Andriy Shevchenko: “Ibu dan Adikku Masih di Ukraina!”

Vladimir Putin Andriy Shevchenko

Berita AC Milan – Ukraina masih terus bergejolak seiring agresi militer yang dijalankan oleh presiden Rusia, Vladimir Putin. Kondisi negeri Eropa Timur ini sedang dalam kekacauan dan legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, sedang menyerukan agar perang segera diakhiri.

Shevchenko yang kini berusia 45 tahun telah menghabiskan delapan tahun karirnya sebagai pemain AC Milan. Pada awal musim ini ia kembali ke Serie A sebagai pelatih bersama Genoa dari bulan November 2021 hingga Januari 2022.

Bacaan Lainnya

Pria yang akrab disapa Sheva itu membacakan pesan video yang diputar di San Siro sebelum semifinal Coppa Italia antara Milan dan Inter yang berlangsung dini hari kemarin.

“Saya sangat bangga menjadi orang Ukraina. Ini adalah momen yang sangat sulit bagi negara saya, rakyat saya, keluarga saya,” tutur Shevchenko dinukil dari Sky Sport UK.

“Ibu dan saudara perempuan saya berada di Kyiv saat ini, dan hal-hal buruk telah terjadi di sana. Orang-orang sekarat, anak-anak sekarat, misil mengarah ke rumah kami.

“Kita perlu menghentikan perang ini, kita perlu menemukan cara untuk menghentikan perang.”

Shevchenko menegaskan dia telah mencoba berkali-kali untuk meyakinkan keluarganya untuk mengungsi setelah Rusia menyerbu, tetapi mereka menolak.

“Ibu dan saudara perempuan saya, seperti kebanyakan orang Ukraina, menolak untuk pergi, mereka tetap berjuang, untuk kebebasan kita, untuk jiwa kita.

“Kami adalah orang-orang yang bersatu, dan pada saat ini sebuah negara bersatu. Ada banyak bantuan di sekitar; keluarga mencoba untuk berbagi makanan dengan tentara, untuk membantu pasukan.

“Ini salah satu momen tersulit dalam sejarah Ukraina, tetapi orang-orang benar-benar bersatu, karena kami menginginkan kebebasan, dan untuk mempertahankan rumah kami.

“Kami memiliki pengungsi, kami membutuhkan bantuan kemanusiaan. Kami membutuhkan dukungan medis, dukungan makanan. Rasanya saya bisa melakukan banyak hal di sini, dan saya akan melakukannya.” tutup sang legenda.

Pos terkait