Berita

Gerry Cardinale Anggap Paolo Maldini Sebagai ‘One Man Show’ yang Sulit Diajak Kerja Sama!

×

Gerry Cardinale Anggap Paolo Maldini Sebagai ‘One Man Show’ yang Sulit Diajak Kerja Sama!

Sebarkan artikel ini
Paolo Maldini, Gerry Cardinale,
Paolo Maldini, Gerry Cardinale,

Jurnalis ternama Arianna Ravelli baru saja menyampaikan pandangannya melalui La Gazzetta dello Sport mengenai arah baru yang sedang dibangun oleh pemilik AC Milan, Gerry Cardinale.

Ia menyoroti secara tajam alasan sebenarnya di balik kegagalan Giorgio Furlani yang berujung pada pemecatannya baru-baru ini.

Furlani mungkin terbukti sangat hebat dengan angka dan mampu membuat laporan keuangan klub tetap sehat.

Namun, ia dinilai gagal total karena tidak mampu membangun sebuah mesin di mana semua bagian bekerja sama dalam sebuah kolaborasi yang efektif.

Hal tersebut rupanya menjadi titik sentral dari kemarahan sang pemilik klub terhadap manajemen sebelumnya.

Cardinale sangat ingin merancang ulang organisasi klub sehingga menjadi sebuah mekanisme yang bekerja secara serempak, di mana CEO, direktur olahraga, dan pelatih berada dalam harmoni yang sempurna.

Ketiadaan harmoni dan visi yang sejalan inilah yang tidak terjadi tahun ini dan hal tersebut menjadi sesuatu yang paling mengganggu sang pemilik.

Lebih dari sekadar memburu nama-nama besar, hal terpenting saat ini bagi RedBird adalah pembangunan struktur manajerial yang disiplin, di mana setiap kotak saling berkolaborasi dengan kotak lainnya.

Mari obati kepahitan ini dan terus dukung kebangkitan skuad Iblis Merah dengan tetap tampil elegan memakai Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!

Poin Kunci Visi Gerry Cardinale

Gerry Cardinale
Gerry Cardinale

Berikut adalah beberapa sorotan penting dari rencana restrukturisasi manajemen Casa Milan yang dibocorkan oleh Ravelli:

  • Dosa Utama Furlani: Sang mantan CEO dipecat murni karena gagal menciptakan sinergi yang baik antara pihak direksi, pelatih, dan para pemain.
  • Sistem Organisasi Terintegrasi: RedBird menginginkan struktur manajemen yang bekerja bagaikan sebuah mesin harmonis tanpa ada ego sektoral.
  • Penolakan Masa Lalu: Klub sama sekali tidak mempertimbangkan untuk memanggil kembali tokoh-tokoh dari masa lalu klub dan lebih memilih mencari profil muda.

Alasan Maldini dan Galliani Ditolak

Ravelli kemudian memusatkan perhatiannya pada dinamika hubungan yang kompleks antara Cardinale dan Paolo Maldini.

Ia menegaskan bahwa kembalinya tokoh-tokoh dari masa lalu, baik yang sudah lama maupun yang baru terjadi, sepertinya sama sekali tidak direncanakan.

Paolo Maldini, sang juara hebat yang sebenarnya sangat dihormati oleh Cardinale, dipastikan tidak akan bisa kembali ke jajaran direksi.

Membawa pulang Maldini di saat krisis seperti ini sebenarnya akan menjadi solusi termudah untuk memuaskan kerumunan penggemar yang sedang mengamuk di San Siro.

Akan tetapi, sang legenda dinilai telah menunjukkan bahwa ia tidak ingin bekerja sama sebagai sebuah tim bersama manajemen RedBird.

“Dia dianggap sebagai one man show yang tidak sejalan dengan semua eksekutif lainnya,” jelas Ravelli.

Adriano Galliani
Adriano Galliani

Hampir dapat dipastikan juga bahwa Adriano Galliani tidak akan kembali, meskipun Cardinale secara terbuka sempat bertemu dengannya setahun yang lalu.

Bagi RedBird, sosok Galliani tetap mewakili visi sepak bola masa lalu yang sudah tidak lagi relevan dengan proyek modern perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Kesan yang dapat ditangkap saat ini adalah bahwa untuk mengisi semua peran strategis yang kosong, profil eksekutif yang jauh lebih muda akan segera dipilih.

🔴 Daftar Pendukung Setia Beritamilan.com Bulan Ini ⚫

Terima kasih atas dukungan tulus Anda

Situs Beritamilan.com dikelola dengan sumberdaya finansial yang sangat terbatas, bantu kami untuk mempertahankan situs ini via DANA:

0816598786

(Sertakan nama/inisial di catatan transfer untuk update ranking)

No. Nama Donatur Besaran Donasi
1. Anonim Bank Sumut Rp 100.000
2. Athena Rp 100.000
3. Chris Yudha Rp 47.111
4. I Komang Sidartha Kusuma Rp 38.000
5. Ac Milan Siamo Noi Rp 28.266
FORZA MILAN SEMPRE!