Berita

Mengapa Lompatan Troilo ke Punggung Bartesaghi Bukan Pelanggaran?

×

Mengapa Lompatan Troilo ke Punggung Bartesaghi Bukan Pelanggaran?

Sebarkan artikel ini
AC Milan, Parma, Serie A
Mike Maignan, AC Milan, Parma, Serie A

Kekalahan 0-1 AC Milan dari Parma pada laga yang berlangsung Senin dini hari tadi (pukul 00.00 WIB) masih menyisakan banyak tanda tanya, terutama terkait proses terjadinya gol kemenangan tim tamu.

Setelah sebelumnya dengan tegas menyatakan bahwa blok Valenti terhadap kiper Mike Maignan adalah pelanggaran mutlak, pakar perwasitan DAZN, Luca Marelli, kini membedah insiden krusial lainnya dalam proses gol tersebut: duel udara antara pencetak gol Troilo dan bek muda Milan, Davide Bartesaghi.

Preseden Milan vs Sassuolo: Kasus Loftus-Cheek

Banyak penggemar Milan yang memprotes bahwa Troilo melompat sambil menekan punggung Bartesaghi, yang seharusnya dinilai sebagai pelanggaran. Namun, Marelli memberikan pandangan berbeda dengan merujuk pada pernyataan Ketua Komite Wasit (AIA), Gianluca Rocchi, di program Open VAR beberapa waktu lalu terkait laga Milan melawan Sassuolo.

“Anda pasti ingat bahwa di Open VAR, Gianluca Rocchi mengatakan bahwa insiden Milan-Sassuolo telah dievaluasi dengan buruk (salah). Oleh karena itu, sandaran tangan (Ruben) Loftus-Cheek di punggung pemain Sassuolo seharusnya tidak dianggap sebagai pelanggaran.”

– Luca Marelli (Pakar Wasit DAZN)

Kontak Fisik dalam Batas Wajar

Menggunakan logika dan preseden dari pernyataan Rocchi tersebut, Marelli menjelaskan mengapa wasit Marco Piccinini tidak meniup peluit saat Troilo meletakkan tangannya di punggung Bartesaghi dini hari tadi.

“Kita harus berpikir bahwa malam ini pun, sandaran (tangan Troilo) pada Bartesaghi bisa kita anggap masih dalam batas wajar. Ini adalah kontak setengah hati yang tidak dinilai Piccinini sebagai tindakan ilegal,” jelas Marelli.

Ia juga menambahkan bahwa saat Piccinini dipanggil untuk meninjau monitor VAR, sang wasit sama sekali tidak memfokuskan pemeriksaannya pada duel Troilo dan Bartesaghi.

“Piccinini tidak berfokus pada kontak ini, melainkan hanya pada kontak antara Valenti dan Maignan,” tutup mantan wasit Serie A tersebut.

Rekomendasi Jersey AC Milan

Buat kamu fans AC Milan yang ingin jersey terbaru dengan kualitas bagus dan harga masih masuk akal, Jersey AC Milan Home 2026 – Grade Ori jadi salah satu pilihan favorit banyak Rossoneri.

👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee

Analisis Redaksi

Penjelasan Luca Marelli kali ini mencoba memberikan sudut pandang obyektif mengenai konsistensi (atau justru ketidakkonsistenan) aturan di Serie A. Jika dulu dorongan ringan Loftus-Cheek ke pemain Sassuolo diakui oleh bos wasit (Rocchi) sebagai “bukan pelanggaran”, maka sah-sah saja jika tekanan ringan Troilo ke Bartesaghi juga dianggap bersih.

Masalah utamanya bukan pada duel Troilo-Bartesaghi, melainkan pada Valenti yang dengan sengaja menghalangi pergerakan Maignan. Wasit Piccinini terkesan mengabaikan pelanggaran yang jelas-jelas menyalahi Aturan ke-12 Buku FIFA (seperti yang dijelaskan Marelli sebelumnya) hanya karena ia terlalu fokus mencari celah di duel udara.

Sekali lagi, VAR gagal memberikan keadilan yang proporsional di lapangan, dan Milan harus menanggung akibatnya dengan hilangnya rekor tak terkalahkan mereka.

Beritamilan.com dikelola secara independen dan dijalankan dengan sumber daya yang sangat terbatas. Jika Anda ingin membantu menjaga situs ini tetap bertahan, silakan Klik di sini.