Berita

Kemunafikan Tetangga Sebelah! Marcus Thuram Terciduk Bentangkan Spanduk Kasar untuk AC Milan

×

Kemunafikan Tetangga Sebelah! Marcus Thuram Terciduk Bentangkan Spanduk Kasar untuk AC Milan

Sebarkan artikel ini
Marcus Thuram, Inter

Setelah perayaan Scudetto AC Milan pada tahun 2022 lalu, di mana Zlatan Ibrahimovic mengajak para penggemar untuk meneriakkan: “Kirim salam untuk Hakan”, gelombang kemarahan langsung meledak dari kubu Interisti.

Mereka muncul dengan gaya sok suci khas orang-orang yang merasa berhak mengajari Anda tentang kehidupan dan mendikte apa yang benar dan apa yang salah. Gerakan moralitas mendadak aktif, menceramahi kita semua tentang bagaimana “gaya” dan “kelas” yang seharusnya ditunjukkan saat merayakan gelar.

Polemik saat itu sebenarnya berakar dari apa yang terjadi lima belas tahun sebelumnya, ketika Massimo Ambrosini—selama pesta perayaan kemenangan Liga Champions di Athena melawan Liverpool—mengambil sebuah spanduk dua tiang yang kurang pantas bertuliskan: “Masukkan scudetto itu ke dalam b*kongmu”. Setelah kejadian itu, Ambro secara jantan meminta maaf atas tindakannya.

Aksi Kampungan Marcus Thuram

Tahun-tahun berlalu, dan sayangnya, peran kini berbalik. Inter merayakan Scudetto ke-21 mereka dan di atas bus terbuka tersebut ada seorang bintang utama yang merespons dengan nama Marcus Thuram.

Selama prosesi panjang yang membawa skuad Inter dari San Siro ke Piazza del Duomo, penyerang Inter tersebut dengan bangga mengambil dua spanduk yang sangat tidak pantas yang ditujukan untuk menghina Milan.

“Yang pertama adalah spanduk dengan latar belakang merah-hitam yang menggambarkan seekor tikus.”

“Sementara yang kedua, dengan nada yang jauh lebih eksplisit dan kasar, bertuliskan: ‘Masukkan kemenangan derby itu ke dalam b*kongmu’.

Akankah Ada Permintaan Maaf? Kami Ragu

Pasti sekarang seluruh pasukan pembela moral akan datang untuk meremehkan aksi tersebut. Mereka akan berdalih bahwa itu hanya sekadar ejekan biasa, bahwa itu adalah kenakalan remaja, atau lebih buruk lagi, mengklaim bahwa Thuram tidak menyadari apa yang tertulis di spanduk tersebut.

Tidak, Tuan-tuan. Jika Anda datang untuk menceramahi moral kepada Milan empat tahun lalu, maka sekarang Anda harus memiliki kesopanan untuk tutup mulut, atau setidaknya mengakui bahwa Thuram telah melakukan tindakan bodoh yang memalukan.

Dan mungkin, ini saat yang tepat bagi kalian untuk melepaskan ‘smoking putih’ (jas putih perlambang kesucian) itu. Pakaian suci itu sama sekali tidak cocok untuk kalian.

Biarkan tetangga sebelah sibuk dengan kemunafikan mereka, kita tetap dukung Iblis Merah dengan elegan! Pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Analisis Redaksi

Aksi provokatif dari Marcus Thuram ini sekali lagi membongkar kemunafikan luar biasa yang tertanam kuat di dalam DNA klub tetangga sebelah.

Ketika pemain kita melakukan sedikit saja sindiran (seperti kasus Ibra ke Calhanoglu), media dan fans mereka langsung bertingkah seperti pemuka agama yang disucikan, berteriak soal etika, respect, dan kelas. Namun, saat pemain mereka sendiri mengangkat spanduk kasar dan vulgar di depan ribuan orang, mereka tiba-tiba mendadak buta dan bisu.

Inilah yang membedakan AC Milan dengan mereka. Massimo Ambrosini di masa lalu memiliki kebesaran hati untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada publik. Apakah Thuram atau manajemen Inter memiliki keberanian dan kedewasaan yang sama? Sejarah membuktikan bahwa kita tidak bisa berharap banyak dari mereka.

Biarkan mereka berpesta dengan cara kampungan tersebut. Tugas kita di Casa Milan sekarang adalah membangun kembali kekuatan skuad musim depan, merapatkan barisan, dan membalas dendam hinaan ini tepat di mana hal itu paling menyakitkan: di atas lapangan hijau pada Derby della Madonnina berikutnya!

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Anonim Bank Sumut Rp 100.000
2. Athena Rp 100.000
3. Chris Yudha Rp 47.111
4. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266
5. I Komang Sidartha Kusuma Rp 28.000
FORZA MILAN SEMPRE!