Ruben Amorim kini tengah berada di bawah tekanan besar untuk mengevaluasi komposisi skuad AC Milan setelah hasil yang kurang memuaskan baru-baru ini.
Kritik pedas datang dari jurnalis senior Andrea Longoni yang menyoroti performa dua pemain yang dianggap menjadi titik lemah dalam tim.
Kedua pemain tersebut adalah Ruben Loftus-Cheek dan Pervis Estupinan yang dinilai gagal memberikan kontribusi maksimal saat menghadapi Lazio.
Kritik Pedas untuk Ruben Loftus-Cheek dan Pervis Estupinan
Estupinan kembali menunjukkan bahwa dirinya sangat rentan melakukan kesalahan fatal terutama saat kehilangan fokus dalam menjaga area tiang jauh.
Di sisi lain, Loftus-Cheek yang memiliki atribut fisik luar biasa justru sering terlihat bingung dan gagal memberikan dampak nyata di lini tengah.

Longoni menegaskan dalam editorialnya bahwa waktu bagi Amorim untuk terus bereksperimen dengan kedua nama tersebut sudah resmi berakhir.
Waktu untuk eksperimen sudah berakhir. Siapa pun yang memutuskan untuk mempertahankan Estupinan dan Loftus-Cheek musim panas ini jelas salah. Mengakui hal ini sekarang adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Amorim harus belajar dari kesalahannya. Saran yang tidak diminta: memindahkan Saelemaekers kembali ke sayap kanan bisa membantu tim mendapatkan kembali keseimbangan.
Beberapa poin krusial perlu menjadi perhatian utama staf kepelatihan untuk memperbaiki stabilitas permainan Rossoneri di pertandingan mendatang.
- Lini Pertahanan: Estupinan wajib meningkatkan konsentrasi penuh agar tidak mudah dilewati oleh penyerang sayap lawan.
- Keseimbangan Tim: Peran Alexis Saelemaekers di sisi kanan dianggap bisa memberikan proteksi lebih baik dibandingkan opsi lainnya.
- Efektivitas Serangan: Meskipun Samuel Chukwueze tampil impresif melawan Juventus, keseimbangan antara menyerang dan bertahan tetap menjadi isu utama.
Menanti Jawaban Amorim di Pertandingan Melawan Benfica

Pertandingan krusial melawan Benfica pada hari Kamis dini hari WIB akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kecerdasan taktik sang pelatih.
Publik tentu ingin melihat apakah Amorim memiliki keberanian untuk memarkir pemain yang terus tampil di bawah standar demi kebaikan kolektif.
Kesimpulannya, Ruben Amorim harus segera mengambil langkah tegas dan belajar dari kesalahan sebelumnya agar AC Milan bisa kembali ke jalur kemenangan di sisa musim ini.





