Awal musim Milan di Serie A terbilang bagus, setelah Rossoneri mengalahkan Atalanta 3-2 di San Siro pada pekan ketujuh.
Dengan 15 poin dari tujuh laga, Milan sementara masuk empat besar, tetapi itu belum jadi awal terbaik dalam beberapa tahun.
Awal Musim Milan: Menang 3-2 Setelah Sempat Unggul 3-0
Kemenangan atas Atalanta awalnya tampak nyaman dan meyakinkan, karena Milan unggul 3-0 sebelum satu jam berlalu. Namun, kebangkitan La Dea di akhir laga membuat pertandingan berakhir menegangkan. Milan akhirnya bertahan.
Itu kemenangan keempat Milan di Serie A musim ini. Anak asuh Ruben Amorim naik ke 15 poin dari tujuh laga dan sementara menempati empat besar. Awal yang bagus, tetapi bukan yang terbaik. Dalam delapan musim terakhir, awal musim ini hanya menempati peringkat kelima.
Perbandingan Awal Musim Milan dalam Delapan Musim Terakhir

Berikut perolehan poin Milan setelah tujuh laga pertama di Serie A pada tiap musim:
- 2021-22 (Pioli): 19 poin, musim yang berakhir dengan Scudetto.
- 2023-24 (Pioli): 18 poin.
- 2020-21 (Pioli): 17 poin.
- 2025-26 (Allegri): 16 poin.
- 2026-27 (Amorim): 15 poin, peringkat kelima terbaik.
- 2022-23 (Pioli): 14 poin.
- 2024-25 (Fonseca): 11 poin.
- 2019-20 (Giampaolo): 9 poin.
Artinya, awal musim Milan kali ini lebih baik dari era Stefano Pioli pada 2022-23, Paulo Fonseca pada 2024-25, dan Marco Giampaolo pada 2019-20. Namun, Milan memulai musim lalu dengan lebih baik bersama Massimiliano Allegri, dan juga di empat musim yang dilatih Pioli.
Amorim Jadi Pelatih Ketiga yang Belum Kalah di Tujuh Laga Awal
Amorim (empat menang, tiga imbang) juga menjadi pelatih ketiga dalam sejarah Milan yang belum terkalahkan di tujuh laga pertamanya di Serie A. Sebelumnya ada Hector Puricelli pada 1955 (tiga menang, empat imbang) dan Luis Carniglia pada 1963 (empat menang, tiga imbang).
Dengan awal musim Milan yang solid dan rekor tak terkalahkan Amorim, Rossoneri punya modal bagus untuk terus menanjak.





