Menjelang penutupan bursa transfer musim panas, saga perburuan gelandang baru Juventus justru menghadirkan sebuah plot kejutan yang cukup menarik bagi para pendukung AC Milan.
Raksasa asal Turin tersebut dikabarkan sedang mengalami krisis kedalaman skuad di lini tengah menyusul cedera mendadak yang menimpa Khephren Thuram.
Situasi pelik ini memaksa manajemen Bianconeri untuk segera memutar otak mencari bala bantuan baru di sisa waktu jendela transfer.
Namun, langkah mereka nyatanya sangat dibatasi oleh parameter finansial klub yang sedang tidak leluasa untuk belanja besar-besaran.
Berikut adalah poin-poin utama dari pergerakan transfer Juventus yang melibatkan mantan dan pemain aktif Rossoneri:
- Kessie Menolak: Tawaran kontrak dua tahun bernilai €3,5 juta per musim dari Juventus resmi ditolak mentah-mentah oleh Franck Kessie.
- Fofana Jadi Alternatif: Gelandang terbuang Milan, Youssouf Fofana, kini muncul sebagai target utama rencana cadangan bagi klub asal Turin tersebut.
- Skema Pinjaman: Mengingat kondisi keuangan yang ketat, Juventus kabarnya hanya sanggup mendatangkan Fofana dengan formula pinjaman di menit-menit akhir.
Kesepakatan dengan Franck Kessie Runtuh
Berdasarkan laporan terbaru dari surat kabar Gazzetta dello Sport, Franck Kessie yang saat ini berstatus bebas transfer sejatinya merupakan target impian Juventus musim ini.
Beberapa hari yang lalu, sebuah pertemuan krusial telah dilangsungkan secara langsung antara pihak klub dengan perwakilan mantan gelandang andalan Milan tersebut.
Dalam pertemuan itu, manajemen Bianconeri menyodorkan tawaran kontrak berdurasi dua tahun dengan iming-iming gaji sebesar €3,5 juta per musim.
Sayangnya, tawaran tersebut dinilai masih terlalu rendah sehingga langsung ditolak dengan tegas oleh pihak sang pemain asal Pantai Gading.
Juventus sendiri telah memberikan kejelasan bahwa mereka sama sekali tidak memiliki ruang finansial untuk menaikkan tawaran angka tersebut.
Oleh karena itu, surat kabar terkemuka Italia tersebut menyimpulkan bahwa operasi transfer Franck Kessie ke Turin kini bisa dipastikan telah runtuh sepenuhnya.
Youssouf Fofana Masuk Radar Rencana B

Kegagalan merekrut Kessie mau tidak mau memaksa manajemen Juventus untuk segera mengaktifkan rencana cadangan mereka sebelum bursa transfer resmi ditutup.
Pilihan mereka kini jatuh kepada sosok Youssouf Fofana, gelandang pekerja keras yang saat ini statusnya sedang dibekukan dari skuad utama AC Milan.
Kubu Rossoneri memang tengah berupaya keras untuk menjual pemain asal Prancis itu sebelum jendela transfer musim panas ini benar-benar berakhir.
Bagi Juventus, Fofana dianggap sebagai opsi darurat di menit-menit akhir yang sangat masuk akal baik secara kelayakan taktik maupun hitungan ekonomi.
Akan tetapi, masalah utama kembali muncul karena klub asal Turin itu diprediksi hanya sanggup mengajukan proposal peminjaman jika mereka gagal melakukan penjualan pemain dalam waktu dekat.
Milan tentu saja tidak akan menyukai formula pinjaman murni karena mereka jauh lebih memprioritaskan penjualan permanen untuk mendapatkan suntikan dana segar.
Meskipun demikian, manajemen Milan bisa saja terpaksa menerima tawaran tersebut jika sama sekali tidak ada peminat lain yang datang melamar Fofana.
Satu-satunya jalan tengah yang mungkin disepakati oleh kedua belah pihak adalah dengan menyisipkan syarat tertentu yang dapat dengan mudah memicu klausul kewajiban membeli di akhir masa pinjaman.





