.

Bersama Sassuolo, Locatelli berhasil menemukan sentuhan terbaiknya dan ia dianggap sebagai salah satu pemain Italia yang paling potensial saat ini. Performa mengkilapnya telah membuat Juventus pada musim panas kemarin memutuskan untuk meminjamnya dari Sassuolo dengan opsi beli permanen.

Bacaan Lainnya

Locatelli sendiri mencatatkan debut seniornya untuk AC Milan pada musim 2015/2016 silam. Karirnya di tim utama I Rossoneri mulai sulit tatkala Milan diambil alih oleh Yonghong Li yang melakukan belanja gila-gilaan saat itu, salah satunya merekrut Biglia dari Lazio dan Kessie dari Atalanta.

Dengan kondisi seperti itu, praktis Locatelli kesulitan untuk menembus skuad utama dan memaksanya hengkang ke Sassuolo pada musim panas tahun 2018 dengan status sebagai pemain pinjaman hingga akhirnya dipermanenkan Sassuolo pada akhir musim.

“Di bangku cadangan di Milanello, para eksekutif mengatakan kepada saya bahwa saya tidak lagi penting bagi mereka. Itu sangat menghancurkan hati saya, tetapi itu membantu saya, karena pada akhirnya saya juga perlu berubah.” tutur Locatelli pada Maret 2021 kepada channel Youtube resmi Sassuolo.

Namun pernyataan berbeda dilontarkan oleh Direktur Teknik AC Milan saat ini, Paolo Maldini. Il Capitano mengungkapkan jika manajemen telah meminta Locatelli untuk bertahan, namun sang pemain justru ingin pergi.

“Locatelli? Kami memintanya untuk tetap bertahan, tapi dia meminta untuk pergi. Di Milan hanya mereka yang termotivasi dan ingin bertahan yang bertahan.” ungkap Maldini kepada Calciomercato.

“Saya sangat senang dengan orang-orang yang tumbuh dewasa. Mereka memiliki ketersediaan yang besar, mereka memiliki keuletan, kualitas dan mereka percaya pada pekerjaan yang kami lakukan. Ketika ada rasa memiliki bisa dilihat (hasilnya).” tutupnya.

Manuel Locatelli tampil cukup mengecewakan dalam pertandingan Juventus vs AC Milan yang berkesudahan dengan skor 1-1. Ia tampak kuwalahan untuk berduel dengan motor lini tengah baru Milan, Sandro Tonali.

Bahkan, gol penyeimbang AC Milan yang dicetak oleh Ante Rebic berawal dari kegagalan Locatelli dalam mengawal pergerakan pemain Kroasia itu.

Pos terkait