Massimiliano Allegri menolak untuk menyalahkan para pemainnya atas kehancuran mengejutkan AC Milan yang membuat mereka gagal menembus posisi empat besar.
Milan memasuki pertandingan melawan Cagliari untuk menutup musim 2025-26 dengan mengetahui bahwa sebuah kemenangan akan mengamankan tempat mereka di Liga Champions.
Klub asal Sardinia tersebut secara mengejutkan justru menang 1-2 di San Siro yang menjadi sebuah pukulan telak bagi publik tuan rumah.
Malam yang penuh bencana itu membuat Rossoneri terjerembap dari peringkat ketiga di awal hari menjadi posisi keenam, dan harus puas dengan tiket Liga Europa.
Kekecewaan Taktis dan Emosional
Masa depan Allegri kini akan dipertanyakan, sama halnya dengan masa depan seluruh manajemen dan skuad yang ada.
Sang pelatih berbicara kepada DAZN setelah kekalahan telak melawan Cagliari, sebuah kekalahan yang akan merugikan Milan dalam hal finansial dan prestise.
“Sayangnya, kita tidak bisa mengubah hasil.”
“Ketika Anda kalah dalam lima pertandingan di kandang, kita pantas mendapatkan posisi kita saat ini.”
“Permainan dimulai dengan baik, kami bersantai dan berpikir kami telah mencapai hasil tersebut.”
“Kami bertahan dengan sangat buruk sebagai sebuah tim, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya sama sekali tidak memiliki hal untuk mencela para pemain.”
“Kami melakukan semua yang kami bisa untuk masuk ke Liga Champions.”
Di tengah amarah dan kekecewaan ini, mari kita tetap solid mengawal evaluasi tim dengan memakai Kaos AC Milan keren melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Evaluasi Menyeluruh dan Kemarahan

Ketika ditanya mengenai masa depannya tanpa kehadiran Liga Champions, pelatih asal Livorno tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.
“Saat ini, saya kecewa dan marah.”
“Kami telah tersingkir dari Liga Champions.”
“Setelah kami mengembalikannya ke jalur yang benar melawan Genoa, tidak ada yang menyangka kekalahan seperti itu.”
“Sayangnya, dalam sepak bola dan olahraga, kita harus menerimanya, dengan enggan dan dengan kepahitan yang luar biasa.”
“Kita harus mengevaluasi sepanjang tahun sebagaimana adanya.”
“Saya sama sekali tidak memiliki hal untuk mencela para pemain, mereka telah menunjukkan apa yang mereka miliki di lapangan sepanjang tahun.”
Mengenai alasan di balik enam kekalahan sejak derby, Allegri mengakui bahwa faktor mental bermain sangat memengaruhi taktik di atas lapangan.
“Saya tidak tahu bagaimana menemukan alasannya.”
“Kami membuat kesalahan, saya membuat kesalahan.”
“Kami telah mengembalikannya ke jalur yang benar.”
“Ketika Anda membuat penilaian akhir tahun, wajar jika hasilnya memengaruhi pendapat Anda ke satu arah atau lainnya.”
“Kita harus berpikiran sangat jernih dalam mengevaluasi tahun ini.”
“Gugup jelas memainkan peran besar dalam pertandingan ini.”
“Kami terlalu pasif dalam kebobolan kami, itu belum pernah terjadi sebelumnya.”
“Kami telah melakukannya dengan lebih baik di Genoa, itu adalah pertandingan yang lebih menegangkan, dan hari ini kami sama sekali tidak bisa mengelolanya.”
Terakhir, Allegri menolak untuk berspekulasi mengenai pertemuannya dengan manajemen dalam beberapa hari mendatang.
“Saya tidak tahu.”
“Saat ini, pikiran saya hanya pada hasil yang tidak kami capai.”
“Kemudian kita harus mengevaluasi sepanjang tahun.”
“Kesalahan dibuat di setiap tingkat, tetapi saat ini, sama sekali tidak ada gunanya membicarakannya.”
Sebuah akhir musim yang menghancurkan telah menutup lembaran tebal perjalanan taktis skuad Iblis Merah tahun ini.
Malam San Siro menjadi saksi bisu bagaimana kelengahan sesaat dan beban mental mampu mengubur sebuah impian besar yang telah dibangun selama 36 pekan.
Kini, hanya waktu yang akan menjawab apakah perombakan besar di setiap sektor benar-benar akan menjadi pedang tajam untuk memotong benang kemediokran ini.





