Berita

“Ini AC Milan yang Berbeda!” – Fabio Capello Puji Mentalitas Skuad Asuhan Ruben Amorim

×

“Ini AC Milan yang Berbeda!” – Fabio Capello Puji Mentalitas Skuad Asuhan Ruben Amorim

Sebarkan artikel ini
Fabio Capello
Fabio Capello

Musim panas ini telah menjadi momen perubahan besar bagi AC Milan, dan pekerjaan mereka tampaknya belum sepenuhnya selesai dengan masih banyaknya urusan bisnis transfer yang harus diselesaikan.

Ada banyak pekerjaan yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas Milan di semua lini pada musim panas ini. Mulai dari level manajemen, komposisi skuad, hingga metode rekrutmen yang digunakan, Rossoneri tampil berbeda dalam banyak hal.

Berikut adalah sorotan utama dari analisis laga perdana AC Milan di bawah asuhan Ruben Amorim:

  • Identitas Baru Taktik: Skuad Milan sudah mulai menunjukkan pemahaman terhadap sistem permainan intensitas tinggi yang diminta oleh Ruben Amorim.
  • Transformasi Chukwueze: Penampilan Samuel Chukwueze dinilai telah berkembang pesat dibandingkan dengan kondisinya dua tahun lalu.
  • Lampu Kuning Pertahanan: Kelengahan di 15 menit terakhir laga menjadi catatan merah yang harus segera dievaluasi oleh tim pelatih.

Analisis Mendalam Fabio Capello

Kondisi harmonis dan aura positif skuad ini dibuktikan lebih lanjut dengan kemenangan tandang di laga pembuka musim, sebuah pencapaian yang sudah lama tidak terjadi bagi Rossoneri. Meskipun itu adalah perbedaan kecil, hal ini merepresentasikan sesuatu yang jauh lebih baik untuk prospek tim sepanjang musim.

Setelah kemenangan perdana mereka melawan Torino, mantan pelatih legendaris Fabio Capello memberikan analisisnya untuk La Gazzetta dello Sport. Ia menyoroti hal-hal baik, buruk, dan segala sesuatu di antaranya.

“Beralih ke AC Milan, kita sudah mulai melihat beberapa pengaruh Amorim, dimulai dengan babak pertama yang sangat intens. Rossoneri telah menunjukkan keinginan untuk menerapkan apa yang diminta oleh pelatih mereka: sebuah rencana permainan, untuk pertandingan yang sesungguhnya sejak awal.”

Capello juga memberikan apresiasi khusus untuk pemain sayap asal Nigeria yang tampil memukau di laga tersebut. “Berbicara tentang hal ini, Chukwueze tentu patut disebutkan, karena ia mengejutkan saya sebagai pemain yang sama sekali berbeda dari dua tahun lalu,” tambahnya.

Dampak ‘Para Tenor’ dan Alarm Pertahanan

mike maignan, adrien rabiot, rafael leao, christian pulisic, luka modric
mike maignan, adrien rabiot, rafael leao, christian pulisic, luka modric

Capello menekankan bahwa starting XI Milan pada awalnya tampil tanpa beberapa talenta utama mereka yang belum mencapai kebugaran penuh, seperti Christian Pulisic, serta Adrien Rabiot dan Luka Modric yang baru masuk dari bangku cadangan.

“Segera setelah ‘para tenor’ ini masuk, permainan Milan berubah, dan Rossoneri memimpin. Saya harus mengatakan bahwa dalam 15 menit terakhir, Torino memiliki empat peluang, siapa yang tahu jika mereka mencetak gol lebih awal… Ini adalah bel alarm pertahanan: kita tidak boleh membiarkan konsentrasi menurun, kita tidak boleh bersantai.”

Milan memang berhasil mencetak dua gol dalam sekejap, namun hal itu justru menyadarkan Torino bahwa sudah waktunya untuk bangkit. Tuan rumah menunjukkan bahwa mereka dapat memberikan lebih banyak tekanan dengan terus menyerang dan menciptakan peluang di akhir laga.

Secara keseluruhan, laga ini menjadi ujian pembuka yang sangat baik, di mana Amorim langsung dihadapkan pada realitas ketatnya Serie A sekaligus melihat potensi maksimal dari kedalaman skuadnya.

🔴 Bantu situs ini tetap bertahan dengan memberikan donasi terbaikmu ⚫

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Coky James Rp 30.000

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA Bisnis:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!