BeritaSerba Serbi

“Selamat Jalan, Kapten!” Deretan Pesan Duka Cita Tokoh Sepak Bola Atas Kepergian Franco Baresi

×

“Selamat Jalan, Kapten!” Deretan Pesan Duka Cita Tokoh Sepak Bola Atas Kepergian Franco Baresi

Sebarkan artikel ini
Franco Baresi
Franco Baresi

AC Milan membawa kabar duka yang sangat mendalam pada Jumat pagi, saat mereka mengumumkan wafatnya Franco Baresi pada usia 66 tahun.

Baresi adalah sosok yang tidak perlu diperkenalkan lagi kepada para Milanisti karena statusnya sebagai ikon mutlak klub. Ia menghabiskan seluruh 20 musim karier seniornya di Milan, menjadi kapten tim selama 15 musim, dan tetap bertahan melewati masa-masa tersulit klub.

Mantan bek tengah ini pensiun dengan rekor luar biasa yakni 719 pertandingan resmi dan koleksi trofi yang mengesankan: enam gelar Serie A, tiga Piala Eropa/Liga Champions, dua Piala Interkontinental, dan empat Piala Super Italia. Ia juga mengangkat trofi Piala Dunia bersama Italia pada tahun 1982.

Di luar lapangan, Baresi dikenal sebagai seorang pria sejati dalam olahraga. Berikut adalah kumpulan penghormatan yang mengalir untuk sang legenda dari mantan rekan setim, lawan, dan tokoh-tokoh dunia sepak bola lainnya.

Penghormatan dari Klub-Klub Sepak Bola

Franco Baresi,
Franco Baresi meninggal,

Rivalitas sejenak dikesampingkan, klub-klub besar turut memberikan penghormatan terakhir secara langsung atas kepergian Baresi:

  • AC Milan: “Seluruh sejarah AC Milan menangis menyusul kepergian Franco Baresi. Teladannya dan integritasnya akan selamanya terukir dalam DNA klub, sama seperti seragam nomor 6 ikoniknya. Belasungkawa yang disampaikan AC Milan kepada keluarga Franco Baresi di saat yang sulit ini dirasakan oleh setiap Rossonero, yang merasakan kehilangan ini sebagai milik mereka sendiri.”
  • Inter Milan: “Selamat tinggal Franco Baresi, tokoh kunci dalam pertandingan hebat Derby Milan dan salah satu tokoh yang paling mendefinisikan sejarah persaingan ini. Kapten, pemain tim, dan ikon AC Milan, ia menghadapi setiap pertandingan melawan Inter dengan persaingan dan rasa hormat, dalam pertandingan yang menulis halaman tak terlupakan dalam sejarah sepak bola Italia.”
  • Juventus: “Ada orang-orang yang bakatnya membuat sejarah. Dan ada pula yang kemanusiaannya membuat mereka abadi. Franco Baresi adalah keduanya: kelas, gaya, kepemimpinan, dan rasa hormat di dalam dan luar lapangan.”
  • Real Madrid: “Real Madrid CF, Presidennya, dan Dewan Direksinya sangat menyesali kepergian Franco Baresi, salah satu legenda terbesar AC Milan, sepak bola Italia, dan sepak bola dunia.”

Pesan Emosional dari Legenda dan Rekan Setim

Franco Baresi,
Franco Baresi,

Para tokoh sepak bola, mantan rekan setim, hingga lawan di atas lapangan tak kuasa menahan kesedihan. Berikut adalah pesan-pesan langsung dari mereka:

Paolo Maldini: “Hai Franco, Hari ini saya merasakan hal yang sama seperti ketika, karena alasan apa pun, Anda tidak bisa turun ke lapangan bersama kami: apa yang akan kami lakukan tanpa Kapten kami? Anda mengajari saya untuk berjuang hingga napas terakhir, apa artinya setia pada seragam ini, dan nilai menjadi seorang pemimpin sejati. Kami akan merindukanmu, Kapten.”

Gianluigi Buffon: “Pada 19 November 1995, saya melakoni debut Serie A melawan AC Milan. Saya berusia 17 tahun, dan di sisi lain ada kapten tim itu: Franco Baresi. Bagi seorang anak laki-laki seusia saya, mendapati diri saya di lapangan melawan juara seperti dia adalah sesuatu yang luar biasa. Selamat tinggal Franco. Beristirahatlah dengan tenang.”

Pippo Inzaghi: “Di Parma, bertahun-tahun yang lalu, saya beruntung bisa bermain melawan Anda. Saya memakai nomor 16 dan bahkan tidak masuk dalam pertandingan itu. Di akhir pertandingan, saya meminta seragam Anda. Anda menatap saya dan berkata: ‘Tidakkah Anda akan memberikan seragam Anda?’ Sebuah frasa sederhana, namun membekas di sepanjang karier saya.”

Clarence Seedorf: “Saya tidak bisa berkata-kata. Franco Baresi, legenda sepak bola, pria hebat dan Kapten yang tak terlupakan, telah meninggalkan kita terlalu cepat. Anda adalah dan akan tetap menjadi simbol abadi dari kepemimpinan, kesetiaan, keanggunan, dan kelas.”

Pesan duka juga terus mengalir dari pemain seperti Rafael Leao yang berkata, “Warisanmu akan hidup selamanya. Terima kasih, kapten,” hingga Andriy Shevchenko yang menulis, “Seorang penggemar Milan. Seorang legenda. Orang yang luar biasa. Sebuah teladan. Keindahan sepak bola. Selamat tinggal sayang, abadi, Franco Baresi.”

Selamat jalan sang pelopor, kapten sejati yang dihormati kawan maupun lawan. Riposa in pace, Numero 6.

🔴 Terima Kasih untuk Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. I Komang Sidartha Kusuma Rp 10.000

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumber daya finansial yang terbatas, bantu admin untuk mempertahankan situs ini dengan donasi ke nomor DANA:

0816598786

(Jangan lupa untuk menyertakan nama atau inisial pada catatan transfer untuk keperluan pembaruan peringkat donatur secara berkala.)

FORZA MILAN SEMPRE!