Berita

Kritik Tajam Fabio Capello: AC Milan Telah Kehilangan Jiwa Sepak Bola Italia

×

Kritik Tajam Fabio Capello: AC Milan Telah Kehilangan Jiwa Sepak Bola Italia

Sebarkan artikel ini
Fabio Capello
Fabio Capello

Dalam beberapa tahun terakhir, telah banyak diperdebatkan apakah AC Milan telah kehilangan jiwa tradisional mereka, dan Fabio Capello tampaknya setuju dengan logika tersebut.

Bukanlah hal yang baru dalam dunia sepak bola jika sebuah klub pada akhirnya memutuskan untuk menjauh dari tradisi masa lalu mereka.

Entah itu soal perubahan logo lama, gaya bermain, atau cara sebuah tim dibangun, setiap kesebelasan pasti akan terus berevolusi secara konstan.

Namun, langkah radikal semacam itu tentu tidak selalu menjadi keputusan yang paling populer di mata para penggemar setia.

Di Milan, hal serupa juga terjadi dengan perubahan yang berlangsung sangat konstan, sehingga praktis tidak ada tulang punggung yang kokoh untuk membangun skuad.

Memang, gagasan tentang adanya pemain ‘inti’ asli dari Italia di dalam skuad terasa semakin jauh setiap tahunnya dan hal itu sangat membuat frustrasi banyak pihak.

Pandangan Kritis Fabio Capello

Bagi sosok sekelas Capello, yang sangat paham tentang apa yang berhasil di Serie A untuk Rossoneri, harus ada langkah nyata untuk kembali ke cetakan tradisional Italia.

Mengutip laporannya di Gazzetta dello Sport melalui MilanVibes, berikut adalah penjabaran poin kritis sang mantan pelatih mengenai situasi tim saat ini:

“Ada perbedaan yang sangat besar antara filosofi dan praktik di atas lapangan.”

“Tekanan tinggi, semangat menyerang, dan keinginan untuk mendominasi adalah konsep yang membutuhkan predisposisi serta kerja keras berbulan-bulan.”

“Terkadang, saya merasa seolah-olah lawan diberi tahu dengan kalimat klasik ‘silakan, duduklah’.”

“Tentu saja, Milan saat ini masih menunggu dua nama besar seperti Maignan dan Rabiot.”

“Ngomong-ngomong, saya sama sekali tidak menyukai berita bahwa kedatangan keduanya harus ditunda selama empat hari.”

“Pemain baru seperti Gila dan Ramos juga masih sangat jarang terlihat sejauh ini, begitu pula dengan fisiognomi kesebelasan utama yang ada di benak Amorim.”

“Pertemuan antara Gerry Cardinale dan Ruben Amorim harus segera membawa ketertiban di dalam tim.”

“Milan harus segera mendapatkan kembali jiwa Italia mereka.”

Situasi Rafael Leao

Rafael Leao, Aston Villa,
Rafael Leao, Aston Villa,

Selain menyoroti masalah identitas klub dan taktik pelatih, Capello juga secara khusus memberikan pandangannya mengenai situasi Rafael Leao belakangan ini.

“Saya mendapat kesan bahwa ada semacam kebingungan di antara para pemain Rossoneri.”

“Rafa telah menilai dirinya terlalu tinggi dengan secara terbuka menantang klub-klub Liga Premier.”

“Saya akan sangat mewaspadai bagaimana reaksi publik San Siro terhadap kegagalan kepergian pertamanya ini.”

Penutup dan Evaluasi Tim

Kritik tajam dari sosok legenda seperti Fabio Capello ini tentu harus menjadi bahan renungan serius bagi jajaran manajemen dan staf pelatih AC Milan.

Identitas klub dan keseimbangan skuad adalah fondasi mutlak yang tidak boleh diabaikan jika mereka ingin kembali berjaya di kompetisi domestik maupun Eropa.

Kini, beban berat berada di pundak Ruben Amorim untuk segera membuktikan bahwa eksperimen taktiknya mampu menjawab segala keraguan yang ada dari berbagai pihak.

🔴 Terima Kasih untuk Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. I Komang Sidartha Kusuma Rp 10.000

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!