Upaya AC Milan untuk melepas Rafael Leao tampaknya masih jauh dari kata usai. Menjelang penutupan bursa transfer, nama klub raksasa Inggris, Chelsea, secara mengejutkan kembali muncul sebagai destinasi potensial bagi sang bintang asal Portugal.
Menyusul kesepakatan 50 juta Euro (plus bonus) dengan Strasbourg untuk bek sayap Diego Moreira, total pengeluaran belanja musim panas Rossoneri kini telah melampaui angka 150 juta Euro. Dengan waktu tersisa kurang dari dua minggu sebelum jendela transfer ditutup, manajemen kini berada di bawah tekanan besar untuk segera menghasilkan dana segar dari penjualan pemain.
Berikut adalah sorotan utama dari rumitnya situasi transfer Rafael Leao saat ini:
- Tarik Ulur Harga: Milan bersedia menurunkan banderol Leao menjadi 40-45 juta Euro, namun Galatasaray masih bertahan di tawaran 35 juta Euro.
- Skenario Chelsea: Agen tengah merancang manuver ambisius untuk menjadikan Leao sebagai suksesor Pedro Neto di Chelsea.
- Pertemuan Bos RedBird: Leao dijadwalkan akan mengadakan pertemuan krusial dengan Gerry Cardinale pada hari Kamis untuk membahas nasibnya.
Rumitnya Negosiasi dan Sikap Galatasaray

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, persoalan mengenai masa depan Leao saat ini merupakan sebuah urusan yang sangat rumit, yang semakin diperumit oleh persaingan kepentingan dari berbagai agen serta perantara. Sempat ada pembicaraan dengan AS Roma mengenai sang pemain sayap, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil apa pun.
Leao sendiri dikabarkan masih menahan diri untuk menunggu adanya lowongan tawaran dari Liga Premier, sebuah sikap yang membuat para penggemar Galatasaray berada dalam status digantung. Penyerang berusia 27 tahun itu mungkin akan bertemu dengan Gerry Cardinale minggu ini, mengingat bos RedBird tersebut diperkirakan akan kembali ke Italia pada hari Kamis. Namun, apa pun hasil pertemuannya, Leao dipastikan sudah tidak masuk dalam rencana skuad Ruben Amorim.
Sementara itu, klub asal Turki tersebut sejauh ini belum menaikkan tawaran awal mereka sebesar 35 juta Euro (termasuk bonus) yang diajukan melalui seorang perantara terkenal, di mana tawaran itu sebelumnya telah ditolak oleh Milan. Rossoneri kini bersedia melunak dengan menurunkan harga yang diminta menjadi 40-45 juta Euro. Namun, Galatasaray justru menunda-nunda langkah mereka, mungkin karena merasa sedang berada di atas angin.
Efek Domino Pedro Neto ke Chelsea

Sikap pasif yang ditunjukkan oleh Galatasaray terbilang sebagai sebuah strategi yang sangat berisiko. Pasalnya, di saat yang bersamaan, agen lain tengah mencoba merancang sebuah manuver yang sangat ambisius dan sarat akan nuansa Portugal: mengirim Leao ke Chelsea.
Skenario transfer liar ini dirancang untuk menjadikan Leao sebagai pengganti rekan setimnya di tim nasional Portugal, Pedro Neto, yang saat ini sedang gencar dirayu untuk hengkang oleh Al-Hilal dan Manchester City.
Apakah manuver tingkat tinggi ini akan berhasil? Waktu terus berjalan menuju hari penutupan bursa, dan baik Leao maupun Milan saat ini sedang berpacu dengan waktu dalam status menunggu. Bahkan, tidak ada yang tahu pasti, tawaran uang besar dari Arab Saudi bisa saja kembali masuk ke dalam radar pada menit-menit akhir.





