BeritaKonferensi Pers

Kejutan Taktik Ruben Amorim Jelang Lazio vs AC Milan

×

Kejutan Taktik Ruben Amorim Jelang Lazio vs AC Milan

Sebarkan artikel ini
Ruben Amorim
Ruben Amorim

 

Pelatih kepala AC Milan, Ruben Amorim, menuntut pasukannya untuk tampil jauh lebih agresif dibandingkan pekan lalu dalam lawatan krusialnya pada malam ini WIB.

Kemenangan di ibu kota Italia tersebut berpeluang membawa skuad Rossoneri merangsek naik ke puncak klasemen sementara, berkat torehan awal musim yang menjanjikan dengan koleksi tujuh poin.

Meskipun demikian, ujian maha berat dipastikan menanti armada Merah Hitam karena tim tuan rumah sejauh ini sukses menyapu bersih kemenangan sekaligus memimpin kompetisi bersama Roma dan Inter.

Perubahan Formasi dan Tuntutan Agresivitas Serangan

Juru taktik asal Portugal tersebut memutuskan untuk merombak susunan pemain inti yang sebelumnya hanya mampu mendulang hasil imbang melawan Juventus pada akhir pekan lalu.

Samuel Chukwueze kini diberikan instruksi khusus untuk menyisir sisi kanan sebagai bek sayap, sementara Adrien Rabiot ditarik sedikit ke dalam untuk beroperasi sebagai penyeimbang lini tengah.

Selain itu, Ruben Loftus-Cheek dan Alphadjo Cisse secara resmi ditugaskan untuk mengemban peran krusial sebagai gelandang serang guna membongkar rapatnya barisan pertahanan lawan.

Sesaat sebelum peluit panjang dimulainya pertandingan di Stadio Olimpico dibunyikan, sang pelatih menyempatkan diri berbicara kepada media penyiaran terkait alasan di balik perombakan skuadnya.

“Saya pikir kami membutuhkan kualitas di setiap area, kualitas saat menguasai bola.”

“Saya pikir kami bermain baik melawan Juventus dalam menjaga penguasaan bola, tetapi kami kurang berbahaya.”

“Kami tidak agresif di sepertiga akhir, dan kami membutuhkan pemain di antara lini: saya pikir kami kekurangan hal itu.”

“Jadi ini bukan hanya tentang kualitas pemain, ini tentang kualitas penempatan posisi di waktu yang tepat, di ruang yang tepat untuk menjadi berbahaya.”

“Kami telah melatih hal tersebut sepanjang pekan ini.”

Harapan Besar untuk Loftus-Cheek dan Evaluasi Sektor Tengah

Photo: acmilan.com

Terkait instruksi khususnya kepada barisan lini sentral, pelatih berusia 41 tahun itu memberikan evaluasi terbuka mengenai potensi besar yang diyakini tertanam di dalam skuadnya.

  • Target Kemenangan Mutlak: Raihan tiga poin penuh di markas lawan pada malam ini WIB merupakan syarat wajib untuk meruntuhkan dominasi tim tuan rumah.
  • Ancaman Rekor Sempurna: Skuad Elang Ibu Kota saat ini sedang berada dalam tren positif berkat keberhasilan mereka mengamankan seluruh kemenangan dari tiga laga pembuka liga.
  • Rotasi Lini Sentral: Posisi Yunus Musah sengaja diistirahatkan sementara waktu demi memaksimalkan ritme permainan Adrien Rabiot bersama maestro gaek asal Kroasia di pusat lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, mantan pelatih Sporting CP itu juga merinci ekspektasinya terhadap kualitas para gelandangnya.

“Sangat penting untuk selalu jujur kepada para pemain: ketika saya mengatakan sesuatu kepada media, itu karena saya sudah mengulangnya sepuluh kali kepada orang yang bersangkutan.”

“Saya tahu ini bukan pemandangan yang umum, tetapi saya pikir ini penting, dan saya pikir para pemain memercayai saya karena mereka tahu saya membuat pernyataan tertentu justru karena saya percaya pada kemampuan mereka.”

“Ambil contoh pemain seperti Loftus-Cheek: dia memiliki segalanya.”

“Dia kuat secara fisik, dia menggunakan kedua kakinya, dia kuat di udara, tetapi dia harus belajar untuk tetap terlibat dalam permainan selama sembilan puluh menit penuh.”

“Konsepnya sangat sederhana: dia harus memberikan dampak dengan kualitasnya di setiap momen dalam pertandingan.”

“Dia tidak bisa selalu bersentuhan dengan bola, tetapi dia harus lebih banyak terlibat di dalam permainan.”

“Hanya dengan berpartisipasi secara konsisten dia dapat membantu tim menjadi lebih kreatif dan benar-benar berbahaya di tiga puluh meter terakhir.”

“Dibandingkan dengan Musah, dia sedikit berbeda, juga karena kakinya: yang satu kidal, yang satu lagi menggunakan kaki kanan.”

Photo: acmilan.com

“Saya pikir Rabiot bukan hanya pemain yang sering bisa masuk ke area penalti, tetapi dia juga mampu mendikte tempo permainan.”

“Dia sangat berpengalaman, tahu bagaimana melakukan pergerakan yang tepat, dan juga bagus di sekitar kotak penalti.”

“Namun hari ini, saya percaya bahwa karakteristik Modric dan Rabiot akan sangat penting untuk mendukung Cisse dan Ruben Loftus-Cheek.”

“Sulit bagi saya untuk mencadangkan Musah, tetapi setiap pertandingan berbeda: terkadang kami harus melupakan penampilan pada pertandingan terakhir dan memahami bahwa ini adalah pertandingan yang berbeda, dengan karakteristik yang berbeda.”

“Itulah mengapa saya berpikir hari ini adalah pertandingan yang ideal untuk Rabiot.”

Melihat tingginya optimisme serta tuntutan taktik dari sang juru taktik, mampukah Il Diavolo Rosso mencuri poin penuh malam ini, yuk sobat pembaca setia Beritamilan segera bagikan prediksi skor dan analisis kalian di kolom komentar!