Bukan rahasia lagi bahwa AC Milan sempat mempertimbangkan langkah kejutan untuk merekrut bek tengah baru di penghujung bursa transfer musim panas 2026.
Sayangnya, hingga tenggat waktu berakhir, manajemen Rossoneri urung mendaratkan satu pun tambahan amunisi ekstra di jantung pertahanan.
Sepanjang bursa transfer musim panas ini, sejumlah nama besar memang santer dikaitkan sebagai target potensial bagi skuad racikan Ruben Amorim.
Berikut adalah beberapa nama bek tengah yang sempat masuk dalam radar transfer AC Milan sebelum mercato resmi ditutup:
- Goncalo Inacio: Menjadi target prioritas yang terus didesak oleh Ruben Amorim hingga detik-detik akhir karena dinilai sangat cocok dengan skema pertahanannya.
- John Stones & Tiago Gabriel: Dua nama beken yang juga sempat dirumorkan akan merapat, meski pada akhirnya hanya Mario Gila yang resmi direkrut.
- Giorgio Scalvini: Nama terbaru yang terungkap sempat digoda oleh Milan pada menit-menit krusial penutupan bursa transfer.
Valuasi Tak Masuk Akal Atalanta

Kini, setelah hiruk-pikuk bursa transfer resmi berakhir, fakta baru mengenai upaya Milan untuk mendatangkan bek tangguh Atalanta tersebut perlahan mulai terungkap.
Berbicara dalam program siaran harian MilanVibes, jurnalis terkemuka Pietro Balzano Prota membeberkan dinamika langkah menit akhir Milan dan alasan utama mengapa kesepakatan itu kandas.
“Sebelum hari terakhir bursa transfer, AC Milan berusaha untuk mencari tahu apakah mereka memiliki potensi untuk mendaratkan Giorgio Scalvini, pemain yang memang dicari oleh Amorim,” ungkap Prota.
“Masalahnya bukan pada keinginan untuk menyelesaikan kesepakatan, melainkan pada valuasi Atalanta yang mematok harga melebihi angka €40 juta,” lanjut sang jurnalis memberikan penjelasan.
“Pada harga setinggi itu, dewan direksi AC Milan percaya bahwa mereka dapat menemukan pemain yang bahkan lebih cocok di pasar transfer saat ini dan di masa depan,” pungkasnya.
Laporan ini sangat sejalan dengan informasi dari pakar transfer Fabrizio Romano sebelumnya, yang menegaskan bahwa klub memang tidak bersedia menginvestasikan dana sebesar itu untuk satu orang bek tengah.
Keputusan ini menegaskan komitmen manajemen untuk berbelanja secara cerdas dan tidak gegabah dalam menuruti harga pasar yang tidak rasional.
Forza Milan Sempre!





