Meskipun rumor ketertarikan AC Milan terhadap gelandang asal Denmark, Morten Hjulmand, terus berhembus kencang, pihak klub dilaporkan sama sekali belum melakukan pergerakan nyata.
Sejak peresmian kedatangan pelatih Ruben Amorim di San Siro, wacana mengenai potensi reuni dengan mantan anak asuhnya di Sporting CP memang langsung mencuat ke permukaan publik.
Mari dukung terus langkah manajemen dengan menggunakan Kaos Milan Katun Anti Panas melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee secara langsung.
Klausul Khusus dan Evaluasi Internal Amorim
Kans kepindahan Hjulmand sejatinya cukup terbuka lebar mengingat sang gelandang memiliki klausul pelepasan khusus untuk tim-tim Eropa daratan.
Kendati parameter finansial tersebut dinilai menguntungkan bagi Casa Milan, ada beberapa faktor penentu yang membuat operasi transfer ini masih jalan di tempat:
- Diskon Klausul Rilis: Hjulmand diketahui bisa pergi pada musim panas ini hanya dengan menebus setengah dari nominal klausul pelepasannya untuk klub Liga Premier Inggris.
- Sikap Menunggu Pelatih: Ruben Amorim menegaskan bahwa ia ingin terlebih dahulu mengevaluasi kondisi dan kebutuhan skuad secara langsung sebelum meminta pemain baru.
- Prioritas Anggaran: Manajemen dilaporkan memiliki daftar prioritas lain di bursa transfer dan enggan membuang banyak dana untuk sektor gelandang.

Keheningan Total dari San Siro
Mengonfirmasi situasi yang ada, surat kabar asal Portugal A Bola (seperti yang dilansir oleh MilanNews) melaporkan pada hari ini bahwa belum ada satu pun langkah resmi yang diambil oleh kubu Merah-Hitam.
Hingga detik ini, baik pihak manajemen Sporting CP maupun perwakilan pemain itu sendiri belum mendengar kabar apa pun dari Rossoneri, apalagi menerima tawaran pembuka.
Keengganan AC Milan untuk jor-joran mendatangkan Hjulmand tidak lepas dari besarnya investasi yang telah mereka keluarkan untuk posisi serupa pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Klub merasa sektor tersebut saat ini sudah memiliki kedalaman yang cukup kompetitif.
Kini, para pendukung setia Rossoneri harus bersabar menanti hasil evaluasi pramusim Ruben Amorim. Keputusan akhir sepenuhnya bergantung pada apakah sang juru taktik merasa lini tengahnya benar-benar membutuhkan sosok Hjulmand, atau dana tersebut akan dialihkan untuk memperkuat sektor krusial lainnya.





