Stadion San Siro yang biasanya menjadi benteng angker bagi lawan, mendadak berubah menjadi panggung penuh nestapa bagi AC Milan saat menjamu wakil Portugal dalam laga pembuka kompetisi Eropa.
Harapan tinggi untuk memulai kampanye benua dengan kemenangan manis justru berujung pada kekecewaan mendalam bagi puluhan ribu Milanisti yang hadir langsung di tribun.
Malam yang Sulit di San Siro
Milan memasuki pertandingan Liga Europa pertama musim ini dengan ambisi besar untuk memberikan pernyataan tegas di San Siro melawan Benfica.
Namun, satu-satunya pernyataan yang mereka buat adalah catatan negatif saat tim tamu pulang dengan kemenangan 2-0 yang meyakinkan.
Benfica secara layak unggul lebih dulu ketika Dodi Lukébakio melepaskan tembakan pada menit ke-16 setelah sempat mengancam dari area yang sama semenit sebelumnya.
Jakub Kamiński mengubah skor menjadi 2-0 di awal babak kedua dengan penyelesaian akhir yang tenang melalui skema serangan balik.
Setelah itu, tim asuhan Marco Silva berhasil menjaga jarak dengan Rossoneri dan mempertahankan keunggulan mereka hingga laga usai.
Alexis Saelemaekers berbicara kepada Sky sesaat setelah pelatih kepala Ruben Amorim memberikan penilaiannya mengenai malam yang sulit di depan lebih dari 65.000 penggemar.
Analisis Alexis Saelemaekers
Gelandang asal Belgia tersebut mengakui bahwa persiapan yang dilakukan tim sebenarnya sudah maksimal, namun ada elemen krusial yang hilang saat bertanding.
Saya pikir kami mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan ini, tetapi kami kekurangan determinasi dan keberanian. Kini kami harus duduk bersama pelatih untuk memahami apa yang salah dan memastikan kami tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Statistik menunjukkan bahwa Milan kini telah melewati lima pertandingan tanpa mencetak gol di babak pertama.
Banyak tim sekarang di babak pertama saling mempelajari satu sama lain untuk melihat bagaimana formasi mereka, tetapi itu tidak benar-benar berhasil bagi kami dalam pertandingan terakhir. Kami tidak punya alasan, kami adalah Milan dan kami harus mencetak gol. Kami harus bekerja lebih keras dan memastikan kami tidak terus mengulangi kesalahan ini.
Komitmen untuk Berbenah
Saelemaekers juga menanggapi situasi pribadinya yang sering bermain di posisi yang berbeda-beda dan jarang menjadi starter utama.
Bekerja. Itulah satu-satunya kata yang bisa saya katakan kepada Anda. Saya harus bekerja setiap hari untuk layak mendapatkan tempat saya. Hal yang penting bukanlah situasi saya, melainkan grup, tim, dan kemenangan. Kita semua harus bekerja sama, dan saya harus bekerja untuk mencoba mendapatkan posisi saya kembali.
Berikut adalah beberapa poin penting dari performa Milan semalam:
- Masalah Utama: Kurangnya determinasi dan kegigihan di lapangan meskipun persiapan sudah matang.
- Statistik Buruk: Lima pertandingan beruntun tanpa gol di babak pertama menjadi alarm bagi lini serang.
- Visi Pemain: Pentingnya kerja keras kolektif di atas kepentingan individu pemain.
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi armada Rossoneri yang tengah mencari konsistensi di bawah arahan strategi yang baru.
Melalui kegelapan di San Siro ini, terpancar urgensi untuk melakukan introspeksi mendalam guna memulihkan martabat sang raksasa Italia di kancah kontinental.





