Mengenal Rafael Leao, Si “Mbappe Cabang Portugal”

Leao
Photo: https://sportmob.com

Berita AC Milan – Rafael Leao menjadi salah satu pemain muda klub yang terus memperlihatkan peningkatan performa secara signifikan. Manajemen Rossoneri bahkan berniat memberikan pemain 22 tahun itu kontrak baru, dengan kenaikan gaji mencapai tiga kali lipat.

Ia dicap sebagai “Mbappe dari Portugal”, karena ia punya beberapa kesamaan dengan penyerang Timnas Prancis itu. Stefano Pioli juga memberinya peran yang mirip seperti Kylian Mbappe, yakni bermain sebagai winger baik di sisi kiri maupun kanan serangan.

Bacaan Lainnya

Leao merupakan salah satu pemain muda dengan prospek bagus yang dimiliki oleh klub. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini beritamilan.com bakal mengulas sedikit perjalanan Rafael Leao sejauh ini.

Sebelum gabung Rossoneri

Rafael Leao
Photos: sempremilan.com

Pemain yang memiliki darah negara Angola ini memulai karier sebagai pesepakbola di akademi Sporting CP sejak usia 9 tahun. Leao tampil di tim utama pada tahun 2018, masuk sebagai pemain pengganti dan bermain sekitar 20 menit.

Akan tetapi, beberapa bulan kemudian ia memutus kontraknya secara sepihak dengan Sporting CP. Ia menjadikan insiden penyerangan terhadap pemain dan staf oleh oknum penggemar sebagai alasannya memutus kontrak.

Setelah itu ia bergabung ke Lille secara gratis, tetapi pihak Sporting CP sempat menuntut Lille untuk membayar 45 juta euro kepada mereka. Namun, persoalan ini bisa diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak.

Sepanjang musim 2018/19, Leao tampil cukup baik dengan total delapan gol dalam 26 penampilan. Catatan tersebut membuat AC Milan akhirnya menebus pemain berkewarganegaraan Portugal itu seharga 23 juta euro di musim panas 2019.

Rafael Leao Di AC Milan

Rafael Leao
Photos: rossoneriblog.com

Leao sebenarnya merupakan mantan pemain andalan pelatih Marco Giampaolo sebelum dipecat oleh klub. Tetapi Stefano Pioli bisa memoles Leao untuk bisa bermain dalam skema permainannya di AC Milan sampai saat ini.

Di musim perdana bersama Rossoneri, Leao langsung diberi kepercayaan oleh Stefano Pioli untuk bermain di tim utama. Sebanyak 33 pertandingan sudah dijalani olehnya sepanjang musim 2019/20. Ia bahkan mencetak enam gol di Serie A saat itu.

Masuk ke musim berikutnya, Leao sukses mengantarkan AC Milan menjadi runner-up Serie A 2020/21. Bermain 30 kali di musim 2020/21, Leao konsisten dengan torehan enam gol yang dimiliki olehnya pada musim tersebut.

Lalu pada musim 2021/22 ini, performa pemain 22 tahun itu terus mengalami peningkatan dibandingkan musim-musim sebelumnya. Delapan gol sudah dikemas olehnya di Serie A sampai pekan ke-27, Leao tentu masih bisa menambah torehan tersebut sebelum kompetisi berakhir.

Setelah gagal membawa Rossoneri melaju ke fase gugur Liga Champions, Leao berharap dirinya bisa mempersembahkan gelar Scudetto atau Coppa Italia musim ini. Karena hanya dua kompetisi tersebut yang bisa dimenangkan oleh AC Milan pada musim 2021/22.

Kontrak pemain Portugal itu masih panjang, karena baru akan berakhir pada 2024 mendatang. Manajemen klub berharap Leao bisa terus berkembang, sekaligus membantu AC Milan memenuhi targetnya untuk beberapa tahun kedepan.

Pos terkait