Kabar mengejutkan datang dari saga transfer Santiago Gimenez. FC Porto dilaporkan telah mundur dari meja negosiasi dan membatalkan rencana mereka untuk merekrut penyerang asal Meksiko tersebut dari AC Milan.
Gimenez diketahui telah pulih sepenuhnya dari cedera yang menderanya saat pergelaran Piala Dunia dan kini tengah menanti kejelasan terkait masa depannya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa pelatih kepala Ruben Amorim sangat terbuka untuk membiarkannya pergi, terutama setelah kedatangan Goncalo Ramos yang memecahkan rekor transfer klub.
Berikut adalah sorotan utama dari batalnya kesepakatan transfer Santiago Gimenez:
- Tawaran Ditolak: Milan menolak mentah-mentah proposal awal Porto yang hanya bernilai 15 juta Euro.
- Tuntutan Milan: Rossoneri menginginkan skema pinjaman berbayar dengan kewajiban tebus di angka 20 hingga 25 juta Euro demi meminimalisir kerugian.
- Porto Mundur: Pihak Porto telah menghentikan komunikasi dan mulai mengalihkan fokus pada target penyerang lain.
Valuasi Finansial yang Terlalu Jauh
Berbagai sumber sebelumnya telah mengklaim bahwa Milan menolak tawaran awal Porto, yang berupa pinjaman dengan opsi pembelian yang ditetapkan pada angka 15 juta Euro. Opsi tersebut sejatinya dapat berubah menjadi kewajiban wajib beli setelah mencapai target individu tertentu.
Namun, proposal tersebut sama sekali tidak meyakinkan manajemen Rossoneri, yang menganggapnya sangat tidak cukup. Pihak Milan secara tegas menginginkan pinjaman yang dibayar (paid loan) di muka, dan klausul pembelian harus berada di angka 25 juta Euro, atau setidaknya di batas minimal 20 juta Euro.
Sikap keras kepala Milan ini sangat beralasan. Mengingat mereka membeli Gimenez dengan harga 32 juta Euro pada bulan Januari tahun lalu, manajemen tentu ingin meminimalisir kerugian finansial dari penjualan sang pemain.

Porto Alihkan Fokus ke Target Lain
Penolakan tegas dari kubu Rossoneri ini pada akhirnya telah mendinginkan, setidaknya untuk saat ini, kemungkinan kepindahan Gimenez ke Portugal. Surat kabar terkemuka di Portugal, O Jogo, melaporkan bahwa klub tersebut telah secara resmi memutuskan negosiasi.
“Klub Portugal tersebut telah memutuskan negosiasi dan, hingga hari Rabu, sama sekali tidak ada perkembangan baru mengenai pemain asal Meksiko itu.”
Manajemen Porto yang dipimpin oleh André Villas-Boas, dikabarkan tidak ingin membuang waktu lebih lama lagi. Mereka kini telah mulai menjajaki dan mengeksplorasi alternatif lain di bursa transfer, dengan tujuan utama untuk segera menyediakan penyerang tengah baru bagi skuad asuhan pelatih Francesco Farioli.





