BeritaBursa Transfer

Trauma Januari 2025: Mengapa Igli Tare Harus Hati-hati di Bursa Transfer Kali Ini?

×

Trauma Januari 2025: Mengapa Igli Tare Harus Hati-hati di Bursa Transfer Kali Ini?

Sebarkan artikel ini
AC Milan Transfer Januari
AC Milan Transfer Januari

Memasuki tahun baru 2026, AC Milan berada di posisi yang jauh lebih menguntungkan dibandingkan setahun lalu. Duduk di peringkat kedua dan bertarung demi Scudetto, Rossoneri memasuki bursa transfer Januari dengan misi yang jelas: menambah “bensin” untuk sisa musim tanpa merusak mesin yang sedang berjalan mulus.

Keputusan berani memulai musim dengan skuad ramping (hanya 19 pemain senior) karena absennya kompetisi Eropa kini mulai terasa efek sampingnya. Cedera di beberapa titik memaksa Massimiliano Allegri memutar otak. Oleh karena itu, konsensusnya jelas: belanja itu perlu, tapi harus cerdas.

Langkah Konkret: Füllkrug dan Bek Baru

Direktur Olahraga Igli Tare tampaknya bergerak cepat untuk menambal lubang yang paling menganga.

  • Striker (Selesai): Niclas Füllkrug telah tiba di Italia dan berlatih bersama tim. Ia adalah profil “No.9” klasik yang diinginkan Allegri dan siap debut mulai 2 Januari.
  • Bek Tengah Serbaguna: Koni De Winter tampil baik, namun Milan butuh sosok berpengalaman yang bisa bermain di tengah maupun di sisi dalam formasi tiga bek.
  • Pelapis Bek Sayap: Ketergantungan pada Alexis Saelemaekers dan Davide Bartesaghi cukup berisiko. Menambah satu bek sayap berpengalaman untuk rotasi adalah langkah bijak.

Peringatan: Jangan Ulangi Kekacauan 2025

Masih segar dalam ingatan bagaimana “Revolusi Januari” tahun lalu justru menjadi bumerang. Pergantian pelatih (Fonseca ke Conceicao) dan masuknya 5 pemain baru (termasuk Joao Felix dan Kyle Walker) diiringi 6 pemain keluar justru membuat Milan melorot ke peringkat 8.

“Milan seharusnya tidak melakukan bisnis hanya demi bisnis semata… Musim dingin ini harus fokus pada penambahan pemain yang tepat sasaran, tanpa pengurangan.”

Oleh karena itu, rumor mengenai penjualan Christopher Nkunku (yang baru saja mencetak gol debut) atau pertukaran Samuele Ricci dengan Federico Gatti (Juventus) harus disikapi dengan sangat hati-hati. Terlalu banyak pergerakan pemain berisiko merusak harmoni tim yang sudah terbangun solid di bawah Allegri.

Milan butuh evolusi kecil untuk kedalaman skuad, bukan revolusi besar-besaran. Misi besarnya adalah Scudetto di bulan Mei, dan fondasi untuk itu sudah ada.

Ingin mentraktir penulis secangkir kopi? Silakan KLIK DISINI.