Berita

Kegagalan AC Milan Adalah Kesalahan Taktis Allegri dan Buruknya Skuad

×

Kegagalan AC Milan Adalah Kesalahan Taktis Allegri dan Buruknya Skuad

Sebarkan artikel ini
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Jurnalis olahraga kenamaan, Fabio Caressa, melontarkan kritik tajam melalui akun Instagram pribadinya menyusul kegagalan total AC Milan musim ini.

Kehancuran Iblis Merah di bawah asuhan Massimiliano Allegri, yang kini telah resmi berstatus sebagai mantan pelatih, dinilai sebagai sebuah bencana otentik.

Skuad Rossoneri telah dipastikan gagal mencapai satu-satunya tujuan nyata pada musim ini, yakni meraih tiket kualifikasi Liga Champions.

Caressa secara khusus menyoroti rekor rata-rata poin yang sangat tidak dapat diterima dan membawa malapetaka pada paruh kedua musim kompetisi.

Jika klasemen hanya dihitung murni berdasarkan pertandingan di paruh kedua musim, Milan secara tragis akan mengakhiri liga di urutan ke-17 yang setara dengan zona degradasi.

Mari kawal terus jalannya revolusi pembersihan skuad Iblis Merah dengan tetap tampil berkelas memakai Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Kegagalan Total dan Tanggung Jawab Allegri

Allegri, Tim AC Milan, Striker, Penyerang

Fakta statistik yang memalukan ini jelas tidak ada ampunnya, terutama setelah kegagalan serupa yang juga sempat dialami oleh klub pada kampanye musim sebelumnya.

Kini, aroma revolusi sudah menjadi sebuah kenyataan pahit di mana Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic mencoba menghidupkan kembali proyek yang sejatinya sudah mati dan terkubur.

Pemecatan serentak dan tanpa ampun terhadap Giorgio Furlani, Geoffrey Moncada, Igli Tare, dan Massimiliano Allegri menjadi bukti nyata dari bobroknya manajemen mereka sendiri.

Saat menganalisis letak kesalahan sang mantan juru taktik, Caressa dengan tegas menyebut perjalanan Milan musim ini sebagai sebuah kegagalan nyata.

“Musim Milan adalah sebuah kegagalan.”

“Tidak ingin menggunakan kata itu? Ok, itu adalah kekecewaan besar karena apa yang terjadi sungguh tidak terpikirkan, mereka membuang semuanya.”

“Tim tidak berkembang dan ini tentu saja merupakan tanggung jawab Massimiliano Allegri, tetapi juga karena tim ini dibangun dengan buruk, dan pada konferensi pers presentasi pertamanya, Max seolah sudah menuliskannya di wajahnya.”

“Ketika tim anjlok seperti itu, maka hubungan antara pelatih dan skuad tidak berhasil.”

“Kemudian dalam wawancara pasca-pertandingan ia ingin membela para pemainnya, tetapi menurut saya ia tidak mungkin benar-benar berpikir bahwa tim telah melakukan hal yang maksimal, dia tidak berpikir demikian dan tidak ada orang lain yang berpikir demikian.”

Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Berdasarkan analisis tersebut, terlihat jelas bahwa benang merah kehancuran Milan adalah kombinasi mematikan antara skuad yang cacat sejak awal dan ketidakmampuan pelatih untuk menemukan solusi taktis.

Upaya perlindungan Allegri terhadap para pemainnya di depan media hanyalah sebuah tameng palsu untuk menutupi rasa frustrasi yang mendalam atas hilangnya kendali di ruang ganti.

Pada akhirnya, kebenaran di atas lapangan hijau tidak pernah bisa berbohong dan angka-angka statistik paruh musim kedua telah menjadi saksi bisu betapa mediokernya mentalitas skuad ini.

Sang Iblis Merah kini harus mengais sisa-sisa harga diri mereka dari dasar jurang klasemen paruh kedua, bersiap untuk menjalani operasi bedah total yang akan sangat menyakitkan namun mutlak diperlukan.

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Anonim Bank Sumut Rp 100.000
2. Athena Rp 100.000
3. Chris Yudha Rp 47.111
4. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266
5. I Komang Sidartha Kusuma Rp 28.000
FORZA MILAN SEMPRE!