BERITAMILAN.COM – Sorotan tajam berita AC Milan hari ini membahas sikap tegas pelatih Ruben Amorim AC Milan. Sang juru taktik akhirnya memutuskan bahwa sudah waktunya untuk mengambil pendekatan keras setelah kekalahan menyakitkan dari Ferencvaros, dan ia kembali melayangkan rentetan kritik kepada timnya di pusat pelatihan Milanello kemarin.
Setelah meraih kemenangan besar nan emosional di Derby della Madonnina, banyak pihak berharap momen itu akan menjadi titik balik kebangkitan bagi Rossoneri. Namun ironisnya, euforia itu justru langsung diikuti oleh kekalahan memalukan 2-0 dari wakil Hungaria di San Siro, yang secara instan menempatkan kampanye Liga Europa mereka dalam risiko besar untuk tersingkir lebih awal.
Tidak Ada Lagi Pembelaan di Milanello
Amorim sama sekali tidak menahan diri dalam wawancara pasca-pertandingan, dengan sangat jelas menegaskan bahwa para pemain harus tampil jauh lebih baik baik saat sesi latihan maupun selama jalannya pertandingan. Setelah sebelumnya sering memasang badan untuk membela anak asuhnya dari cercaan media, kini ia memutuskan bahwa tim membutuhkan perlakuan yang jauh lebih keras.

Menurut laporan edisi hari ini dari harian bergengsi Corriere della Sera, yang dikutip oleh MilanNews, Amorim benar-benar “menghajar” mental para pemainnya di Milanello kemarin. Sang pelatih kepala secara khusus memilih untuk menggunakan bahasa yang sangat keras (“strong language”) untuk menegur tim, lebih keras dari sebelumnya, untuk memastikan pesannya benar-benar tersampaikan ke dalam benak para pemain.
Dalam pandangan Amorim, skuad AC Milan telah kehilangan “ambisi, konsentrasi, dan hasrat yang tepat” (“right ambition, concentration, desire“) dalam beberapa pertandingan musim ini.
Ketiadaan tiga elemen fundamental tersebut dinilai membuat tim akan sangat sulit untuk meraih kesuksesan taktis di atas lapangan hijau, tidak peduli sehebat apa pun skema yang coba diterapkan oleh staf pelatih.
Menuntut Respons Instan Lawan Genoa
Tentu saja, pelatih asal Portugal itu juga menyadari sepenuhnya bahwa ia sendiri masih bisa melakukan hal yang lebih baik. Poin introspeksi tersebut juga ia soroti secara terbuka kepada para pemain di Milanello. Namun, ia memberi penekanan tegas bahwa para pemain belum berbuat cukup untuk membuktikan diri pantas dan memenuhi standar tinggi dari seragam merah hitam yang mereka kenakan.
Oleh karena itu, sebuah respons yang kuat dan instan akan sangat dibutuhkan untuk kembali ke jalur kemenangan esok hari. Genoa akan menjadi lawan berikutnya di kancah liga domestik. Mengingat tim tamu sedang berada dalam performa yang sangat baik akhir-akhir ini, skuad Iblis Merah dipastikan membutuhkan penampilan yang jauh lebih ngotot dan meyakinkan untuk bisa mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.





