Kabar mengejutkan datang dari jurnalis Claudio Raimondi yang berbicara di saluran SportMediaset di Italia Uno untuk memberikan pembaruan mengenai bursa transfer AC Milan.
Ia secara khusus membahas departemen ofensif skuad asuhan Massimiliano Allegri yang berpotensi untuk dirombak total pada bursa transfer musim panas mendatang.
Secara mengejutkan, tidak ada satupun dari lima penyerang yang saat ini berada di dalam skuad memiliki jaminan posisi yang aman untuk kompetisi musim depan.
Daftar Cuci Gudang Lini Serang
Berikut adalah rincian nasib kelima penyerang Iblis Merah yang diprediksi akan segera meninggalkan San Siro atau sedang mengalami ketidakpastian kontrak:
- Christopher Nkunku: Agen sang pemain baru-baru ini telah bertemu dengan jajaran direksi Rossoneri, di mana Milan ingin meraup 40 juta euro dari penjualannya meskipun proposal di angka 30 juta euro dinilai lebih realistis untuk tiba.
- Santiago Gimenez: Penyerang asal Meksiko ini juga dapat mengucapkan selamat tinggal pada akhir musim, dan dari penjualannya Iblis Merah menargetkan pemasukan setidaknya sebesar 20 juta euro.
- Niclas Fullkrug: Striker bongsor ini dipastikan tidak akan ditebus secara permanen oleh manajemen, dan karenanya ia akan segera dikembalikan ke West Ham.
- Christian Pulisic: Meskipun pelatih Massimiliano Allegri ingin mempertahankannya, negosiasi perpanjangan kontraknya yang kedaluwarsa pada 2027 saat ini sedang dibekukan, sehingga Milan berisiko kehilangannya secara gratis di tahun mendatang.
- Rafael Leao: Pemain sayap asal Portugal ini resmi berada di bursa transfer dengan harga minimal 60 juta euro, di mana ia berpeluang menyusul mantan rekannya, Theo Hernandez, ke klub Arab Saudi Al-Hilal, atau dibidik oleh Napoli dan AS Roma di kompetisi domestik.
Sambil memantau siapa saja penyerang baru yang akan mendarat di bursa transfer musim panas nanti, pastikan Anda tetap tampil gaya dengan Kaos AC Milan keren ini melalui 👉 Cek harga & promo terbaru di Shopee sekarang juga!
Analisis Redaksi

Rencana perombakan total secara masif di lini serang ini adalah sebuah bentuk pengakuan kegagalan dari jajaran manajemen atas kebijakan transfer mereka di masa lalu.
Mandulnya kelima ujung tombak kita sepanjang musim ini berjalan memang telah menjadi penyakit kronis yang menyandera potensi taktis dari skuad racikan Massimiliano Allegri.
Meskipun demikian, niat untuk melepaskan seluruh penyerang secara bersamaan adalah sebuah pertaruhan yang sangat berisiko karena dapat menghancurkan harmonisasi dan stabilitas tim sepenuhnya.
Kabar mengenai dibekukannya perpanjangan kontrak Christian Pulisic dan diobralnya Rafael Leao dengan harga yang jauh dari klausul pelepasannya juga semakin menambah daftar panjang kebijakan finansial manajemen yang membingungkan.
Manajemen harus bekerja ekstra keras dan super cerdas jika mereka benar-benar ingin mendanai revolusi serangan ini tanpa harus menjual aset berharga kepada rival langsung di kompetisi Serie A.



