AC Milan harus menyaksikan kenyataan pahit pekan ini setelah tiga mantan penyerang yang mereka lepas justru tampil gemilang bersama klub barunya.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport mulai mempertanyakan apakah sistem di internal AC Milan yang menjadi kendala utama bagi ketajaman para striker mereka.
Gonçalo Ramos yang didatangkan dengan nilai transfer 70 juta Euro baru mengoleksi satu gol dalam empat laga untuk Rossoneri musim ini.
Catatan tersebut dianggap tidak sebanding bagi pemain yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang di lini depan Il Diavolo Rosso.
Ketajaman yang Kembali Setelah Meninggalkan Milan
Akhir pekan ini menjadi panggung pembuktian bagi para penyerang yang sempat dianggap gagal saat berseragam merah hitam.
Niclas Füllkrug memulai pesta gol para mantan dengan tampil impresif bersama Werder Bremen di kompetisi Bundesliga Jerman.
Setelah hanya mencetak satu gol dalam enam bulan pengabdiannya di Italia, Füllkrug kini sudah mengoleksi tiga gol dalam empat pertandingan.
Kabar kesuksesan juga datang dari Portugal saat Santiago Gimenez mencetak gol perdananya untuk FC Porto melalui titik putih.
Gol tersebut merupakan yang pertama bagi pemain berjuluk Bebote itu sejak terakhir kali membela Milan di ajang Coppa Italia musim lalu.
Daftar Mantan Penyerang yang Bersinar Pekan Ini
- Niclas Füllkrug: Menjadi mesin gol baru di Jerman dengan catatan tiga gol dari empat penampilan awal bersama Werder Bremen.
- Santiago Gimenez: Mengakhiri masa paceklik gol panjangnya dengan membantu kemenangan telak Porto 4-1 atas Casa Pia.
- Christopher Nkunku: Mencetak gol kelima bagi RB Leipzig meski memulai pertandingan dari bangku cadangan saat melawan Hamburg.
Nkunku masuk menggantikan Ouedraogo yang cedera dan langsung memberikan dampak instan bagi kemenangan besar timnya di Jerman.
Situasi ini memperkuat kecurigaan bahwa lingkungan di San Siro mungkin tidak kondusif bagi perkembangan striker bertalenta saat ini.
Berbagai media internasional kini mulai menyoroti fenomena di mana para penyerang mendadak tajam setelah dilepas oleh manajemen Milan.
Kini beban berat ada di pundak manajemen dan pelatih Milan untuk membuktikan bahwa mereka mampu mengasah ketajaman Gonçalo Ramos ke depannya.





