Andriy Shevchenko: Milan Adalah Rumah Kedua Saya!

Andriy Shevchenko
Photo: Getty Images/Alessandro Sabattini

Berita AC Milan – Legenda klub, Andriy Shevchenko mengakui bahwa Milan dan Italia merupakan rumah kedua baginya. Sebab dirinya merasa kota Milan memiliki orang-orang yang ramah terhadapnya selama ini.

Andriy Shevchenko dan AC Milan beberapa waktu lalu mengumpulkan dana dengan cara menjual jersey khusus yang dikenakan di final Liga Champions 2003. Dana hasil penjualan jersey tersebut sudah terkumpul lebih dari 340 ribu euro dan bakal digunakan untuk membantu korban perang di Ukraina.

Bacaan Lainnya

Dalam wawancaranya bersama Il Corriere Dello Sport, Shevchenko mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penggalangan dana tersebut. Pria berumur 45 tahun itu juga memberikan apresiasi kepada orang-orang Italia yang mendukungnya untuk mencari dana agar bisa diberikan kepada korban perang.

“Respon orang-orang Italia mengenai hal tersebut luar biasa. Lewat GoFundMe, kami sudah mengumpulkan 343.764 euro untuk diberikan kepada Palang Merah. Nantinya dana tersebut bakal dibelanjakan untuk peralatan medis, obat-obatan serta makanan,” ujar Shevchenko kepada Il Corriere Dello Sport.

“Sebagian dana datang dari Yayasan Milan. Sebab mereka telah menjual replika jersey yang kami gunakan di Manchester ketika memenangkan Liga Champions tahun 2003 lalu,”

“Seorang teman bernama Giorgio Armani memanggil saya, dan membantu cukup banyak dalam aksi tersebut. Saya sudah berbicara dengan walikota Florence dan Milan. Saya harap bisa mengumumkan sesuatu yang spesial beberapa hari ke depan,”

“Milan dan Italia sudah seperti rumah kedua bagi saya. Milan merupakan kota yang ramah. Saya yakin kota ini bakal menyambut para pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina dengan baik. Kebanyakan dari mereka merupakan anak-anak, wanita dan orang tua. Sebab orang-orang berusia 18-60 tahun tidak diperkenankan pergi dari Ukraina.” tutup Andriy Shevchenko.

Awal tahun 2000-an, Andriy Shevchenko merupakan sebuah fenomena untuk sepakbola Italia dan Eropa. Didatangkan AC Milan dari Dynamo Kiev, Shevchenko menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa itu.

Bersama Milan ia beberapa kali menjadi topskorer Serie A serta sukses memenangkan Scudetto, Coppa Italia, Liga Champions dan penghargaan pribadi Ballon D’or tahun 2004. Secara tidak langsung, Shevchenko telah mengharumkan kompetisi Serie A dan juga Italia di kancah sepakbola dunia.

Andriy Shevchenko tentu merasa sangat sedih karena tanah airnya saat ini sedang dibombardir oleh militer Rusia. Ia tidak dapat membantu banyak dalam perang, akan tetapi Shevchenko bisa memanfaatkan popularitasnya untuk menggalang dana agar bisa diberikan ke korban perang.

Semoga saja perang antar negara ini bisa cepat selesai, karena tidak ada manfaat yang bisa diambil dari pertumpahan darah tersebut. Doa-doa terbaik jelas diberikan dari penggemar AC Milan, pencinta sepakbola dan juga masyarakat dunia untuk kedamaian Ukraina dalam waktu dekat.

Pos terkait