Pertandingan sengit antara AC Milan dan Lazio di Stadio Olimpico menyisakan banyak catatan penting bagi tim asuhan Paulo Fonseca yang sedang dalam proses adaptasi.
Legenda Rossoneri sekaligus pengamat sepak bola, Billy Costacurta, memberikan pandangan tajamnya mengenai performa tim melalui kanal Sky Italia sesaat setelah laga usai.
AC Milan sempat mengalami kesulitan besar di awal babak pertama dan harus tertinggal lebih dulu dari tekanan tuan rumah yang sangat agresif.
Lazio bahkan sempat menggandakan keunggulan melalui aksi Tijjani Noslin yang membuat posisi Rossoneri terlihat hampir mustahil untuk bangkit malam itu.
Namun, serangkaian perubahan drastis dalam strategi dan pergantian pemain kunci berhasil membawa Milan mengamankan hasil imbang di menit-menit akhir.
Aksi memukau Diego Moreira dengan torehan dua golnya menjadi momen krusial yang membakar semangat para pendukung setia di tribun Curva Sud.
Analisis Perubahan Lini Pertahanan AC Milan

Costacurta menjelaskan secara detail bahwa terdapat perbedaan mencolok antara cara bertahan Milan di babak pertama dan babak kedua.
Ia menyoroti hilangnya koordinasi antar pemain bertahan yang membuat Lazio dengan mudah mengeksploitasi celah lebar di lini belakang.
“Pada babak pertama, Milan bertahan dengan skema lima pemain, namun hampir tidak ada hubungan yang terjalin antara bek tengah dan bek sayap,” ujar Costacurta.
Masalah komunikasi ini terjadi berulang kali di kedua sisi lapangan sehingga memberikan keuntungan besar bagi pergerakan ofensif para pemain Lazio.
Situasi mulai berbalik ketika memasuki paruh kedua pertandingan di mana Milan mulai menerapkan sistem penjagaan satu lawan satu yang lebih ketat.
“Di babak kedua, Rossoneri mulai bermain man-to-man, Gila berhasil meredam lawan yang paling berbahaya, dan tidak ada lagi kesalahpahaman karena mereka telah menemukan arah yang jelas,” tambahnya.
Evaluasi Taktik dan Pandangan Terhadap Masa Depan Tim

Meskipun berhasil mencuri poin, Costacurta menilai bahwa Milan masih memiliki pekerjaan rumah yang besar dalam hal kematangan taktik secara keseluruhan.
Ia menekankan bahwa memenangkan pertandingan membutuhkan waktu untuk menyempurnakan strategi baru yang sedang dibangun oleh tim teknis.
Berikut adalah beberapa poin utama dari evaluasi Costacurta mengenai kondisi perkembangan tim saat ini:
- Strategi: Pendekatan tim sebenarnya sudah cukup jelas, namun para pemain terlihat masih sedikit tertinggal dalam eksekusi taktik di lapangan.
- Keseimbangan: Saat kondisi tim tidak seimbang seperti di babak pertama, pemain dengan mobilitas tinggi seperti Musah sekalipun tidak akan mampu tampil maksimal.
- Evolusi: Tim ini membutuhkan waktu setidaknya beberapa bulan untuk melihat apakah mereka bisa tampil agresif tanpa harus menderita di lini pertahanan.
Selain membahas taktik tim secara kolektif, Costacurta juga sempat memberikan komentar singkat mengenai kemungkinan peran Luka Modric di masa depan.
“Saya pikir dia masih bisa sangat berguna, meskipun saya setuju bahwa Milan akan selalu membutuhkan tipe pemain yang bertenaga seperti Musah,” pungkasnya.
Dukungan penuh dari Milanisti diharapkan mampu menjadi bahan bakar tambahan bagi Rossoneri untuk terus berbenah demi meraih kejayaan yang dinantikan di akhir musim nanti.





