Berita

Awas Hantu Masa Lalu! Ini 5 Pertarungan Kunci yang Menentukan Nasib AC Milan di Markas Sassuolo

×

Awas Hantu Masa Lalu! Ini 5 Pertarungan Kunci yang Menentukan Nasib AC Milan di Markas Sassuolo

Sebarkan artikel ini
Skuad AC Milan
Skuad AC Milan

AC Milan akan kembali melanjutkan kampanye Serie A mereka pada malam ini dengan menghadapi Sassuolo, sebuah tim yang kerap menjadi batu sandungan dan memberikan kesulitan berarti bagi mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah jeda kompetisi selama tiga minggu, aksi liga domestik akhirnya kembali bergulir akhir pekan ini, dan lawatan ke markas Sassuolo tidak pernah menjadi pertandingan yang mudah bagi tim tamu mana pun.

Kubu Neroverdi telah lama menjadi duri dalam daging bagi Milan selama bertahun-tahun, dan mereka tentu berharap dapat melanjutkan tren positif yang baru-baru ini mereka raih saat menjamu Rossoneri.

Dalam hal berita tim terbaru, La Gazzetta dello Sport memprediksi bahwa pelatih Ruben Amorim akan menggunakan formasi empat bek sejajar yang menampilkan Matteo Gabbia dan Pervis Estupinan.

Yunus Musah diperkirakan akan mengisi lini tengah, sementara Diego Moreira akan memulai laga dari sisi sayap melebar untuk menyokong Christian Pulisic yang bermain tepat di belakang penyerang utama, Goncalo Ramos.

5 Duel Kunci Penentu Kemenangan

Pertandingan krusial ini dipastikan akan ditentukan oleh pemenang dari serangkaian duel individu di atas lapangan. Berikut adalah lima pertarungan kunci yang wajib dimenangkan oleh skuad Il Diavolo Rosso:

1. Domenico Berardi vs Pervis Estupinan

Kita mulai dari sosok pria yang harus dibungkam oleh Milan untuk meningkatkan peluang mereka meraih kemenangan: Domenico Berardi. Ia telah mencetak 12 gol hanya dalam 20 pertandingan Serie A melawan Diavolo.

Sepanjang sejarah kompetisi, hanya Silvio Piola (22 gol) dan Enrico Chiesa (14 gol) yang mencetak lebih banyak gol ke gawang Rossoneri (Antonio Di Natale, Carlo Reguzzoni, dan Stefano Nyers juga memiliki 12 gol). Ujian berat yang menanti Pervis Estupinan ini tidak hanya akan menentukan hasil akhir pertandingan, tetapi juga bisa mendefinisikan hierarki posisinya ke depannya. Pemain asal Ekuador itu diunggulkan untuk tampil sebagai starter di posisi bek kiri dan sangat diharapkan bisa memberikan performa yang jauh lebih penuh perhatian dibandingkan saat melawan Lazio. Ia juga baru saja pulih dari masalah lutut yang didapatnya saat jeda internasional, yang menjadi catatan penting lainnya untuk diperhatikan.

2. Goncalo Ramos vs Fedde Leysen

Di ujung lapangan yang lain, segala sesuatunya tampaknya mulai tersusun rapi bagi Goncalo Ramos untuk kembali meledak bersama Milan.

Ramos baru saja mencetak tiga gol dalam tiga penampilan terakhirnya sebagai starter bersama tim nasional Portugal, dan sepertinya rencana taktik Amorim adalah menempatkan seseorang bermain lebih dekat dengannya untuk meningkatkan kualitas suplai bola dan membuka lebih banyak ruang. Dengan hanya torehan satu gol dalam enam pertandingan sejauh ini, sang pemain rekrutan termahal klub ini akan sangat berharap bisa melanjutkan pesta golnya dari tugas internasional. Lawannya malam ini kemungkinan besar adalah Fedde Leysen, bek Belgia berusia 23 tahun yang direkrut Sassuolo dengan status pinjaman dari Union Saint-Gilloise pada bursa transfer musim panas. Ia telah menjadi starter di empat dari lima pertandingan liga dan memiliki satu assist atas namanya, tetapi ini bisa dibilang akan menjadi ujian terberatnya sejauh ini.

3. Adrien Rabiot vs Vasilije Adzic

Pemain muda lain yang sedang mencuri perhatian dunia lewat performa apiknya adalah Vasilije Adzic, yang telah mencetak tiga gol dalam tiga kali menjadi starter untuk Neroverdi. Ia juga berstatus pinjaman dari Juventus, dan berhasil mencetak gol kemenangan telat melawan klub induknya sebelum jeda kompetisi yang jelas menjadi tajuk utama pemberitaan. Lawan yang akan dihadapinya seharusnya adalah Adrien Rabiot, seorang pemain yang memiliki gaya bermain tidak terlalu berbeda mengingat kegemaran mereka berdua melakukan pergerakan menusuk ke dalam kotak penalti. Pemain asal Prancis itu telah berkontribusi atas empat gol bagi Diavolo, dan di tengah pembicaraan mengenai potensi perpanjangan kontrak yang akan segera datang, segalanya menunjuk pada upayanya untuk melampaui catatan angka impresifnya di tahun pertamanya.

Christian Pulisic
Christian Pulisic

4. Christian Pulisic vs Nemanja Matic

Akan tersaji duel yang sangat menarik di area sentral lapangan antara Nemanja Matic dan Christian Pulisic.

Gelandang asal Serbia itu akan berduel dengan playmaker Amerika (berdarah Kroasia) dari posisi lini tengah yang lebih dalam, dengan harapan mampu membatasi pengaruh Pulisic di area berbahaya tepat di luar kotak penalti. Hal yang akan sangat menarik untuk dinantikan adalah apakah Pulisic akan diberikan kebebasan penuh atau bahkan instruksi khusus untuk maju dan bermain sejajar dengan Ramos, dan apakah manuver itu akan membawa bek tengah Kroasia, Duje Caleta-Car, ikut terlibat ke dalam situasi tersebut sebagai rekan duet Leysen di jantung pertahanan.

5. Diego Moreira vs Simone Cinquegrano

Simone Cinquegrano dijadwalkan menjadi bek kanan utama bagi Sassuolo, yang berarti duel sengit dengan Diego Moreira sudah ada di depan mata. Cinquegrano memang telah beradaptasi dengan baik dalam peran utamanya di kasta tertinggi di bawah asuhan Alberto Aquilani, namun bek Italia berusia 22 tahun itu belum pernah menghadapi seseorang yang seberbahaya Moreira.

Berbicara tentang talenta Belgia tersebut, ia telah mengoleksi tiga gol untuk Diavolo sejak kedatangannya yang mahal dari Strasbourg, termasuk di putaran terakhir melawan Lecce, yang merupakan pertandingan pertamanya di San Siro. Setelah menunjukkan tanda-tanda cerah lebih lanjut pada tugas internasional, Moreira seharusnya akan mendapatkan penampilan sebagai starter untuk kedua kalinya malam ini.

Tembok Terakhir di Stadion Mapei

Pertandingan malam ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa, melainkan sebuah ujian mentalitas yang sesungguhnya bagi skuad asuhan Ruben Amorim. Stadion Mapei telah sering kali menjadi kuburan bagi harapan Rossoneri di masa lalu, dan malam ini, di bawah guyuran tekanan kompetisi yang semakin memanas, AC Milan harus membuktikan bahwa mereka memiliki darah juara yang mengalir di setiap lini.

Hanya dengan memenangkan kelima duel kunci inilah, armada Merah Hitam bisa mematahkan kutukan Mapei dan kembali pulang ke San Siro dengan kepala tegak sebagai penantang serius gelar Scudetto musim ini!

DAFTAR DONATUR BERITAMILAN.COM BULAN INI

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. David Togar Rp 88.888

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumber daya finansial yang terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!