Harapan skuad AC Milan untuk merengkuh gelar Scudetto musim ini tampaknya harus benar-benar dikubur dalam-dalam setelah menelan kekalahan pahit pada hari Selasa dini hari waktu Indonesia.
Bermain di bawah tekanan penuh publik Stadion Diego Armando Maradona, pasukan merah hitam terpaksa menyerah dengan skor tipis 1-0 dari tuan rumah Napoli.
Gol telat dari Matteo Politano di lima belas menit terakhir pertandingan menjadi petaka yang menghancurkan kokohnya tembok pertahanan racikan pelatih Massimiliano Allegri.
Jalannya Babak Pertama yang Alot
Sepanjang paruh pertama pertandingan, kedua kesebelasan saling jual beli serangan meskipun sama-sama kesulitan untuk memecah kebuntuan di area sepertiga akhir lapangan.
Taktik perjudian Allegri yang menduetkan Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug sejak menit awal terbukti belum mampu memberikan daya ledak serangan yang maksimal.
Berikut adalah rincian sejumlah peluang emas yang tercipta di sepanjang jalannya pertandingan pada babak pertama:
- Peluang Fofana: Tembakan tepat sasaran pertama datang dari tendangan voli Youssouf Fofana menyambut umpan Adrien Rabiot, namun bola meluncur terlalu lemah ke pelukan kiper Milinkovic-Savic.
- Ancaman Pavlovic: Berawal dari pelanggaran terhadap Luka Modric, Strahinja Pavlovic nyaris mencetak gol lewat sundulan yang melebar setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi penjaga gawang lawan.
- Kebuntuan Lini Serang: Nkunku dan Fullkrug secara bergantian membuang peluang berharga di depan gawang yang seharusnya bisa membawa tim tamu unggul lebih dulu sebelum turun minum.
- Penyelamatan Krusial: Di sisi pertahanan, Pavlovic tampil sangat heroik dengan melakukan sebuah blok tekel krusial untuk menggagalkan ancaman mematikan dari pergerakan Giovane.
Sambil mengobati rasa kecewa dari kekalahan menyesakkan pagi ini, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini, segera sikat promo menariknya dengan 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Petaka Babak Kedua dan Pergantian Pemain
Memasuki paruh kedua pertandingan, tempo permainan semakin meningkat dengan kesebelasan Napoli yang perlahan mulai mengambil alih kendali penguasaan bola secara penuh.
Mike Maignan sempat melakukan sebuah aksi penyelamatan terbang yang sangat luar biasa untuk menggagalkan upaya berbahaya Giovane dari skema serangan balik cepat.
Merespons tekanan yang semakin membesar dari tuan rumah, staf pelatih akhirnya melakukan serangkaian pergantian pemain demi menyegarkan energi tim:
- Penyegaran Skuad: Zachary Athekame dan Santiago Gimenez dimasukkan pada menit ke-62 untuk menggantikan peran Alexis Saelemaekers dan Niclas Fullkrug yang mulai kelelahan.
- Masuknya Pulisic: Sepuluh menit berselang, Christian Pulisic akhirnya diturunkan ke atas lapangan hijau untuk menggantikan Christopher Nkunku demi menambah kreativitas serangan.
- Petaka Menit Ke-79: Kekecewaan memuncak ketika umpan silang lawan yang disundul ke belakang secara tidak sengaja oleh Koni De Winter justru jatuh tepat di kaki Matteo Politano yang langsung melepaskan tendangan voli mematikan.
- Upaya Terakhir Gagal: Meski Ruben Loftus-Cheek dan Rafael Leao dimasukkan pada menit ke-82 untuk mengubah skema menjadi tiga penyerang, miskomunikasi antara Leao dan Pulisic di menit akhir membuat peluang emas terbuang percuma.
Analisis Redaksi
Kekalahan menyakitkan ini membuat posisi tim kita di peringkat kedua klasemen sementara resmi digusur oleh Napoli dengan selisih dua poin.
Sementara itu sang rival sekota Inter Milan kini semakin nyaman memimpin puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari Napoli di sisa tujuh pertandingan terakhir musim ini.
Kini skuad merah hitam tidak memiliki pilihan lain selain harus segera melupakan kekalahan ini dan kembali fokus sepenuhnya untuk mengamankan zona Liga Champions pada pertandingan berikutnya.





