Youssouf Fofana menjadi salah satu nama yang sangat diharapkan AC Milan dapat segera menemukan klub baru pada fase akhir bursa transfer musim panas ini, dan ketertarikan nyata kini mulai berdatangan dari daratan Inggris.
Hingga saat ini, Fofana terus berlatih secara individu di Milanello, menunggu keputusan akhir terkait masa depannya. Gelandang asal Prancis tersebut secara definitif telah dikeluarkan dari rencana taktis pelatih Ruben Amorim dan diwajibkan mencari destinasi baru sebelum jendela transfer ditutup. Namun, masalah utamanya adalah belum ada tawaran besar yang benar-benar masuk.
Berikut adalah sorotan utama dari saga transfer Youssouf Fofana di San Siro:
- Latihan Terpisah: Fofana tidak masuk dalam skema Amorim dan harus berlatih sendirian di pusat pelatihan Milanello.
- Trio Liga Inggris: Brighton, Crystal Palace, dan Nottingham Forest saling sikut untuk mengamankan tanda tangannya.
- Banderol Diskon: Milan rela melepasnya di angka €15-20 juta demi menghindari kerugian modal pada pembukuan klub.
Brighton Masuk dalam Perburuan

Menurut pakar transfer Gianluca Di Marzio, yang juga dikonfirmasi oleh La Gazzetta dello Sport (melalui MilanPress), Brighton telah resmi memasuki perlombaan untuk mendapatkan mantan pemain AS Monaco tersebut dalam beberapa jam terakhir.
Ketertarikan dari Brighton ini menambah panjang daftar peminat dari Premier League. Sebelumnya, sesama klub kasta tertinggi Inggris, Crystal Palace dan Nottingham Forest, telah lebih dulu menyatakan minat yang serius terhadap gelandang bertahan berusia 27 tahun tersebut.
Menghindari Kerugian Finansial
Fofana saat ini masih terikat kontrak jangka panjang dengan Milan yang berlaku hingga Juni 2028. Karena alasan ini, manajemen Rossoneri meminta mahar sekitar €15-20 juta untuk merelakan kepergiannya. Angka ini sebenarnya lebih kecil daripada jumlah yang Milan bayarkan saat merekrutnya dua tahun lalu.
Meskipun dijual dengan harga diskon, nominal €15-20 juta sudah cukup untuk mencegah AC Milan mencatatkan kerugian modal (capital loss) pada laporan keuangan resmi klub.
Kini, patut ditunggu apakah permintaan harga dari manajemen Milan ini akan berubah atau diturunkan, mengingat bursa transfer akan resmi ditutup hanya dalam waktu satu minggu lagi. Pihak manajemen jelas menyadari risiko besar yang menanti: jika gagal terjual, mereka akan terjebak dengan pemain bergaji tinggi yang sama sekali tidak memiliki tempat di mata sang pelatih baru.





