Pergantian tampuk kepelatihan dari tangan Massimiliano Allegri menuju Ruben Amorim rupanya membawa dampak signifikan bagi status Alexis Saelemaekers di skuad utama.
Meski tidak sepenuhnya terbuang dari tim inti, posisi pemain sayap asal Belgia itu dipastikan tidak lagi seaman musim lalu.
Untuk posisi bek sayap kanan, pelatih Ruben Amorim kini lebih memprioritaskan tenaga Samuel Chukwueze sebagai pilihan utamanya.
Sementara itu, pergeseran perannya ke area gelandang serang juga mengharuskannya berhadapan dengan tingkat persaingan internal yang sangat ketat.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai situasi Alexis Saelemaekers di San Siro saat ini:
- Persaingan Ketat: Saelemaekers harus berjuang keras merebut menit bermain setelah posisinya tak lagi terjamin di bawah asuhan pelatih baru.
- Minat Atalanta: Klub asal Bergamo tersebut menjadikan sang pemain sebagai target utama setelah gagal merekrut penggawa Milan lainnya.
- Pilar Fleksibel: Ruben Amorim akhirnya memutuskan untuk mempertahankannya karena sangat menyukai kemampuan adaptasi taktik sang pemain.
Atalanta Kembali Gigit Jari

Menjelang penutupan bursa transfer musim panas ini, kubu Atalanta rupanya sempat melancarkan manuver senyap untuk membajak Saelemaekers dari San Siro.
Menurut laporan terbaru dari Calciomercato.com, upaya ini merupakan percobaan ketiga mereka setelah sebelumnya ditolak mentah-mentah saat mengincar Ardon Jashari dan Samuele Ricci.
Pihak manajemen klub asal Bergamo tersebut dilaporkan telah membuka komunikasi langsung dengan direksi Milan untuk menjajaki peluang transfer ini.
Namun, kubu Il Diavolo Rosso dikabarkan langsung menutup pintu negosiasi dengan sangat tegas tanpa memberikan ruang tawar-menawar sedikit pun.
Keputusan mutlak ini rupanya sangat dipengaruhi oleh penilaian internal tim pelatih yang sangat mengagumi etos kerja sang pemain.
Senjata Rahasia Ruben Amorim
Meski statusnya kini mungkin hanya menjadi pemain pelapis, Amorim rupanya sangat menyukai fleksibilitas Saelemaekers yang mampu bermain di berbagai area lapangan.
Kemampuannya untuk memberikan beragam opsi taktik di saat darurat menjadikan dirinya sebagai aset berharga yang pantang dilepas begitu saja ke klub rival.
Mengingat jendela transfer sudah memasuki fase-fase kritis, setiap kesepakatan untuk melepas sang pemain sejatinya harus bernilai sangat fantastis secara finansial.
Akan tetapi, manajemen Milan tampaknya benar-benar tidak memiliki niat sedikit pun untuk kehilangannya dengan harga berapa pun pada musim panas ini.
Terlebih lagi, penampilan super impresifnya saat turun dari bangku cadangan pada hari Jumat lalu semakin mempertegas statusnya sebagai kepingan penting di San Siro.





