Setelah kepindahannya ke Al-Hilal diresmikan, Theo Hernandez mengunggah pesan perpisahan emosional kepada para penggemar di media sosial. Unggahan tersebut sontak dibanjiri oleh komentar-komentar yang tak kalah menyentuh dari para mantan rekan setimnya di AC Milan.
Momen ini menunjukkan betapa berartinya sosok pemain Prancis itu, tidak hanya di atas lapangan tetapi juga di dalam ruang ganti. Ikatan yang kuat antara Theo dan para pemain I Rossoneri terlihat jelas dari setiap kata yang mereka tuliskan.
Pesan Perpisahan Theo: Antara Kontroversi dan Terima Kasih
Dalam pesan yang ia unggah di akun Instagram-nya, Hernandez menyampaikan beberapa hal yang cukup menjadi sorotan. Di satu sisi, pesannya berisi beberapa pernyataan yang dianggap kontroversial dan menyindir pihak klub.
Namun di sisi lain, ia secara tulus mengucapkan terima kasih kepada semua rekan setimnya. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada sang legenda, Paolo Maldini, yang sangat berjasa dalam kariernya.
Berikut adalah isi dari pesan perpisahan Theo Hernandez dengan AC Milan sebagaimana yang ia posting di akun Instagramnya:
Setelah enam tahun di klub ini, tibalah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal.
Saya tiba di AC Milan pada tahun 2019 dengan impian, hasrat, dan kegembiraan mengenakan seragam bersejarah. Hari ini saya pergi setelah mengalami momen-momen tak terlupakan, seperti memenangkan Serie A dan Piala Super Italia, dan terutama setelah berbagi ruang ganti dengan orang-orang luar biasa.
Terima kasih yang tulus kepada rekan satu tim saya, kepada setiap pelatih yang percaya kepada saya, dan terutama kepada Paolo Maldini, atas dukungan, visi, dan kepemimpinannya.
Dan terima kasih kepada para penggemar Rossoneri, yang selalu ada, di saat senang maupun susah. Merasakan dukungan kalian adalah sebuah keistimewaan yang tak akan pernah saya lupakan dan akan selalu saya simpan di hati saya.Keputusan saya untuk pergi bukanlah keputusan yang mudah. Saya selalu tahu di mana saya ingin berada, dan AC Milan selalu menjadi prioritas saya. Namun, sayangnya, tidak semuanya bergantung pada satu orang. Arah yang diambil klub dan beberapa keputusan terbaru tidak mencerminkan nilai-nilai atau ambisi yang membawa saya ke sini. Saatnya menutup satu babak dan memulai babak baru, berbeda, namun sama pentingnya bagi saya.
Saya pulang dengan kepala tegak, karena saya selalu memberikan segalanya untuk klub ini, berkomitmen penuh, dan berbagi impian yang sama dengan para penggemar ini. Saya pulang dengan sepenuh hati, dan dengan harapan AC Milan akan segera kembali ke tempatnya yang semestinya. Milan akan selalu menjadi bagian dari diri saya.
Forza Milan Sempre. ❤️🖤 @acmilan
Banjir Komentar Haru dari Maldini dan Para Pemain Milan
Tak butuh waktu lama bagi para pilar Il Diavolo Rosso untuk merespons unggahan perpisahan tersebut. Kolom komentar segera dipenuhi oleh pesan-pesan hangat yang menunjukkan betapa besar rasa kehilangan mereka.
Berikut adalah beberapa komentar menyentuh yang ditinggalkan oleh para pemain dan sang legenda klub:
- Maldini: “Hebat, Theo, kami akan merindukanmu. Aku sayang kamu ❤️”
- Pulisic: “Kami sayang kamu, Bro ❤️🖤”
- Leao: “Kamu telah mencatatkan namamu dalam sejarah klub ini!!! ❤️🖤”
- Gabbia: “Terima kasih untuk semuanya, Sahabatku ❤️ kami akan merindukanmu!!! Aku sayang kamu”
- Maignan: “Terima kasih, Saudaraku ❤️❤️”
- Tomori: “Semoga sukses, Bro❤️🖤”
- Adli: “Terima kasih untuk semuanya, Saudaraku! Doa terbaik untukmu dan keluargamu ❤️❤️❤️❤️”
Kehilangan Besar di Ruang Ganti dan Tantangan Bagi Tare
Rentetan komentar hangat tersebut menjadi bukti nyata bahwa Theo Hernandez adalah sosok yang sangat disukai di dalam skuad. Kepergiannya jelas meninggalkan lubang besar yang sulit untuk ditutup.
Ini bukan hanya tantangan teknis di sisi kiri pertahanan, tetapi juga kehilangan figur penting di ruang ganti. Tugas berat kini menanti direktur Igli Tare untuk mencari pengganti yang sepadan sebelum bursa transfer ditutup.
Jangan lewatkan berita AC Milan yang diulas secara lebih mendalam dan berisi hanya di situs Beritamilan.com.





