Dunia sepak bola, khususnya keluarga besar AC Milan dan Timnas Italia, tengah diselimuti awan duka yang mendalam. Sang legenda besar pertahanan, Franco Baresi, dilaporkan telah meninggal dunia tadi malam pada usianya yang ke-66 tahun.
Kabar duka ini datang menyusul kondisi kesehatannya yang terus menurun. Satu tahun yang lalu, Baresi diketahui sempat menjalani operasi untuk mengangkat nodul paru-paru dan telah memulai serangkaian pengobatan imunoterapi.
Pada Rabu malam sebelumnya, Milan sempat membantah berbagai laporan awal yang beredar mengenai kematian mantan bek tangguh tersebut, namun pihak klub secara terbuka mengakui bahwa Baresi sedang “going through a difficult and delicate time.”
Pernyataan Resmi Klub dan Air Mata Rossoneri
Manajemen AC Milan tidak menunggu waktu lama untuk segera merilis pernyataan resmi sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok yang menjadi simbol loyalitas abadi klub.
“The entire history of AC Milan is in tears following the passing of Franco Baresi,”
“His example and integrity will be forever etched into the Club’s DNA, just as his iconic number 6 shirt is. The condolences AC Milan extends to Franco Baresi’s family at such a difficult time are shared by every Rossonero, who feels this loss as their own.”

Warisan Emas Sang Pemilik Nomor 6
Dianggap luas oleh berbagai pengamat sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa, Baresi menghabiskan seluruh karier bermainnya secara eksklusif hanya dengan seragam Merah-Hitam AC Milan.
- Pengabdian Penuh: Ia mengumpulkan total 719 penampilan selama 19 musim bersama raksasa Serie A tersebut.
- Raihan Trofi: Ia memenangkan banyak trofi bergengsi, termasuk di antaranya enam gelar Serie A dan tiga gelar Liga Champions di level klub.
- Karier Timnas: Ia memenangkan Piala Dunia 1982 bersama Italia. Selain itu, ia juga merupakan kapten Azzurri pada tahun 1994, sukses mencapai final Piala Dunia di bawah asuhan Arrigo Sacchi, mantan pelatihnya di Milan.
- Penghormatan Abadi: Setelah memutuskan pensiun pada tahun 1997, Milan menghormati karier luar biasanya dengan memensiunkan nomor punggung 6 miliknya secara permanen. Sebelum kepergiannya, Baresi juga telah menjabat sebagai wakil presiden kehormatan Milan sejak Oktober 2020.
Selamat jalan, Kapten. Nama dan warisanmu akan selalu abadi tertanam di San Siro.





